View allAll Photos Tagged namun

The black-and-yellow broadbill (Eurylaimus ochromalus) is a species of bird in the Eurylaimidae family. It is found in Brunei, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Singapore, and Thailand. Its natural habitats are subtropical or tropical moist lowland forests and subtropical or tropical moist montane forests. It is threatened by habitat loss.

 

Namanya unik, sempur-hujan darat atau di dunia internasional dikenal dengan nama Black and Yellow Broadbill (Eurylaimus ochromalus).

Warna bulunya klasik. Hitam mendominasi bagian atas yang disisipi kuning pada sayap dan bintik putih pada ujung ekor. Bagian bawahnya merah jambu bergradasi dengan pita hitam melintang di dada atas.

Ukurannya juga mungil, sekitar 15 cm. Meski begitu, suaranya melengking dan mudah dikenal. Namun jangan sampai salah, sepintas suaranya mirip dengan sempur-hujan rimba.

Perbedaannya adalah Eurylaimus ochromalus ini tidak mengawali kicauannya dengan siulan pendahuluan atau suara yang perlahan menghilang.

Sempur-hujan darat secara global tersebar di Semenanjung Malaysia, Sumatera dan Kalimantan. Kebiasaannya di hutan adalah memburu serangga dari tenggeran yang rendah serta senang berlama-lama di tajuk bagian bawah atau atas pepohonan.

Jenis ini termasuk dalam suku Eurylaimidae yaitu suku burung Asia dan Afrika yang sedikit anggotanya namun memiliki bulu warna-warni. Beberapa jenisnya merupakan pemakan buah-buahan.

Burung ini masuk dalam kategori Near Threatened (NT) atau Nyaris Terancam dalam Daftar Merah IUCN.

Istana kepresidenan Yogyakarta awalnya adalah rumah kediaman resmi residen Ke-18 di Yogyakarta (1823-1825). Ia seorang Belanda bernama Anthonie Hendriks Smissaert, yang sekaligus merupakan penggagas atau pemrakarsa pembangunan Gedung Agung ini. Gedung ini didirikan pada bulan Mei 1824 di masa penjajahan Belanda. Ini berawal dari keinginan adanya "istana" yang berwibawa bagi residen-residen Belanda. Arsiteknya bernama A. Payen; dia ditunjuk oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada masa itu. Gaya bangunannya mengikuti arsitektur Eropa yang disesuaikan dengan iklim tropis.

 

Pecahnya Perang Diponogero (1825-1830), yang oleh Belanda disebut Perang Jawa, mengakibatkan pembangunan gedung jadi tertunda. Musibah / gempa bumi terjadi dua kali pada hari yang sama, menyebabkan tempat kediaman resmi residen Belanda itu runtuh. Namun bangunan baru didirikan dan rampung pada tahun 1869. Bangunan inilah yang menjadi Gedung Induk Kompleks Istana Kepresidenan Yogyakarta, yang kini disebut Gedung Negara.

 

Sejarah juga mencatat bahwa pada tanggal 19 Desember 1927, status administratif wilayah Yogyakarta sebagai karesidenan ditingkatkan menjadi provinsi. Penguasa tertinggi Belanda bukan lagi residen, melainkan gubernur. Dengan demikian, gedung utama yang selesai dibangun pada 1869 tersebut menjadi kediaman para gubernur Belanda di Yogyakarta hingga masuknya pendudukan Jepang. Beberapa Gubernur Belanda yang mendiami gedung tersebut adalah J.E Jasper (1926-1927), P.R.W van Gesseler Verschuur (1929-1932), H.M de Kock (1932-1935), J. Bijlevel (1935-1940), serta L Adam (1940-1942). Pada masa pendudukan Jepang, istana ini menjadi kediaman resmi penguasa Jepang di Yogyakarta, yaitu Koochi Zimmukyoku Tyookan.

 

Riwayat Gedung Agung itu menjadi sangat penting dan sangat berarti tatkala pemerintahan Republik Indonesia hijrah dari Jakarta ke Yogyakarta. Pada tanggal 6 Januari 1946, Yogyakarta yang mendapat julukan Kota Gudeg tersebut resmi menjadi ibukota baru Republik Indonesia yang masih muda, dan istana itu pun berubah menjadi Istana Kepresidenan sebagai kediaman Presiden Soekarno, Presiden I Republik Indonesia, beserta keluarganya. Sementara Wakil Presiden Mohammad Hatta dan keluarga ketika itu tinggal di gedung yang sekarang ditempati Korem 072 / Pamungkas, yang tidak jauh dari kompleks istana.

