View allAll Photos Tagged api

Arjuno ekspress perjalanan terakhir, esoknya sudah dibatalkan jadwalnya

Kereta api singasari dengan rangakain kereta eksekutif

  

SEMUA orang bahagia. Kembang api disulut di tepian pantai. Mereka semua bersorak di atas pasir putih. Seorang bule hanya memakai celana. Sedang kekasihnya memakai baju setengah dada. Mereka berpesta, laiaknya engkau baru saja diangkat menjadi manager, atau bahkan orang tua pacarmu baru saja merestui hubunganmu. Semua bersorak luar biasa meriah. Tentu rezeki nomplok bagi pedagang. Di akhir tahun seperti ini, cuaca tak bisa ditebak. Hujan kadang-kadang datang pagi-pagi sekali. Wisatawan yang berkunjung, menjadi tak tentu. Padahal saat ini adalaha musim liburan. Permasalahan baru muncul lantaran sulitnya memutar uang setoran. Beruntung, malam penghujung tahun, cuaca begitu mendukung. Entah itu mendukung turis-turis yang sengaja datang dari negeri jauh ke sini, atau mendukung perayaanmu atas kegembiraan atas jabatan baru dan tunjangan ahir tahun, bisa pula dukungan kepada para pedagang di sepanjang pesisir.

 

Sungguh tak masuk akal. Semua rela demi kembang api. Sepanjang jalan adalah bunyi klakson dan antrean mobil. Tak sedikitpun bisa bergerak. Diperkirakan sepanjang 5 kilometer, mengantre ribuan mobil, bus, dan bahkan truk yang mengangkut logistik. Seperti ular panjang yang tak kau ketahui bagian kepala dan ekornya. Pintu masuk tak dijaga petugas, mereka menyerah. Kewalahan mengatur deretan mobil yang tak bisa masuk ke dalam pantai.

 

Di pinggiran jalan, bocah berjualan minuman dingin. Seorang bapak kulihat menggendong bayinya, sembari berjualan ketupat sayur. Rezeki pula bagi bayi yang mungkin baru lahir beberapa bulan yang lalu ditinggal mati ibunya. Semua bersorak sebagai perayaan kemenangan. Mungkin akan ada kegembiraan yang melebihi percikan kembang api yang disulut tepat jam duabelas nanti. Dari Pak Bupati, Gubernur, tukang sapu, pedagang, anak muda, dan siapapun bersorak bersama-sama. Menghitung mundur angka, dan perayaan dimulai.

 

Namun tak diduga. Semua memang bisa saja datang secara tiba-tiba. Nyala kembang api yang begitu meriah, seperti siang yang kulihat begitu terang. Di tengah laut tepatnya, kulihat sesuatu yang teramat besar dan terlihat mengerikan. Menggulung kapal-kapal yang tengah berlayar. Air perlahan naik.

 

“Lari-lari! Lari-lari !“ teriak orang-orang. Seperti mereka, aku berlari menjauhi pantai. Masing-masing melupakan perayaan. Seperti riuh dentuman kembang api. Orang-orang meletup bersama-sama ke angkasa. ❑ – c

 

23 Desember 2018

 

*) Faiz Adittian, bergiat di Sekolah Kepenulisan Sastra Peradaban (SKSP) Purwokerto. Saat ini tercatat sebagai mahasiswa Program Pascasarjana IAIN Purwokerto

 

[1] Disalin dari karya Faiz Adittian

[2] Pernah tersiar di surat kabar “Kedaulatan Rakyat” Minggu 30 Desember 2018

 

The post Kembang Api appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

 

via Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara bit.ly/2BOFqeX

Winner of second place for "Call Grandma" app.

« Si l’abeille disparaissait de la surface du globe, l’homme n’aurait plus que quatre années à vivre » Albert Einstein

Dua sodara kembar ngetem menunggu muatan, salin bertegus sapa di jalur 2 & 3 BD.

 

Tebak yg RG mau kmn yg BG mau kmn hayoo?

 

hahahaha :))

Lokomotif CC 20404 menarik kereta api turangga.

Apis mellifera unicolor (Hym. Apidae), 3.i.2026, Montagne d'Ambre, Joffreville, Madagascar.

Melintas langsung di jembatan Bukit Panjang

Piper PA-28-140 Cherokee E LY-API

EYSA 121320Z 29005KT 240V340 9999 FEW048 21/11 Q1021 NOSIG

Kereta Api Argo Wilis bernuansa Livery Kemerdekaan Indonesia ke-76.

