View allAll Photos Tagged nafsu

Musuh manusia ialah kebodohan, nafsu dan syaitan.

The first dance is a mask dance emerged from Cirebon, West Java, which tells the story of human character that has been filled with worldly desires to achieve all things in life.

 

Tarian pertama yang muncul adalah tari topeng asal Cirebon, Jawa Barat, yang bercerita tentang karakter manusia yang sudah dipenuhi keinginan nafsu duniawi untuk mencapai segala hal di kehidupannya.

Kita seharusnya bertanya pada diri kita, apa makna kemerdekaan pada saat dan ketika ini.

 

Apa makna kemerdekaan jika tanah air kita tergadai pada bangsa lain?

 

Apa makna kemerdekaan jika kuasa ekonomi kita berada pada bangsa asing?

 

Apa makna kemerdekaan jika agama dipersenda?

 

Apa makna kemerdekaan jika anak-anak muda berpeleseran siang dan malam?

 

Apa makna kemerdekaan jika Islam diperlekehkan?

 

Apa makna kemerdekaan jika ketuanan bangsa kita diancam?

 

Apa makna kemerdekaan jika kenegaraan bangsa digugat?

 

Apa makna kemerdekaan jika jiwa kita hina-dina?

 

Inilah perkara yang perlu kita nilai dan lakukan introspek dalam kita menganjak ke hadapan membina negara bangsa. Kemerdekaan bererti kita harus membebaskan diri kita dari belenggu kongkongan hawa nafsu yang menjadikan kita rasa lemah, hina kepada manusia yang mempunyai harga diri (izzah).

 

Dengan izzah inilah memungkinkan kita menerajui perubahan dan pembangunan sebagaimana para sahabat R.A. Renungilah ungkapan Rubi’ b. ‘Amir kepada panglima Rustam:

 

“Nahnu qaimun ibta’athallahu li nukhrijan an-nas min ibadatil ibad ila ibadatillahi wahdah, wa min jauril adyan ila ‘adlil islam, wa min dheekqin ad-dunya ila siaatihi...”

 

(Kami adalah satu umat yang dibangkitkan Allah untuk mengeluarkan manusia dari perhambahan sesama manusia kepada perhambaan kepada Allah yang satu, dari kezaliman sistem ciptaan manusia kepada keadilan Islam, dari dunia yang sempit kepada keluasan akhirat).

 

Misi kemerdekaan inilah menjadi KPI kepada satu perubahan besar kepada dunia sebagaimana telah dimulakan oleh tokoh kemerdekaan insan dan negara iaitu Baginda Rasulullah SAW.

 

Marilah kita jadikan tempoh 52 tahun ini untuk kita memperbaharui tekad dan azam mengembalikan kesetiaan bangsa, mengangkat harakat umat dengan mengimbau sejarah perjuangan generasi silam, membina jiwa merdeka, menerjah ke depan, membangun ketuanan umat, mempelopori satu kebangkitan.

 

Pejuang kemerdekaan, Dr. Burhanudin al-Helmy pernah berkata:

 

“Di atas robohan kota Melaka… Kita bina jiwa merdeka…”

 

Bermula langkah pertama

Dilema terang gelap cahaya

Menjadi tujuan hidup

Memandu hala tuju

 

Jalan hidup itu berliku haluannya

Terkadang tersalah melawan arus

Dimana pendirian akan mulai runtuh

Ada yang mati dan ada yang jatuh

Menjadi cabaran mereka berpendirian teguh

Iman dan takwa sebagai landasan yang utuh

 

Laksana air tenang tiada gelora

Ibarat hati tiada dapat dibaca

Begitu juga kehidupan dunia

Manusia mulia jangan dipandang pada zahirnya sahaja

 

Damai indah kasihMu

Sembah sujud padamu Ilahi

Kami pasrahkan diri

Lepas dari nafsu dunia

Melenakan dan menghayutkan ini

 

Bersama wuduk yang membasahi hati

Pantulan masjid pantulan diri

Sedarkah diri tuhan makin mendekati

Hanya kita yang sengaja menjauhi

 

Tuhan.. kini ku kembali padamu

Mengharap makfirah darimu

Moga terampun dosa-dosaku

Di dunia fana mu..aku meratap pilu.

 

Jangan MENGUTUK Dunia..

kerana segala sesuatu yang BURUK di Dunia bukanlah salah dunia.

Segala KEBURUKAN yang terjadi di Dunia sesungguhnya disebabkan oleh NAFSU2 MANUSIA yang tak dapat dikendalikan dan Membabi buta.

Mengutuk Dunia sama ertinya Tidak Bersyukur pada Allah swt...

DUNIA dan segala yang tercipta di dalamnya sesungguhnya INDAH...

jika kita dapat MERENUNGKAN dan MEMAKNAInya...

Berhentilah MENGUTUK DUNIA...

kerana kesalahan sesungguhnya yang menyebabkan hancur dan rosaknya dunia adalah NAFSU MANUSIA ....

 

Kejayaan menyempurnakan ibadah berpuasa dalam erti kata sebenarnya bererti seseorang telah memerdekakan dirinya daripada tuntutan hawa nafsu negatif, sama ada dalam bentuk lahir dan batinnya.