 

Sejak itu, riwayat istana (terutama fungsi dan perannya) berubah. Pelantikan Jenderal Soedirman sebagai Panglima Besar TNI (pada tanggal 3 Juni 1947), diikuti pelantikan sebagai Pucuk Pimpinan Angkatan Perang Republik Indonesia (pada tanggal 3 Juli 1947), serta lima Kabinet Rebulik yang masih muda itu pun dibentuk dan dilantik di Istana ini pula.

 

Pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948, Yogyakarta digempur oleh tentara Belanda di bawah kepemimpinan Jenderal Spoor. Peristiwa yang dikenal dengan Agresi Militer II itu mengakibatkan Presiden, Wakil Presiden, Perdana Menteri, beserta beberapa pembesar lainnya diasingkan ke luar Pulau Jawa, tepatnya ke Brastagi dan Bangka, dan baru kembali ke Yogyakarta pada tanggal 6 Juli 1949. Mulai tanggal tersebut, istana kembali berfungsi sebagai tempat kediaman resmi Presiden. Namun, sejak tanggal 28 Desember 1949, yaitu dengan berpindahnya Presiden ke Jakarta, istana ini tidak lagi menjadi kediaman Presiden.

 

Sebuah peristiwa sejarah yang tidak dapat diabaikan adalah fungsi Gedung Agung pada awalnya berdirinya Republik Indonesia (tanggal 3 Juni 1947). Pada saat itu Gedung Agung berfungsi sebagai tempat pelantikan Jenderal Soedirman, selaku Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selain itu, selama tiga tahun (1946-1949), gedung ini berfungsi sebagai tempat kediaman resmi Presiden I Republik Indonesia.

 

Setelah kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada masa dinas Presiden II RI, sejak tanggal 17 April 1988, Istana Kepresidenan Yogyakarta/Gedung Agung juga digunakan untuk penyelenggaraan Upacara Taruna-taruna Akabri Udara yang Baru, dan sekaligus Acara Perpisahan Para Perwira Muda yang Baru Lulus dengan Gubernur dan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Bahkan, sejak tanggal 17 Agustus 1991, secara resmi Istana Kepresidenan Yogyakarta / Gedung Agung digunakan sebagai tempat memperingati Detik-Detik Proklamasi untuk Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Sejalan dengan fungsinya kini, lebih dari 65 kepala negara dan kepala pemerintahan dan tamu-tamu negara, telah berkunjung atau bermalam di Gedung Agung itu. Tamu negara yang pertama berkunjung ke gedung itu adalah Presiden Rajendra Prasad dari India (1958). Pada tahun enam puluhan, Raja Bhumibol Adulyajed dari Muangthai (1960) dan Presiden Ayub Khan dari Pakistan (1960) berkunjung dan bermalam di gedung ini. Setahun kemudian (1961), tamu negara itu adalah Perdana Menteri Ferhart Abbas dari Aljazair. Pada tahun tujuh puluhan, yang berkunjung adalah Presiden D. Macapagal dari Filipina (1971), Ratu Elizabeth II dari Inggris (1974), serta Perdana Menteri Srimavo Bandaranaike dari Sri Langka (1976).

 

Kemudian, pada tahun delapan puluhan, tamu negara itu adalah Perdana Menteri Lee Kuan Yeuw dari Singapura (1980), Yang Dipertuan Sultan Bolkiah dari Brunei Darussalam (1984). Tamu-tamu penting lain yang pernah beristirahat di Gedung Agung, antara lain, Putri Sirindhom dari Muanghthai (1984), Ny. Marlin Quayle, Isteri Wakil Presiden Amerika Serikat (1984), Presiden F. Mitterand dari Perancis (1988), Pangeran Charles bersama Putri Diana dari Inggris (1989), dan Kepala Gereja Katolik Paus Paulus Johannes II (1989).

