View allAll Photos Tagged namun

Bagimu yang merindukan keberkahan….

 

Tetaplah bersama apa yang kau tuju pada kebaikkan…

 

Tetaplah pada kesetiaan yang terkadang menyakitkan…

 

Tetaplah jujur pada suatu hal yang memang tak mudah untuk kau ungkapkan…

 

Namun semua keberkahan yang “mahal” ..

 

Tak akan pernah “terbeli” dengan harga rendah …..

 

Dalam kehidupan… dan tindakan tanpa akal….…

 

Yang mudah untuk kau dapatkan…

New Egyptian girl~

 

Voici le premier kit MIO fini :D J'espère qu'elle vous plaira !

Black-shouldered Kite, Helang Tikus, Elanus caeruleus

Usually seen hovering over grasslands and open areas looking for small prey such as small snakes and lizards. Sometimes can also be seen perching high on electrical poles by the roadside. This one is resting on the tree by the paddock, quickly flying away when i went closer with my Canon.

Sekeluarga helang bersarang berdekatan stor makanan ternakan di sebuah ladang Jabatan, mungkin kerana memburu tikus-tikus yang mendiami kawasan di sekitar stor. Pemangsa ini adalah unsur kawalan biologi perosak yang baik di ladang. Mungkin kerana mereka tidak pernah diganggu oleh kakitangan ladang, helang yang ini membenarkan saya menghampirinya dengan Cik Canon, namun tidak terlalu dekat.

Exif: f /8, 1/800, ISO 500, focal length 380mm, Cik Canon EOS 50D, lens Canon 100-400mm, handheld

 

I was a big fan of "The Mummy" and, especially, "The Mummy Returns" as a child, so it was a matter of time before I create something Ancient Egypt-related. :)

 

Lego had a great theme once - Pharaoh's Quest, so instead of making the tribute to Evie, Rick, Anck-Su-Namun and Imhotep, I decided to make a scene with the priestess, Jake Raines, Helena Tova Skvalling (is she Swedish? or is she Danish? Norwegian maybe?) and, of course, the Pharaoh himself. The ancient ritual in the cursed tomb to bring evil back from the Underworld. Will Helena stop the sorceress before it's too late?

 

I'm very happy with the lighting and the pool, I hope you like it too! :)

Kau mekar di hatiku umpama

Sekuntum bunga di padang pasir

Kau adalah musafir dahaga

Seteguk kehausan cintaku

 

Di dataran kering kontang

Tanpa ada penghuni asing

Namun kau bunga ku

Subur mekar dijambangan

 

Kini kau merayuku dahagakan

Seteguk air bagai musafir

Di padang pasir

 

Hanya cintaku

Pelepas dahagamu

Terdengar mesra rintihan

Menjerit dalam kehausan

kita hanya berjarak namun bukan berpisah

bentangan kilometer untukmu kan ku tempu

engkau adalah rumah tempat yang paling indah.

 

-Rumah-

Untukmu yang sedang bersusah Hati...

 

ketahuilah musibah itu bukan permasalahan yang engkau hadapi saat ini...

namun musibah itu terletak pada kemampuanmu untuk berani menerima

dan menghadapi segala yang sedang Allah uji saat ini ...

 

Sesuatu keberanian yang bijak...

adalah juga termasuk dengan rendah hati mengakui kesalahan pada sang Pencipta,

juga pada jiwa yang terluka olehnya..

 

jika kehidupan tanpa pilihan, maka hendak ke mana arah di tuju?

kerana semua itu memerlukan kejujuran hati...

keberanian diri untuk menjalani sesuatu yang baru...

yang disukai mahupun tidak...

 

Hidup ini juga belajar...

Oleh itu, amalkanlah semua ilmu yang sudah KITA pelajari sehingga detik ini...