Happy New Year 2011 to all my dear friends....

 

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.

 

Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya.

 

Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.

Jangan menyerahkan akal dan tubuh kita kepada tingkah dan nafsu dunia yang mencabar ini.

Salam / Good Day To All My Beloved Friends..Sorry, still busy lately..I will visit your ps very soon.

 

Hakikat kebijaksanaan

 

Hadith :

 

Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud: ”Orang pintar ialah sesiapa yang memuliakan dirinya serta membuat persediaan untuk kehidupan selepas mati, sementara orang bodoh ialah sesiapa yang membiarkan dirinya mengikut hawa nafsu serta mengharapkan cita-citanya dikabulkan oleh Allah.”

 

Riwayat at-Tirmidzi

   

♪♪ kalau berpacaran (Suhaimi Mior Hassan/Ana Raffali/Altimet) ♪♪

 

-Jangan pegang-pegang

Duduk renggang-renggang

 

-Altimet

Yeah

Kita sambung cerita

Kalau kamu berdua

Aku yang ketiga

 

Aku penambah perasa

Akulah pendarab nafsu serakah

Hai teruna bikin perangai selamba

Hati si dara kata tak apa

 

Berani buat terima padah

Kalau tak sedia

Ucap syahadah

 

:: Have A Nice Weekend to All My Flickr Friends=)

Assalammualaikum wbt and peace be upon u. The photo was taken in Kazan, Russia few days before I went back to

Malaysia for summer break. Alhamdulillah now I'm back ,completing my final year of studying medicine in Moscow.

 

Last summer break was totally awesome and great.I really had a wonderful summer beside few things [i]yang mengecewakan.[/i]

 

muslimah.underground metro.kazan.

 

New photo icon,posing with my new russian friend's D2X, a diplomat magazine photographer.

Trillion thanks to StrangerinMoskva for inviting me to the National Day Reception. Please feel free to visit inastrani007.fotopages.com .Sangat2 berterima kasih walaupun gambar tak hensem mana baik hasil yang diambil mahupun tuannya .. tapi yang penting gaya kena lebih .. =P

 

P/S:-

Semua orang melakukan kesalahan dan kesilapan dan atas kesalahan dan kesilapan ini saya mohon maaf kalau-kalau ada salah silap di mana2.

 

Hamba hanya ada mengkuang layu Dan dagang hamba musafir lalu....

Hamba hanya insan yang lesu

kerana rakus mengikut hawa nafsu

Hamba lemah serba tak tahu

Hamba malu dan memohon maaf seribu.

 

Persahabatan dan Percintaan.

Percintaan dan Persahabatan.

 

Sahabat dan Cinta Hakiki adalah milik DIA YANG ESA.

  

Puasa bermaksud menahan diri dan meninggalkan hawa nafsu, makan dan minum. Puasa menjadi rahsia individu dan bukan amalan bersifat dapat dilihat.

 

Puasa amalan kebatinan yang disertai dengan kesabaran.

 

Puasa juga jalan penentangan terhadap musuh Allah kerana jalan syaitan itu adalah melalui syahwat dan hawa nafsu yang banyak menuntut makan minum dan pelbagai kemahuan lain.

 

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA.

Mata Hati oleh Kump. Hijjaz

 

Pandangan mata selalu menipu

Pandangan akal selalu tersalah

Pandangan nafsu selalu melulu

Pandangan hati itu yang hakiki

Kalau hati itu bersih

 

Hati kalau terlalu bersih

Pandangannya kan menembusi hijab

Hati jika sudah bersih

Firasatnya tepat kehendak Allah

Tapi hati bila dikotori

Bisikannya bukan lagi kebenaran

 

Hati tempat jatuhnya pandangan Allah

Jasad lahir tumpuan manusia

Utamakanlah pandangan Allah

Daripada pandangan manusia

 

----------------------------------------------------------------------------------------------

ISO 100 | Exposure 1/15 | f 8.0 | Handheld | DIY Diffuser

 

Thanks for viewing and comments my dear friends. Have a nice day!!

  

Selagi di dada penuh haloba

 

Selagi akal di bawah nafsu

 

Tenang tak mungkin ada

  

Nikon FM

50/1.8

Dnp Centuria

Photographer : Greenboy a.k.a Budakijau

 

::foto ini terhasil dengan single exposure,minor editing auto contrast & cropping only::

 

Exif :

Single Exposure

12 Jan 2012,19:47PM

Shot in NEF

Process : CS3

Apacture : 30sec f8

Filter : GND0.9s

Exposure Program : M

Matering Mode: Pattern

ISO Sensitivity : 1VE under 200

Flash: No

Focal Lenght : 16mm

Exposure Bias : -0.3VE

Camera: Nikon D300s

Lens : Sigma 10-20mm f4

White Balance : 5560k

Picture Control : Greenboy Landscape

 

keep in touch : www.facebook.com/greenboyoriginal or www.flickr.com/photos/budakijau or www.http://500px.com/GreenboyOriginal

 

Nasehat Imam Al-Ghozali

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya, pertama,"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "Mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati.