 

Pada tahun sembilan puluhan, para tamu agung yang berkunjung ke Gedung Agung itu adalah Yang Dipertuan Agung Sultan Azlan Shah dari Malaysia (1990), Kaisar Akihito Jepang (1991), dan Putri Basma dari Yordania (1996).

Seringkali kita berdo’a kepada Allah meminta bunga, tapi diberiNYA kaktus berduri

Kita meminta kupu-kupu, tapi kita diberiNYA ulat bulu….lalu kitapun masygul, sedih dan kecewa.

Namun tiba-tiba kaktus berduri berbunga cantik sekali, ulat bulu berubah jadi kupu-kupu indah sekali

Begitulah Allah, DIA seringkali bekerja secara “misterius” dalam menyelamatkan kita.

Kadang yang kita anggap baik, tidak selamanya baik untuk kita, begitupun sebaliknya.

Allah menjawab do’a kita tidak selalu dengan “YA”, tapi selalu dengan memberi yang terbaik bagi kita......Subhanallah

 

" If we want too many things that we don't really need, our lives will be too complicated "

Metrotvnews.com: Mitsubishi sudah lama menghentikan produksi Lancer. Namun, geng tiga berlian tersebut sepertinya berubah pikiran. Belum lama ini, mereka justru ingin melanjutkan produksi Lancer.

Seperti dilansir leftlane, Mitsubishi sedang mencari rekan untuk mengembangkan sedan legendaris...

www.kumpulankabarterkini.com/2016/12/31/mitsubishi-cari-r...

#kabarterkini #berita #Selebritis #artis #gosip #cewek #photo #lifestyle #trend #fashion #pria #musik #film

Lupa Password iCloud memang sebuah hal yang wajar. Sebagian besar orang pasti pernah lupa password. Namun anda tidak perlu merasa khawatir. Sebab apel memiliki beberapa cara yang dapat digunakan untuk memulihkan password Anda jika anda lupa. Anda juga bisa melakukan proses pemulihan pada lebih...

 

iteknologi.com/lupa-password-icloud-ini-solusinya.html

"Setiap masalah ada jalan keluarnya. Kamu mungkin tak melihatnya, namun Tuhan tahu jalan keluarnya. Yakin dan percayalah padaNya"

D90 Autumn IR

Place : Taman Tasik Taiping Malaysia

 

Kalau mendengar sekilas Kota Ambarawa, kira-kira apa yang langsung melintas pada pikiran kita? Apakah kita langsung tertuju pada masa sejarah pejuang hebat kita melawan dan mengusir penjajah? Jika iya, begitu jugalah dengan saya, saat pertama kalinya menjejakkan kaki di kota sejarah ini.

 

Ini kedua kalinya kami berkunjung ke Kota Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dan agenda singkat kami menuju Museum Kereta Api Ambarawa. Salah satu tempat wisata sejarah di kota ini cukup familiar sebenarnya, begitu juga di kalangan wisatawan asing. Hanya saja promosi wisata sejarahnya kurang gencar.

 

Keseruan naik kereta Api antik dengan bahan bakar uap dari Ambarawa ke Tuntang tentu akan menjadi pengalaman yang tak mungkin terlupakan begitu saja. Ya, kami pun terpikat untuk mencoba sensasi di atas kereta api antik tersebut sembari menatap pemandangan yang indah. Huuu… pasti keren., begitulah yang ada di benak saya.

 

Stasiun Kereta Api Ambarawa merupakan stasiun yang dialihfungsikan menjadi wisata sejarah Museum Ambarawa. Dulunya kereta api ini dibuat untuk transportasi masa penjajahan Belanda, seperti mengangkut para prajurit perang, dan mengangkut barang. Disesuaikan pada waktu-waktu yang dibutuhkan.

 

“Maaf, Mas, tiket ke Tuntang sudah habis. Nanti jam dua (pen: pukul 14:00 wib) baru ada lagi dan siap untuk berangkat,” kata petugas penjual tiket pada kami, Minggu (19/6/2016).

 

Hah? Kening kami berkerut mendengar kata si Mbak penjual tiket. Saya lihat pukul sebelas kurang. Dan akan berangkat lagi pukul empat belas. Sangat lamaaa!!! Itu berarti kami harus menunggu selama empat jam. Waduhh… mana bisa, cinnnn! Sebab kami juga ada acara di Yogyakarta lagi.