Disaat mbah BB 301 24 yang dimakan usia namun tetap bertenaga bersama KRD Patas "Parahyangan" alias KRD Patas menggunakan rangkaian kelas bisnis dan ditarik lokomotid BB seperti KA Parahyangan zaman dulu

 

Date taken : 4th February 2012

Gadobangkong, West Java, Indonesia

apalah ada pada mata kalau tidak tahu melihat,

apalah ada pada telinga kalau tidak tahu mendengar

biar buruk pada pandangan

namun memori tersemat untuk selamanya. ..

Taken at the N.E.C Birmingham in March 2017

Anck Su Namun-Marlo apologizes for being late but mummys move very sloooowwllyy!

"Jika kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, maka Allah akan memberikan rezeki kepadamu sebagaimana Allah memberikan rezeki kepada burung. Pagi-pagi burung keluar dari sarang dalam keadaan lapar namun pada petangnya pulang dalam kekenyangan."

(Riwayat al-Tirmizi)

 

Location: Pandak Beach, Terengganu.

#Single Exposure

© digitalmurabbiphotography 2013

Nikon D80 + Tamron SP 10-24mm 1:3.5-4.5

 

Disaat

Gergasi Besi Mereka Lenjan,

Aku Masih Lagi

Bersama Perkakas Ini,

Tidakku Tolak Angin Perubahan

Yang Membawa kesenangan,

 

Namun.....

Empat Kerat ku ini

Masih mampu ku Banting

 

Afdal...

Enak Dan Puas

Saat Butir2 Ruji

Menjamah Liang Perutku.

  

The most rapid progress in genetic improvement of a goat farming is achieved through accurate and effective buck selection. On average, a good male can have a genetic influence over about 250 kids during his working life, compare to female that passes on her genetics make-up to about maybe 15-20 progeny in her lifetime. So, with that in mind I am standing in the middle of grazing paddock in a goat farm somewhere in New South Wales, full of high quality Boer bucks. And i am amazed by the size of the farm and the quality of the goats. This is things that i can only dream of back in my country.

Bertahun-tahun kita membawa pelbagai baka kambing ke dalam negara. Antara baka yang paling banyak dibawa masuk adalah Boer. Pelbagai usaha, peruntukan, idea dan tenaga dicurahkan. Namun tidak banyak perubahan yang dapat kita lihat. Ada usaha yang menjadi tetapi banyak yang tak jadi atau hidup segan mati tak mahu. Hakikatnya, baka luar seperti Boer belum menunjukkan prestasi sebaik negara asalnya di tempat kita. Tetapi kita masih berharap ia menjadi lebih baik walaupun yang pastinya baka tempatan Katjang sudah menunjukkan prestasi yang terbaik di tempat kita.

Exif: : f/8, 1/500, ISO 100, focal 140 mm, lens Tamron 500mm, Cik Canon 50D, handheld sambil rasa kagum di ladang kambing nan luas

 

Berbagai warna, namun didominasi oleh warna putih. Putih menandakan kebersihan, kesucian. Kembali kepada diri yang suci di hari yang fitri. Untuk itulah semua orang dan semua warna berkumpul dalam satu momen yang dinanti. Hari Idul Fitri

 

Date taken : 25th June 2017

 

Indonesia

Langit kelabu dan hujan sedang turun saat itu, namun sang burung besi bersinga merah alias Lion Air tetap ingin turun di kota Kembang. Setelah berhasil turun di landasan, ia pun "memainkan" lampu dan bermain air yang membasahi landasan, membuat kombinasi indah antara sorotan cahaya lampu dengan semprotan air yang cantik. Lion Air | PK-LOO | Boeing 737-8GP | BDO (Husein Sastranegara International Airport)

 

Taken on 4-4-2015

Manusia diberi ruang berteduh untuk istirahat, kadang dinikmati, kadang pula dikufuri. Namun, manusia juga berhak memilih, sebab pilihan dihadirkan.

Untukmu yang melangkah ke depan...

 

jangan sesali berlarut tentang noda dan dosa..

kerana ia tidak membutuhkan air mata saja, namun lebih bersegera untuk yang lebih baik adanya...