 

Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "masa lalu". Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

 

Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "Nafsu" (Al A'Raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

 

Pertanyaan keempat adalah, "Apa yang paling berat di dunia ini?".Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua jawaban sampean benar, kata Iimam Ghozali, tapi yang paling berat adalah "memegang AMANAH" (Al Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

 

Pertanyaan yang kelima adalah, "Apa yang paling ringan di dunia ini?".Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan Sholat". Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan sholat, gara-gara meeting kita tinggalkan sholat. Lantas pertanyaan ke enam adalah, "Apakah yang paling tajam di dunia ini?". Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang... Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah "lidah manusia". Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukaiperasaan saudaranya sendiri.

When caffeine and camera meet, addiction kicks in.

 

Kopi susu kurang manis tambah gula

Kerna nafsu badan pun jadi merana

 

[ l Feel Good, Nikon F100 ]

www.fotobugil24.com koleksi foto-foto telanjang cewek-cewek abg cantik dan seksi bikin nafsu.

NAFSU MEMBAWA PADAH

"Kemudian mereka digantikan oleh keturunan-keturunan yang mencuaikan sembahyang serta menurut hawa nafsu (dengan melakukan maksiat); maka mereka akan menghadapi azab (dalam Neraka)".

Maryam :: 59

Dari Jabir r.a., Nabi s.a.w, bersabda: "Sesungguhnya perkara yang sangat-sangat aku bimbangkan terhadap umatku ialah hawa nafsu dan panjang cita-cita, kerana hawa nafsu itu menghalang daripada menerima kebenaran dan panjang cita-cita pula melengahkan amalan akhirat. Dan ingatlah dunia ini pada setiap saatnya berjalan pergi, dan akhirat pula pada setiap saatnya berjalan datang, sedang tiap-tiap satunya ada orang yang kasih dan setia kepadanya: Oleh itu kalau kamu dapat menahan diri daripada menjadi orang-orang yang kasih dan setia kepada dunia maka buatlah, kerana kamu pada hari ini berada di kampung yang ada padanya peluang untuk kamu beramal dan belum ada sebarang hisab dan kamu pada hari esok akan berada di kampung akhirat yang ada padanya hisab dan tidak ada peluang bagi sebarang amal."

[H.R. Al-Baihaqi]

 

Location: Kuala Lumpur, Malaysia

Blog: artisticslice.wordpress.com

Facebook: www.facebook.com/artisticslice

Purchase my eBook: HDR & Landscape Photography: Vol. 1

  

Untuk Kualitas Puasa yang Super, Hormati Orang yang Tidak Puasa.

 

Demikian isi salah satu spanduk yang terbentang di salah satu sudut jalan pada bulan Ramadhan 1437 H lalu. Spanduk tersebut kemudian menjadi ramai bahkan menjadi viral perbincangan, apalagi di dunia maya.Mereka yang setuju terhadap isi spanduk tersebut berdalih, bahwa orang yang berpuasa itu tidak butuh penghormatan manusia apalagi sampai berharap dirinya untuk dihormati. Jadi, tidak perlu harus ada kata-kata, “Hormatilah orang yang sedang berpuasa.” Bagi mereka justru puasa yang super itu adalah ketika orang yang sedang berpuasa menghormati mereka yang tidak berpuasa. Ini bagi mereka adalah salah satu bentuk toleransi yang harus dijaga.

Sekilas memang terdengar logis, masuk akal. Orang yang berpuasa harus bisa menahan diri saat melihat ada orang yang tidak berpuasa sedang makan atau minum. Dengan menahan hawa nafsu tersebut, kualitas puasanya menjadi lebih baik, atau super menurut istilah yang mereka gunakan.

Namun, bagi seorang Mukmin, ini adalah kemungkaran yang nyata, yang tidak boleh dibiarkan. Kemungkaran tersebut haruslah dicegah. Allah SWT berfirman:

 

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

 

Hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyerukan kebajikan dan melakukan amar makruf nahi mungkar. Merekalah kaum yang beruntung (QS Ali Imran [3]: 104).

 

Seruan toleransi pun mulai disuarakan. Apalagi ditambah dengan peristiwa penggrebekan warung Bu Saeni beberapa waktu lalu di Pasar Rau, Kota Serang, Banten oleh Satpol PP. Peristiwa penggrebekan warung makan Bu Saeni terus diberitakan oleh media hingga menampilkan kesan Saeni yang teraniaya atas tindakan satpol PP tersebut. Hasilnya, imbauan untuk menumbuhkan toleransi terus diserukan banyak tokoh, bahkan termasuk para penguasa di negeri ini. Wapres Jusuf Kalla, misalnya, berkomentar, “Yang tidak puasa menghormati orang puasa. Yang puasa juga tetap hormati yang tidak puasa,” kata Kalla (Kompas.com,12/06/2016).

Bahkan Presiden Jokowi memberikan bantuan uang sebesar sepuluh juta rupiah kepada Bu Saeni.

Toleransi semacam ini adalah toleransi yang keliru dan terbalik. Harusnya, yang tidak berpuasa menghormati mereka yang sedang berpuasa dengan cara tidak makan minum secara terang-terangan di tempat umum. Sebagaimana pada saat berlangsung shalat, mereka yang tidak shalat harus menghormati mereka yang sedang shalat dengan cara tidak membuat suasana berisik sehingga bisa mengganggu kekhusyukan mereka yang sedang shalat.