 

“Oke deh, kalau begitu tiket untuk masuk saja,” kata saya.

 

“Sepuluh ribu perorangnya, Mas,” jawabnya sambil memberikan dua tiket masuk Museum Stasiun Ambarawa.

 

Kalau untuk tiket kereta api dari Stasiun Ambarawa ini ke Stasiun Tuntang dikenakan tiket Rp 50.000 per orang pulang pergi. Cukup mahal memang. Namun mahalnya tiket tersebut mungkin disesuaikan juga dengan biaya operasi dan perawatan. Ya, maklum sajalah namanya saja kereta api antik. Lama perjalanan sekitar satu jam, dan jarakanya sekitar 7 km. Nah, kalau mau sewa satu gerbong juga boleh. Jadi kereta api itu berangkat hanya gerombolan-gerombolan yang menyewa saja. Wah… tentu itu lebih seru lagi ya, kan?

 

Nah, karena hanya berada di sekitar museum kereta api yang dibangun 18 Mei 1873 lalu, jadi kami hanya bisa menatap benda-benda sejarah yang berkaitan dengan kereta api antik ini. Misalnya saja seperti mesin cetak tiket, alat press tiket, dan bangunan loket yang dibuat dari kayu jati penuh. Di sana juga terdapat ruangan-ruanngan bercorak khas Belanda, seperti jendelanya yang lebar. Di dalam ruangan itu terdapat mesin hitung tua, dan berbaga furniture di dalamnya, misalnya lemari, meja, kursi, dan cermin.

 

Cat dinding ruangan itu berwarna putih, untuk pintu dan jendelanya dicat hitam. Sedangkan furniture yang mengisi ruangan tersebut berwarna cokelat. Interior ruangan peninggalan Belanda tersebut memang keren dinilai dari seninya. Minimalis dan terkesan sederhana, namun memberikan nuansa nyaman dan tetap indah.

 

Benda-benda peninggalan sejarah pada masa Belanda Raja Williem 1 di stasiun ini lainnya adalah timbangan. Yang namanya timbangan berarti untuk menimbang berat beban ya, kan? Saya berkeyakinan kuat, setiap pengunjung yang datang ke sini, dan melihat timbangan tersebut, pasti deh segera menimbang badannya. Tanpa terkecuali, baik yang kurus maupun yang gemuk. Seperti si kawan contohnya, ia langsung menimbang berat badannya. Huhh… lumayan berat, hehehe.

 

Tidak jauh dari timbangan kuno itu, terpampang roda rel bergerigi. Roda bergerigi ini cukup unik lho, di Indonesia sendiri hanya ada dua, yaitu di Sawah Lunto, dan Ambarawa. Begitu juga dengan jalur rel kereta api bergerigi yang masih aktif. Nah, untuk di dunia hanya ada di Swiss, India, dan tentu saja Indonesia.

 

Untuk objek foto juga bagus di sini, waktu kami berkunjung, banyak fotografer dengan modelnya yang berpose di antara lokomotif antik yang tetap cantik tersebut. Terutama bagi kamu yang hobi sekali bergaya berlatar belakang kereta api klasik, Museum Kereta Api Ambarawa meski kamu masukkan ke daftar list berpose berikutnya. Pasti cantik!

 

www.asmarainjogja.id

Tumbuh liar di tepi-tepi jalan dan belukar semak ,

namun ianya adalah sumber rezeki serangga yang memerlukan..

Dan apabila ianya diletak ditempat sebegini tampak "keanggunannya"..

Mungkin mampu menyerikan dan menenangkan.. INSYAALLAH..

Beringin mengiatkan kita pada pohon besar, kokoh, rimbun, serta punya akar yang menggantung ke tanah.

Namun nama yang disandang stasiun ini kini tak tampak lagi sekokoh perawakannya.

.

Canonet QL17 GIII - Fuji Industrial100

.

.

.

www.instagram.com/gregoriusseptianfktheo/

lakolakokhatulistiwa.blogspot.co.id/

B29 atau di kenal dengan sebutan negeri di atas awan terletak di Desa Argosari Kab. Lumajang. Pernahkah Anda mendengarnya? B29 merupakan puncak dimana terdapat bukit hijau yang tingginya mencapai 2900 mdpl, secara administratif masih dalam lingkup Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Ketinggian puncak B29 masih lebih tinggi dari Gunung Bromo yang hanya memiliki ketinggian sekitar 2392 mdpl. Namun masing-masing masih mempunyai kelebihan pemandangan menakjubkan dari rute jalur menuju Wisata Bromo maupun puncak B29. Hanya saja tingkat kesulitan jika di tempuh dengan kendaraan pribadi lebih mudah jalur rute ke Bromo.