 

ketahuilah hati yang mengerti,

sudah menjadi takdir KITA dari Allah jika kita melakukan kesalahan..

tapi di suatu jalan, pasti kita pernah temukan arahan, ingatan dalam kebaikan..

kerana HIKMAH dari yang SALAH hingga menjadi BENAR itu sangatlah MAHAL..

 

semua berproses,

dan kita tidak mungkin menjadi kuat, tanpa ujian dan cubaan

kita tak tahu aman yang benar jika kita tak faham tentang kesalahan..

 

Wallahu A'lam..

Suatu senja seperti biasa, namun menarik ketika CC 203 09 bersama CC 203 10 menarik KA 94 Mutiara Selatan, bagaikan ular yang berkepala dua melintas di viaduct Braga, kota kembang dan siap menembus gelapnya malam

 

Taken on 18-6-2013

Kenapa Harus Kak Wari Yang Menggantikan Alex Noerdin

Sumatera Selatan merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensial yang tinggi yang melambangkan kemajuan sebuah provinsi yang ada di Indonesia. Hal ini terbukti dari segala sarana dan prasarana yang ada di Sumatera Selatan. Itu semua berkat kerjasama antara masyarakat dan para pejabat daerah yang ada di Sumsel termasuk para bupati dan gubernur. AlexNoerdin yang merupakan salah satu gubernur Sumatera Selatan memang telah membawa banyak perubahan signifikan terhadap kemajuan yang ada di daerah tersebut. Lihat saja bagaimana daerah Sumatera Selatan telah berkembang sampai sejauh ini. Namun, seiring dengan pergantian gubernur yang ada, terdapat beberapa calon yang akan menggantikan posisi beliau sebagai seorang gubernur untuk Sumatera Selatan termasuk Aswari Rivai yang sering disapa Kak Wari.

Alasan Kenapa Harus Kak Wari Yang Menggantikan Alex Noerdin

Banyak yang bertanya-tanya mengapa Aswari Rivai atau yang biasa disebut sebagai Kak Wari bisa menjadi salah satu yang sangat cocok untuk menggantikan Alex Noerdin untuk memipin Sumatera Selatan. Hal ini dikarenakan Kak Wari sendiri sudah banyak mengukir prestasi dimana aksinya mampu membantu masyarakat dan hal ini memang terbukti. Ditambah lagi sebenarnya antara Alex dan Kak Wari memiliki latar belakang partai yang sama sehingga memiliki sebuah visi yang bisa membuat perkembangan pada daerah Sumsel lebih signifikan dan berjalan lancar. Dengan harapan dan dukungan yang datang dari masyarakat, diharapkan adanya kerjasama yang terbangun antara kedua belah pihak untuk meningkatkan kemajuan yang ada di Sumatera Selatan. via Instagram ift.tt/1Ou4DyB

dimulai sekitar 17 tahun yang lalu, saat seorang bocah ingin memelihara kura-kura, ia membeli beberapa ekor, namun hanya satu yang dapat bertahan hidup.

 

Tahun demi tahun si bocah pun bertambah usianya dan mempunyai berbagai kesibukan, tidak jarang ia melupakan kura-kuranya.

Tahun demi tahun kura-kura itu selalu setia, berharap dan selalu menunggu diberi makan oleh si bocah itu baik pagi siang maupun sore, tak jarang si bocah melupakannya dengan lalu karena kesibukannya.

 

Disaat si bocah merasa sepi barulah kadang ia teringat akan kura-kuranya yang selalu menunggu, menanti untuk diberi makan, setiap hari.

Disaat si bocah pulang ke rumah, kura-kura itu selalu berharap dan menunggu untuk diberi makan lagi, setiap hari

 

Apapun hewan peliharaanmu, luangkanlah waktumu sejenak bersamanya, dia akan selalu ada untukmu.