Makna Toleransi

 

Toleransi merupakan kata yang berasal dari Barat. Secara bahasa, toleransi berasal dari kata tolerance. Maknanya adalah “to endure without protest” (menahan perasaan tanpa protes).

Kata tolerance kemudian diadopsi ke dalam bahasa Indonesia menjadi toleransi yang berasal dari kata toleran. Kata ini mengandung arti: bersikap atau bersifat menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan) yang berbeda atau yang bertentangan dengan pendiriannya (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Kata toleransi ini kemudian dijadikan alat oleh musuh-musuh Islam, termasuk kaum Liberal yang ada di Indonesia. Kaum Liberal selalu menjadikan kebebasan sebagai fokus utama mereka, sebagaimana paham liberal yang mereka anut, yakni kebebasan tanpa batas yang menerjang norma-norma agama. Tema sentral yang biasa mereka usung ialah pemisahan agama dari politik, demokrasi, HAM, kesetaraan jender, kebebasan penafsiran teks agama, toleransi beragama, kebebasan berekspresi dan persamaan agama (pluralisme).

Berbeda dengan Islam. Islam mengartikan toleransi dengan istilah “tasâmuh”. Dalam kamus Al-Muhith, Oxford Study Dictionary English-Arabic (2008: 1120) istilah tasâmuh memiliki arti tasâhul (kemudahan). Artinya, Islam memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk menjalankan apa yang ia yakini sesuai dengan ajaran masing-masing tanpa ada tekanan dan tidak mengusik ketauhidan.

Maka dari itu, umat Islam seharusnya jeli dalam memahami setiap persoalan yang kemudian membawa membawa-bawa istilah toleransi tersebut. Umat Islam tidak dibenarkan—agar tidak disebut intoleran—bersikap memaklumi dan menghargai sesuatu yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.

Menghambat Penegakan Syariah Islam

 

Sadar atau tidak, sikap toleransi yang salah tersebut akan menghambat upaya untuk tegaknya syariah Islam di negeri ini. Lihatlah, saat umat Islam menginginkan syariah Islam dijadikan aturan yang mengatur negeri ini, mereka berujar, “Kita harus menghormati agama lain, termasuk menghormati kelompok lain”. Dalih mereka, tidak boleh ada satu ajaran mendominasi ajaran lain; Indonesia adalah negara yang bukan hanya ada Islam, namun juga terdapat pemeluk agama lain. Padahal penerapan syariah Islam merupakan perkara yang diwajibkan atas umat Islam untuk mengatur urusan kehidupan mereka.

Allah SWT memerintahkan setiap Muslim agar dalam menjalankan semua aktivitasnya senantiasa sejalan dengan hukum syariah. Bahkan Allah SWT menafikan keimanan mereka yang tidak terikat dengan syariah yang dibawa oleh Rasulullah saw. (Lihat: QS an-Nisa’ [4]: 65).

Penafian keimanan atas mereka yang tidak terikat syariah dipertegas oleh Rasulullah saw. dengan sabdanya:

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتىَّ يَكُونَ هَوَاهُ تَبَعاً لِمَا جِئْتُ بِهِ

 

Tidaklah beriman seseorang di antara kalian hingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (HR Abu Hatim dalam Shahîh-nya).

 

Oleh karena itu, seorang Muslim tidak boleh melakukan perbuatan atau meman-faatkan apapun di luar ketentuan hukum, yakni harus selalu terikat dengan syariah (An-Nabhani, Muqaddimah ad-Dustûr, hlm. 84).

Kita juga bisa melihat beberapa kejadian yang menjadi penghambat tegaknya syariah Islam atas nama toleransi dalam masalah beragama, semisal:

1. Sejarah Piagam Jakarta.

 

Pada tanggal 22 Juni 1945, panitia kecil Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) mengajukan rumusan dasar negara yang dikenal dengan nama Piagam Jakarta (Djakarta Charter). Panitia kecil tersebut terdiri atas sembilan orang sehingga kerap disebut Panitia Sembilan. Mereka adalah empat orang tokoh Islam, yaitu KH Wahid Hasyim, Abdul Kahar Muzakar, Abikoesno Tjokrosoeyoso dan H. Agus Salim; empat tokoh dari kalangan nasionalis sekular yakni Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Achmad Soebardjo, Muhammad Yamin; dan satu perwakilan non-Muslim, yaitu A.A. Maramis.

Para tokoh Islam yang berada dalam panitia kecil tersebut mengusulkan Islam sebagai dasar Negara. Bahkan mereka memperkuat argumentasinya dengan membawa puluhan ribu tanda tangan tokoh Islam, ulama dan pimpinan pondok pesantren seluruh Indonesia yang menginginkan negara yang akan diproklamasikan berdasarkan Islam. Usulan tersebut ditolak oleh perwakilan dari tokoh-tokoh sekular dan non-Muslim. Namun, setelah melalui perdebatan panjang, Panitia Sembilan akhirnya sepakat dan merekomondasikan rumusan dasar negara yang dikenal dengan nama Piagam Jakarta (Djakarta Charter) yakni: “…maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Hukum Dasar Negara Indonesia, yang berkedaulatan Rakyat dengan berdasar pada: “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya.”