Alasan Kenapa Kak Wari Paling Cocok Menggantikan Kerja Alex Noerdin

Kak Wari atau yang memiliki nama asli Aswari Rivai digadang-gadang mampu menggantikan Alex Noerdin sebagai gubernur daerah Sumatera Selatan. Kak Wari yang merupakan salah satu pejabat tinggi, kini disiapkan menjadi salah satu calon gubernur yang bisa membawa perubahan baik bagi daerah Sumatera Selatan. Ada beberapa alasan yang membuat Kak Wari bisa dikatakan mampu untuk membangun Sumatera Selatan lebih baik menggantikan Alex Noerdin saat ini. Telah banyak yang bisa kita lihat dari kinerja Kak Wari yang telah menjabat sebelumnya menjadi salah satu bupati yang berprestasi. Banyak sekali dukungan yang datang untuk Kak Wari dari masyarakat dari berbagai kalangan yang ada di Sumatera Selatan. Kepercayaan untuk memimpin daerah ini pun terus mengalir sehingga memberi pengaruh besar terhadap peluang Kak Wari untuk menjadi gubernur Sumatera Selatan.

Mengulik Alasan Kenapa Kak Wari Paling Cocok Menggantikan Kerja Alex Noerdin

Mengemban amanah yang besar dari masyarakat bukanlah menjadi hal yang mudah. Namun, itulah hal yang sudah menjadi tanggung jawab bagi seorang pemimpin. Berbicara mengenai Gubernur Sumatera Selatan, ada beberapa alasan mengapa Kak Wari pantas dan cocok menggantikan Alex Noerdin. Dilihat dari kesamaan latar belakang antara keduanya berasal dari partai yang sama yaitu Golkar. Meskipun Kak Wari sempat keluar dari Golkar, namun pada umumnya daerah Sumatera Selatan akan sangat kuat dan maju ketika dipimpin oleh Golkar yang banyak mewakili pejabat di Sumatera Selatan. Kak Wari yang merupakan Bupati Lahat telah menuai banyak dukungan dari masyarakat setempat untuk bisa mencalonkan diri pada pilgub mendatang. Hal ini membuat kesempatan menang Kak Wari semakin besar.

Prestasi Kak Wari Pantas Jadi Gubernur Sumsel

Banyak hal yang telah dilakukan oleh Aswari Rivai untuk membuat daerah yang dipimpinnya menjadi lebih maju dan berkembang. Kini, dukungan masyarakat yang juga datang dari Lubuk Linggau semakin besar. Mereka mempercayakan Kak Wari untuk dapat memimpin Sumsel semakin berkembang dan lebih maju melanjutkan kinerja Alex Noerdin selama ini. via Instagram ift.tt/1OxJZsh

“ Hidup jauh lebih indah, aman dan menyenangkan bila saling menyayangi, namun kasih sayang tak akan datang dengan diminta, kasih sayang akan datang bila kita yang memberi ”.........(Aa Gym)

 

OPICK - Rumput Bertasbih (Grass Glorify)

Suatu pagi yang tidak panas namun tidak mendung di alam Parahyangan yang menghijau, kulihat ular besi itu, CC 203 10 KA 22 Argo Parahyangan dengan menikung ala "C"emungut dari "C"imeta, satu tahun yang lalu dari mataku...

 

Taken on 31-5-2012

A Secret from Parahyangan Nature #6 : Terik matahari menyengat, namun tak menyurutkan semangat dan liukan sang ular luar biasa alias KLB 22 "Jokowi PDIP" rangkaian Sembrani bersama CC 204 20, apalagi disambut Alam Parahyangan yang indah di Campaka Mekar :)

 

awalnya tanda peringatan itu dipasang setiap minggu pagi saat pasar kaget diadakan. namun sekarang tanda peringatan itu sudah tidak ada. mungkin yang pasang tanda itu capek, dongkol karena tanda itu tidak diperhatikan.