Waktu akan terasa lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu panjang bagi yang gelisah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Namun Waktu adalah keabadian bagi mereka yang mampu bersyukur

 

Scorpions - Send Me An Angel

  

Hari ni keputusan UPSR keluar, malam sempat berada di rumah waktu berita jam lapan, aku tertarik dengan paparan kisah dua tiga orang pelajar yang mendapat keputusan tu.

 

Salah satu kisah antaranya seorang murid yang mendapat keputusan 5A merupakan anak seorang Pesawah,(murid luar Bandar.. kampung!) antara percaya dengan tidak bila pemberita tv mengatakan pendapan bulanan bapa murid tersebut RM500 sebulan.. terdetik dihati ku..”mustahil! macamna nak hidup dengan pendapan sebanyak itu dalam zaman la ni”..

 

Dalam pada tu aku teringat zaman aku dibesarkan sebagai anak orang kampung… kalau nak dikatakan susah memang susah(bagi yang tak pernah melalui mungkin payah nak digambarkan)tapi apa yang nak diperkatakan ialah keberkatan dari hasil pendapan tu, ketika tu masih ku ingat emak dan ayah nampak selamba je.. no hal.. tiba musim haji ade je 2 ke 3 orang kampung berangkat ke tanah suci menunaikan fardu haji, anak-anak pulak jarang dengar yang nakal melampau(kacang hantu) tapi tu reality zaman tu…

 

Zaman terus berubah dan datang membawa berbagai kecanggihan dan apa yang pasti apa sahaja yang dibawa oleh zaman ni ada kebaikan namun disana tak kurang juga keburukan dan kerosakan…

 

p/s:-...balik cerita asal aku tadi ada ke lagi pendapatan isi keluarga serendah tu pada zaman secanggih ni??

  

Canon EOS 40D + 17-85mm + Polarizing Filter

Photomatix:

Tone mapped HDR from 3 exposures RAW. (Hand-held)

Location:- Tasek Raban Ku

 

Pelangi Petang

 

Kumeniti awan yang kelabu

Kutempuhi lorong yang berliku

Mencari sinar yang menerangi

Kegelapanku

 

Kupercaya pasti suatu masa

Sang suria kan menyinar jua

Membawa harapan yang menggunung

Bersamanya...

 

( korus )

Engkau tiba bagaikan pelangi

Tak bercahya namun kau berseri

Tapi cukup menghiburkan

Hati ini

 

Seharian waktu bersamamu

Tak terasa saat yang berlalu

Bagai pelangi petang kau kan pasti

Pergi jua...

 

A Secret from Parahyangan Nature #9 : Cukup asing namun inilah yang baru dari kepala ular besi Indonesia, CC 206 04 bersama CC 203 06 bersama menarik KA 22 Argo Parahyangan, dengan liukan "S"eksinya sebelum menyebrangi jembatan Cimacan, my favorite spot buat kereta no.1! :D maaf kalo pasaran tapi saya emang "betah" ke sini ~rileks sih, hehe... dan emang angan angan saya dari dulu pengen dapet DT an di sini hehe

 

Taken on 20-4-2013

Anck-Su-Namun - The Mummy

Bodypaint by Patternson Lundquist and Brian Boling

Accessories made by Yaya Han

worn by Yaya Han

Photo by Brian Boling

My new nile painted ^_^. Cuteeeee ^-^.

Sawah berbentuk jaring laba-laba tak dimilki secara individu, namun secara komunal dengan satu tetua sebagai tuan tanah yang bertugas membagi petak-petak sawah.

layer with texture by pareeerica

 

9/365 Photo Manipulations Project

 

.....Bila yang tertulis untukku Adalah yang terbaik untukmu

Kan kujadikan kau kenangan Yang terindah dalam hidupku

Namun takkan mudah bagiku Meninggalkan jejak hidupku

Yang tlah terukir abadi Sebagai kenangan yang terindah....

---Samsons, Kenangan Terindah.

 

"When one door closes another door opens; but we so often look so long and so regretfully upon the closed door, that we do not see the ones which open for us." ----

Alexander Graham Bell

 

Hear This

  

1 2 4 6 7 ••• 79 80