Namun, sehari setelah proklamasi kemerdekaan diproklamirkan, 7 kata tersebut kemudian dihapuskan.

Pencopotan syariah Islam bermula pada 17 Agustus sore. Seorang opsir Kaigun (Angkatan laut) bersama seorang juru bahasa, Nishijima, mendatangi Hatta di kediamannya.Opsir yang tidak disebutkan namanya itu keberatan dengan “syariat Islam”.

Dia beralasan, jika tetap mencantumkan kata “syariat Islam” golongan Protestan dan Katolik lebih suka berdiri di luar Republik Indonesia.

Karena itu pada 18 Agustus pagi, sebelum sidang Panitai Persiapan Kemerdekaan Indonesia dimulai, Hatta melakukan rapat pendahuluan dengan Ki Bagus Hadikusumo, Wahid Hasjim, Mr. Kasman Singodeimejo dan Mr. Teuku Hasan. Dalam buku Memoir Mohammad Hatta (Tintamas: 1982, hlm. 458-459), Hatta mengatakan, “Supaya kita jangan pecah sebagai bangsa, kami mufakat untuk menghilangkan bagian kalimat yang menusuk hati kaum Kristen itu dan menggantinya dengan Ketuhanan yang Maha Esa.”

Akhirnya, dalam hitungan kurang dari 15 menit, seperti diceritakan Hatta dalam bukunya, Sekitar Proklamasi, tujuh kata dalam Piagam Jakarta dihapuskan. Sikap toleransi yang dilakukan oleh Moch. Hatta tersebut mengakibatkan 7 kata di dalam Pembukaan UUD 1945 tersebut hilang.

2. Perda-Perda Syariah.

 

UU No. 12 Tahun 2011 menentukan bahwa pemerintah daerah dapat membuat peraturan daerah. Karena itu sejumlah pemerintah daerah berlomba-lomba untuk merumuskan perda sesuai dengan keunikan dan kekhasan daerahnya masing-masing, termasuk keunikan beragamanya. Salah satu contoh peraturan daerah yang dibentuk berdasarkan ciri atau kekhasan tertentu adalah perda syariah.

Lebih 25 provinsi/kota/kabupaten telah melahirkan berbagai aturan baik dalam bentuk peraturan daerah atau instruksi kepala daerah yang dinilai sementara kalangan sebagai perda berbau syariah atau perda syariah.

Beberapa kali perda-perda itu digugat khususnya di lembaga parlemen. Kalangan Kristen dan Liberal yang paling getol mempermasalahkan. Pembentukan dan pemberlakuan perda itu dinilai inkonstitusional serta intoleran karena bertentangan dengan konstitusi dan Pancasila, meresahkan masyarakat, tidak sesuai dengan prinsip kebhinekaan dan mengancam NKRI; ditambah dengan alasan mengancam hak-hak kebebasan masyarakat sipil, hak-hak perempuan dan non-Muslim.

Pasca pemberitaan terkait dengan penggrebekan warung makan Bu Saeni yang menyita perhatian publik, muncul kabar Jokowi menghapus 3.143 Perda. Penghapusan Perda dan Peraturan Kepala Daerah itu diumumkan langsung Presiden Joko Widodo di Istana Presiden Senin (13/6) petang. “Sekali lagi saya tegaskan bahwa pembatalan ini untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar, yang toleran dan yang memiliki daya saing,” tegas Jokowi saat menutup pernyataannya seusai membacakan jenis-jenis perda yang dibatalkan tersebut.

Secara tersirat maksud dari kalimat perda yang bertentangan dengan perundangan-undangan yang lebih tinggi, sepertinya mengarah pada perda-perda syariah atau yang berbau syariah. Itu dapat dilihat dari alasan penghapusan perda-perda tersebut, yakni salah satunya adalah agar Indonesia menjadi bangsa yang besar dan toleran. Faktanya, para penolak perda syariah selalu berdalih bahwa perda syariah itu tidak toleran.

3. UU Perkawinan.

 

Undang-Undang Perkawinan no. 1 Tahun 1974 (UU-P no. 1/1974) tak pernah sepi dari kritik. Kelompok Liberal aktif menuntut revisi UU-P. Tim PUG Depag pada tahun 2004 pernah mengeluarkan CLD-KHI (Counter Legal Draft – Kompilasi Hukum Islam). Sebagai contoh masalah poligami (ta’addud al-zawjât), menurut draft yang terdapat di dalam CLD-KHI, adalah tidak diizinkan sama sekali, haram li ghayrihi (Pasal 3). Menurut CLD-KHI pula, pernikahan beda agama diizinkan asalkan bertujuan untuk mencapai tujuan perkawinan. Ini tentu pemahaman yang keliru dan menyimpang dari agama Islam. Dengan semangat liberalisme dan toleransi, mereka mengajukan draft ini kepada MK walaupun akhirnya usaha mereka tersebut gagal.