 

"walau dipasang tanda peringatan itu, tetap aja banyak warga yang duduk-duduk di rel kereta api ini. mending tanda peringatan itu tidak usah dipasang. biar aja kalau nanti ada "kejadian". biar mereka tahu sendiri akibatnya."

 

mungkin seperti itu pemikiran orang yang dulunya pasang tanda peringatan ini.

Gunung Paling Angker dan Ditakuti di Indonesia-Kalian suka naik gunung? Jelas bakal terbiasa sekali melalui kondisi gunung yang sangat berat. Tanyakan pada teman-teman pendakimu yang memang butuh fisik dan keteguhan hati kuat demi bisa berposisi di puncaknya. Namun apa gunung hanya menawarkan...

 

www.bacaaku.com/gunung-paling-angker-dan-ditakuti-indonesia/

Bidhuan.com – Obat untuk meredakan sakit gigi, dengan memilih Obat Pereda Sakit Gigi yang tepat maka penderitaan karena sakit gigi Anda akan berakhir. Namun, perlu diingat jika sakit gigi yang anda derita disebabkan karena gigi berlubang sebaiknya segeralah ke Dokter Gigi untuk menambal...

 

Sumber: Metode Pengobatan

Kecantikan, Keindahan & Kelembutan

 

Taukah engkau, Banyak orang yang mengagumkan Mu karna Kecantikan, Keindahan & Kelembutan Mu...

Taukah engkau, Banyak orang yang memuja Mu karna Kecantikan, Keindahan & Kelembutan Mu...

Taukah engkau, Banyak orang yang menyukai Mu karna Kecantikan, Keindahan & Kelembutan Mu...

Taukah engkau, Banyak orang yang mencintai Mu karna Kecantikan, Keindahan & Kelembutan Mu...

Bahkan banyak pula orang yang merindukan Mu akan Kecantikan, Keindahan & Kelembutan Mu.

Namun kini ku sadar bahwa tak semua orang dapat memiliki Kecantikan, Keindahan & Kelembutan Mu.

Rasa kagum, Rasa Suka, Rasa cinta, Rasa kasih & sayang yang ada di hati ku karna ku memiliki Mu kini.

 

By : Awan_Adventure

Diresmikan pada 14/01/1933 sebagai Nederlandsche Handel Maatschappij-namun kini menjadi museum bank mandiri.

Rancangan arsitek Belanda ini memilili empat lantai seluas 21.509m2 dan memiliki gaya Nieuw Zakkelijk atau art deco.

(Sumber:museum mandiri)

.

Nikon fm2 - Agfa APX100

.

.

.

www.instagram.com/gregoriusseptianfktheo/

lakolakokhatulistiwa.blogspot.co.id/

Hal yang Harus Dilakukan Jika Adopsi Kucing - Mengadopsi kucing bisa menjadi momen yang menyenangkan bagi kita dan keluarga. Tentu saja kita sebagai catlovers sangat bahagia menyambut kedatangan keluarga baru. Namun karena terlalu semangatnya kita jadi terlalu berlebihan dan lupa menyadari bahwa

 

sett.com/download/1307245

Siang yang cukup menyenangkan bagi CC 204 04 KA 39 "Ular Naga" Taksaka yang bercorak campursari, namun tetap kompak dan satu. Cukup langka, karena memakai corak biru (MP1 0 99 01 BD). Ular naga itu menikung di alam Jawa Kalimenur, Yogyakarta :)

 

Taken on 3-1-2013. Maaf belom bisa komen foto. Ini juga bener bener "Early Birdie", alias tidur telat bangun paling pagi hehe. Insya Allah Senin dikomen komen foto foto maknyusnya :D

Wish all my flickr friends Happy and Peaceful in this Holiday season ... HAPPY HOLIDAYS !!!