Show how drupal handles the form, using drupal form api.

Difficult to ID but this is my best guess

Apis mellifera Linnaeus, 1758, Woods Hole, MA, 29 September 2010

Per tutelare i consumatori e l'ambiente e per superare l'attuale crisi degli impollinatori in Europa sono già diffuse pratiche di "Agricoltura Ecologica". Questa è l'essenza di uno studio pubblicato da Greenpeace International - presentato oggi a Roma presso il ristorante Open Colonna (Roof garden Palazzo delle Esposizioni) - che integra ricerca scientifica e esperienza pratica di agricoltori e imprenditori che ormai applicano la moderna agricoltura sostenibile in tutta Europa. Durante la presentazione, lo chef Antonello Colonna ha presentato alcuni suoi piatti realizzati con ingredienti che dipendono dall'impollinazione delle api. Questi insetti infatti non si limitano a produrre miele, come molti pensano. Un terzo del cibo che mangiamo e la maggior parte della flora spontanea dipendono dalla loro opera di impollinazione.

 

Greenpeace/Alessandro Amoruso

DO NOT use my pictures without my written permission, these images are under copyright. Contact me if you want to buy or use them. CarloAlessio77© All rights reserved

 

Ang api-api (Avicenniaalba) ay isang uri ng bakawan. Ito ay kadalasang lumalaki ng dalawampung metro (66 na talampakan). Ang punò nitó ay kulay abo kapag tuyo at kulay itim naman kapag nabasâ ang balát. Ang dahon nitó ay makintab na kulay berde sa ibabaw at maputî naman sa ilalim, kadalasang hugis itlog o hugis sibat na matulis ang dulo. Ang bulaklak ng api-api ay parang mga krus tulad ng inflorescence nitó. Ang mga talulot nitó ay kulay dilaw na may habàng apat na milimetro. Ang kulay ng bunga ng api-api ay maputla na berde, pahabâ, at may mga sumisibol na buto sa loob. Ito ay siksik o maraming palumpong na korona na madalas sumasanga sa katawan ng bakawan. Ang ugat ay mababaw at nagdadala ng maraming bilang na hugis lapis na pneumatophores.

 

Ito ay matatagpuan sa mga nabuong putikan (mudbanks) sa may gilid patungong dagat o sa kahabaan ng ilog. Ito ay umaakit ng mga malilit na kulisap (fireflies).

 

Ang troso ng api-api ay hindi pwedeng gamiting panggatong o uling ngunit ito ay mainam gamitin na pampausok ng goma o ng isda. Ang katas ng heartwood ay ginagamit sa mga herbal na gamot upang makagawa ng isang gamot na pampalakas. Ang abo ng kahoy ng api-api ay maaaring gamitin upang makagawa ng sabon. Ang mga buto naman nitó ay pinakukuluan at kinakain bilang gulay. Paminsan-minsan may mabibili nitó sa mga lokal na pamilihan (ACAL) ed VSA

  

Park Street, Princes Hill, City of Yarra, Melbourne, Victoria, Australia

 

Hymenoptera: Apidae

 

on Lavandula sp.

Api banchettano su fiore di passiflora

A meeting about slots and values

I volontari di Greenpeace hanno organizzato oggi attività di sensibilizzazione in 21 città italiane per chiedere il bando dei pesticidi dannosi per api e altri impollinatori, l’estensione del bando europeo ai neonicotinoidi e investimenti in pratiche agricole sostenibili. Indossando dei costumi, i volontari dell’organizzazione ambientalista hanno inoltre rappresentato le api costrette a lasciare il loro habitat naturale per colpa dei pesticidi che mettono a rischio la loro sopravvivenza.

API, 1000say bassist and vocalist, at Japan Expo 2011.

 

A lovely honey bee, Apis mellifera, stands ready for take-off. She will start her day gathering nectar and pollen for the hive. Newly emerged honey bees have more hair on their thorax while older bees have a shiny thorax - appears this little girl is new to the world. Welcome! She will probably only live about 6 to 8 weeks due to working so hard for the honey flow. In the winter time, they can live longer due to less work.

 

"Ready For Take-Off, Apis mellifera" © by Christy Cox Photography ~ SEE~Stop Enjoy Explore the magic and beauty of nature

膜翅目蜜蜂科西洋蜜蜂 Apis mellifera

豆目豆科白詰草 Trifolium repens

1 2 ••• 16 17 19 21 22 ••• 79 80