 

4. RUU Halal.

 

Setelah melalui jalan yang panjang dan berliku, akhirnya RUU Jaminan Produk Halal disahkan menjadi undang-undang pada rapat paripurna DPR RI hari Kamis, 25 September 2014 di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta (25/9). Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Priyo Budi Santoso secara aklamasi menyetujui RUU JPH menjadi Undang-Undang.

Namun, kalau kita melihat proses RUU tersebut, upaya penolakan dari sebagian kalangan sangatlah terasa. Mereka beralasan, Negara Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, tiap etnik mempunyai kekayaan dengan beragam budaya, seni, ritual tradisi, adat, cara berpakaian, berbagai jenis produk minuman dan makanan kuliner yang berkembang selama berabad-abad, yang menunjukkan kemajemukan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, RUU Halal akan mengotak-ngotakkan masyarakat, bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Standar Ganda Toleransi

 

Kalau disepakati bahwa makna dari toleransi adalah menahan perasaan tanpa protes, maka tampak jelas bahwa kalangan Liberal tidak konsisten dengan konsep mereka sendiri untuk ‘tidak protes’ terhadap pendapat yang berbeda dari pemikiran/konsep yang mereka bawa. Kaum Muslim dipaksa tunduk pada argumentasi mereka kendati itu menyalahi konsep mereka sendiri.

Contoh bagaimana kehidupan Umat Islam di Bali saat Hari Raya Nyepi. Kaum Muslim harus mematikan lampu dan tidak boleh melaksanakan aktivitasnya dengan bebas pada hari itu. Bahkan belakangan, Raja Bali meminta kaum Muslim tidak menyembelih sapi karena binatang tersebut dianggap sebagai dewa. Terhadap kondisi ini, tidak ada kelompok Liberal yang protes. Sebaliknya, ketika kaum Muslim mengumandangkan azan melalui pengeras suara, mereka protes. Padahal suara keras itu ada di wilayah yang mayoritas Muslim. Kaum Muslim diminta menghormati non-Muslim dengan mengecilkan suara panggilan orang shalat tersebut.

Kita juga masih ingat bagaimana umat Islam di Tolikara dilarang melaksanakan shalat Id, juga dilarang membangun masjid. Padahal umat Islam di Indonesia adalah mayoritas. Namun, dalam masalah toleransi seolah digiring agar yang mayoritas mengalah kepada minoritas. Padahal yang minoritas harusnya sadar diri. Lihatlah juga bagaimana umat Islam yang mayoritas tersebut harus mengalah kepada kalangan yang tidak setuju terkait 7 kata di dalam Piagam Jakarta sehingga kemudian dihapuskan.

Oleh karena itu, toleransi adalah salah satu alat yang selalu dijadikan kafir Barat, kalangan liberal sekular, untuk menghalangi umat Islam hidup diatur dengan syariah Islam, karena itu berarti mengubur peradaban Barat yang sedang mereka bangun. Mereka hanya toleran terhadap kaum Muslim yang mau hidup dengan peradaban Barat, yakni melepaskan syariah Islam dari kehidupan.

WalLâhu ‘alam. [Adi Victoria; Humas HTI Kaltim/ABAD KHILAFAH Network]

 

via Abad Khilafah | Mengembalikan Kegemilangan Islam ift.tt/2bavjlp

Rasa bosan study..edit edit gambar lama,pastu upload..perot lapar, gua nak memuaskan nafsu perutku dulu..enjoy

 

3 exposures of -7 eV, 0 eV and +7eV. Photomerging in Photomatix and final processing in CS3. Camera was handheld.

"Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.Segala Puji bagi Allah yang memelihara dan mentadbir sekalian alam. Selawat dan salam ke atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW dan keluarga Baginda dan sekalian para sahabatnya. Ya Allah, Engkaulah yang kekal abadi, demi kelebihan Engkau yang Maha Agung dan kemurahan Engkau yang melimpah, sesungguhnya pada tahun baru ini aku memohon kepada Engkau perlindungan daripada syaitan, konconya, tenteranya dan penolongnya. Dan aku memohon perlindungan daripada nafsu amarah yang sentiasa mendorong ke arah kejahatan dan melalaikan aku dengan perkara tidak berfaedah daripada mendekatkan diri kepada Engkau. Wahai Tuhan yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan yang lebih penyayang daripada segala yang penyayang . Selawat dan salam ke atas Junjungan kami Nabi Muhammad SAW dan keluarga Baginda dan sekalian para sahabatnya. Segala Puji bagi Allah yang memelihara dan mntadbir sekalian alam'. Amin..Berdoa pada awal tahun .seeloknya selepas waktu Maghrib..Tahun kita dikira bertukar selepas Maghrib. Mohon Ampun dan Maaf sekira ada kekhilapan mohondiperbetulkan. Ya baik datangnya dari Allah yang lemah dan kurang datangnya dari diri aku sendiri.

Jamuan (Al-Mā'idah):77 - Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus".