 

~ Bahagia bukan milik dia yg hebat dalam segalanya, namun dia yg mampu temukan hal sederhana dlm hidupnya dan tetap bersyukur ~

 

currently listening to~ masih cinta- kotak

 

~Tika bumi menangis lagi II~

 

Tika bumi menangis lagi…

Kecewa ku tidak terkata

Sudah suratan di sini akhirnya

Bernoktah sudah penantian

Jawapan telah ku temui…

 

Tika bumi menangis lagi…

Seribu penyesalan menunggumu

Ini balasan cinta setiaku

Kau telah berpaling pada cinta lain

Hancur sudah harapan ini…

 

Tika bumi menangis lagi…

Aku tidak bisa menghapus mu

Namun kuat harus ku miliki

Meniti hidup baru sendiri

Rasa cinta ini ku harus tinggal pergi…

 

Tika bumi menangis lagi…

Matahari mungkin menyinar suria

Hidup ku… hidup mu…

Hati ku… hati mu… terasing jua

Sepi ku temui lagi… Namun…

Aku dan cinta ini milikmu selamanya…

 

Pujian jauh lebih merbahaya daripada celaan. Ia memang manis, namun mengandungi racun yang dapat merosak hati manusia. Semakin terbiasa seseorang mendengar pujian, semakin hatinya tertutup daripada kebenaran. Pada saat itu, ia tidak akan pernah tersedar daripada kekurangan dirinya apalagi tergerak untuk merubah dan memperbaikinya. Tanda seseorang sangat hina di mata Allah, Allah membiarkannya tenggelam dalam pujian.

Wanita maupun pria pasti ingin memiliki tubuh yang ideal tanpa perut buncit. Perut buncit memang sangat mengganggu penampilan kita. Terlebih lagi pada wanita yang selalu ingin tampil cantik dan langsing. Namun, sering kali dalam kehidupan sehari-hari kita kurang mampu menjaga pola makan dan...

 

www.infosehatkeluarga.com/10-minuman-yang-membuat-perut-b...

" Waktu akan terasa lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu panjang bagi yang gelisah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Namun waktu adalah keabadian bagi mereka yang mampu bersyukur "

Namun musim berubah...

suasana bertukar...

tapi ikatan mesra, sikit pun tak kan longgar....

Tiada kata secantik bahasa.... untuk ku puji adinda...( Allahyarham Tan Sri P.Ramlee)

 

www.youtube.com/watch?v=fEJDN_ygMFk&feature=related

bit.ly/1JoHX9J

 

Bisnis Syariah – Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat membenarkan adanya sapuan angin kencang pada Senin (21/09) malam yang menyebabkan beberapa tenda di enam maktab roboh. Namun demikian, Arsyad memastikan bahwa tenda-tenda tersebut sudah langsung diperbaiki sehingga siap untuk ditempati kembali oleh jemaah haji.

 

“Tenda jemaah yang roboh segera diperbaiki sehingga bisa ditempati oleh jemaah haji yang saat ini sudah mulai berangkat ke Arafah,” jelasnya, Selasa (22/09).

 

Jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan ke Arafah Selasa (22/09) dalam tiga tahapan. Tahap pertama diberangkatkan pada pukul 08.00 waktu Arab Saudi, kedua 12.00, dan ketiga 16.00.

 

Menurut Arsyad, robohnya tenda hanya terjadi di enam maktab saja, yaitu maktab 8, 9, 21, 35, 36, dan 48. Kondisi kerusakan tenda pada keenam maktab itu beragam, namun secara umum sudah dilakukan perbaikan hingga bisa segera ditempati jemaah haji.

 

Terkait adanya pemberitaan tentang terjadinya kebakaran dan evakuasi besar-besaran di Makkah, Arsyad memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Seluruh jemaah saat ini dalam kondisi siap untuk diberangkatkan menuju Arafah.

 

Menanggapi hasil pantauan DPR bahwa air cooler masih kurang, Arsyad mengatakan bahwa kondisi saat ini masih jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Tenda jemaah pada haji 2014, tidak dilengkapi dengan air cooler, sedang pada tahun ini sudah ada. Kalau dinilai kurang, Arsyad mengatakan bahwa akan melakukan evaluasi efektifitas penggunaan air cooler itu saat ini. Hasil evaluasi itulah yang nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan untuk perbaikan di tahun yang akan datang.

 

Terkait karpet yang berlubang, Arsyad menjelaskan bahwa sampai tanggal 7 Dzulhijjah kemarin, muassasah memang masih mempersiapkan dan info terkait itu sudah dikoordinasikan ke pihak maktab agar bisa segera ditindaklanjuti. (rio)

 

1 2 3 5 7 ••• 79 80