Photographer : Greenboy a.k.a Budakijau

 

::Selamat Tahun baru buat semua sahabat,ambe sorang je ketinggalan nak wish tahun baru,sibuk atas beberapa urusan smpai dok dang nk tgk bunga api 2013,hehehe...kejap je masuk 2012,gmbor 2011 pom dok abis lg pos doh masuk 2013,isk..isk..isk...semoga tahun baru ini membawa lebih kebaikkan untuk kita semua drpd allah'taala,alhamdulillah masih diberi peluang untuk kita mencari amal akhirat,insyallah::

 

Exif :

HDR 3 Exposure

30 Dec 2012,07:20AM

Shot in NEF

Process : CS3

Apacture : f22

Filter : GND 0.9

Exposure Program : M

Matering Mode: Pattern

ISO Sensitivity : 1VE under 200

Flash: No

Focal Lenght : 11.5mm

Exposure Bias :

Camera: Nikon D300s

Lens : Sigma 10-20mm f4

White Balance : Auto

Picture Control : Greenboy Landscape

 

keep in touch : www.facebook.com/greenboyoriginal or www.flickr.com/photos/budakijau or www.http://500px.com/GreenboyOriginal

  

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالمَيِن وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَىأَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ .اللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ اْلعَظِيْمِ وُجُوْدِكَ الْمُعَوِّلِ. وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ عَلَيْنَا . نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الْشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ وَأَوْلِيَاءِهِ وَجُنُوْدِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ اْلأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالإِشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنَا إِلَيْكَ زُلْفَى .اللَّهُمَّ يَا مُحَوِّلَ اْلأَحْوَالِ حَوِّلْ حَالَنَا إِلَى أَحْسَنِ الأَحْوَالِ بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ يَا عَزِيْزُ يَا مُتَعَالُ . رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ . وَصَلَّى الله عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

 

Maksudnya :

Dengan nama Allah yang pemurah lagi penyayang, segala puji-pujian bagi Allah pentadbir sekalian alam, selawat dan salam ke atas semulia-mulia nabi dan Rasul iaitu penghulu kami nabi Muhammad s.a.w. dan di atas keluarganya dan para sahabatnya sekalian. Ya Allah! Engkaulah yang kekali qadim lagi azali dan di atas kelebihan Engkau yang besar dan kemurahan Engkau yang melimpah dan ini adalah tahun baru yang sesungguhnya telah mendatangi kami, kami memohon kepada Engkau pemeliharaan padanya daripada syaitan yang direjam, pembantu-pembantunya dan tentera-tenteranya dan kami memohon pertolongan di atas nafsu yang banyak mendorong kepada kejahatan dan kami memohon kepada Engkau bagi melakukan sebarang pekerjaan yang boleh mendekatkan diri kami kepada Engkau. Ya Allah! Tuhan yang mengubahkan segala keadaan, ubahkanlah keadaan kami kepada sebaik-baik keadaan dengan kekuasaan dan kekuatan Engkau wahai Tuhan yang mengerasi lagi maha tinggi. Wahai Tuhan kami! Kurniakanlah kepada kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dan peliharalah kami akan azab api neraka.

ALLAH MAHA PENGAMPUN, NAMUN JANGAN TERPERDAYA Ampunan Allah sangat Luas, Allah adalah Yang Maha Pengampun, namun jangan Terperdaya oleh Syaitan dan Hawa Nafsu sehingga Bermudah-mudahan untuk Berbuat Dosa. Sikap Seorang Mukmin adalah Memadukan antara Amal Sholih dengan Perasaan khawatir Amalnya tidak Diterima. Dan Orang-orang yang Memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan Hati yang Takut, (karena mereka tahu bahwa) Sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka (Q.S alMukminuun:60) Ibunda Kaum Beriman, Aisyah Radhiyallaahu Anha pernah bertanya kepada Nabi tentang Ayat tersebut: (Apakah yang dimaksud dalam ayat ini) adalah Seseorang yang Mencuri, Berzina, dan Minum Khamr, kemudian Dia Takut kepada Allah? Rasul menyatakan: Bukan Wahai Putri Abu Bakr, wahai Putri as-Shiddiq, akan tetapi (yang dimaksud dalam Ayat tersebut) adalah Seorang yang Sholat, Shaum, dan Bershodaqoh, kemudian Dia Takut kepada Allah (H.R atTirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad, dishahihkan alHakim dan disepakati adz-Dzahaby) Al-Hasan al-Bashri Rahimahullah menyatakan: Seorang Mukmin menggabungkan antara Perbuatan Baik dengan Perasaan Takut, sedangkan Orang Munafik menggabungkan antara Perbuatan Buruk dengan Perasaan Aman (Santai; Tenang-tenang saja)(Tafsir Ibn Katsir). Salah satu Sifat Penduduk Surga adalah Mereka Merasa Khawatir akan Adzab Allah dan Terus Berupaya Mempersembahkan Ibadah yang Terbaik kepada Allah قَالُوا إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ (26) فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِ (27) إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ (28) (Penduduk Surga) berkata: Sesungguhnya Kami dahulu Sewaktu Berada di tengah-tengah Keluarga kami merasa Takut (akan diadzab). Maka Allah Memberikan Karunia kepada kami dan Memelihara kami dari Adzab Neraka. Sesungguhnya Kami dahulu MenyembahNya. Sesungguhnya Dialah yang Melimpahkan Kebaikan lagi Maha Penyayang (Q.S atThuur:26-28). Dikutip dari Buku "Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar dan Taubat." Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah. #akhirat #surga #neraka #ayat #tafsir #taubat #istighfar #muslim #muslimah #islam #quran #sunnah #hadits #salaf #kisah #renungan via Instagram ift.tt/1n1o1WU

Dalam persahabat... kita tidak akan menyangka dalam baik, pasti ada yang bunuhan sesama sendiri.. Atas rasa dengki berlandaskan nafsu.

Alhamdulillah too phat, dian sastro, dan yassin

  

Dian Sastro:

disaat waktu berhenti...kosong

dimensi membutakan mata,memekakkan telinga

lalu diri menjadi hampa

saat paradigma dunia tak lagi digunakan untuk menerka*

sadarku akan hadirmu,mematahkan sendi2 yang biasanya tegak berdiri

 

Yassin:

ult li albi bissaraha (I'm opening up my heart with honesty)

hayya nab'idil karaha (Let's avoid the hated and hatred)

syakkireena a' kulli ni'ma (Let's remain thankful with what we have)

ba' ideena anil fattana (Let's avoid all lies and sins)

 

Malique:

merenungi luar jendela,mengagumi kebesaran yang Maha Esa

ku menilai kehidupan dari sudut berbeza

tak memadai hanya kecapi rasa selesa

maukan harta yang mampu beli 1 semesta

berpesta ke pagi botol bergelimpangan

kekasih muda bukan takat berpegang tangan

harta dan jamuan nafsu tidak berkekalan

bila menjelang tua bukan itu jadi bekalan

dan jangan puisi ini disalah tafsir pula

bukan berkhutbah cuma betuli diri jua

ingin hidup sempurna aset nilai berjuta,

saling tukar wanita,senyum dan mati tua

bakat dikurnia jangan disalah guna

jangan kufur nikmat yang diberi percuma

guna kelebihan untuk hikmah bersama

jagalah nama hidup penuh pementasan dan drama

ada berisi ada yang kurus,ada melencong ada yang lurus bukan semuanya tulus

ada sempuna ada kurang upaya ada yang jadi buta hanya bila sudah kaya

sebesar rumah bermula dengan sekecil bata,boleh hilang dalam sekelip mata

ucaplah alhamdulillah bukannya sukar, kerna semua nak kaya atau besar

tetap Allahuakbar!!!

 

Joe Flizzow:

jadikanlah ku tentera Fisabilillah yang tertera di kalimah harap memanduilah

entah apabila persimpangan tiba,hidup penuh rintangan harus kuhadapinya

harapku tidak terlupa diri bila gembira,dan cuma mula mencari kau disaat hiba

ku cuma manusia penuh dengan kesilapan tapi bisa membezakan cahaya dan kegelapan

tabah bila dihalangan duri onak dan cobaan

teguh bila dicobakan keruh kuasa dan perempuan

sentiasa legar diminda,dikejar dan dipinta dari zaman bermula hingga ke akhirnya

ku mengerti siapa ku tanpamu disisi dan apa guna posesi juga posisi

sementara ini cuma hanya puisi,nukilan tulisan dan bisikan isi hati

mencari keterangan,menjiwai peranan menepati pesanan janji juga saranan

alhamdulillah atas kurniaan rezeki,moga tidak terleka dalam perjalanan ini

bit.ly/1iiFhEO

 

Bisnis Syariah – Madu Ibu Hamil dan menyusui al wadey adalah madu murni yang dikombinasikan dari madu ternak murni dan ekstrak propolis yang dikhususkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

 

Yang baik untuk penunjang dan Pelengkap nutrisi gizi seimbang yang sangat dibutuhkan bagi si ibu, janin ataupun si bayi. Ibu hamil perlu asupan gizi yang memadai dan mencukupi bagi perkembangan si janin dan nutria buat bayi melalui ASI. Untuk itu Madu Ibu Hamil dan Menyusui Al wadey menjadi nutrisi yang tepat bagi bunda….

 

Spesifikasi produk Madu Ibu Hamil dan Menyusui (Propolis al wadey) :

 

Kandungan air di bawah 20%

 

Rasa manis

 

Cukup kental, ferementasi rendah dan tidak mudah menggelembung.

 

Warna kuning pekat hitam

 

Kualitas dan kandungan gizi di dalamnya tetap terjaga, karena tidak melalui proses pemanasan. Tetapi melalui proses alat desikator.

 

Botol kemasan menggunakan bahan dasar Plastik PP 5, yang merupakan bahan plastik paling aman untuk kesehatan. Karena bahan PP 5 ini sering digunakan sebagai botol susu bayi yang dalam penggunaannya lebih diperhatikan sisi keamanannya.

 

Segel untuk menjamin kualitas dari madu, terdiri dari 3 tahap, yaitu: plastik wraping (bagian luar), sticker pita emas (bagian tengah) dan terakhir alumunium foil (bagian dalam).

 

Campuran komposisi propolis bersertifikasi uji laboratorium dari GMP Pharmaceuticals New Zealand. Kandungan propolis dapat menambah dan memaksimalkan daya khasiat dari madu itu sendiri. Karena propolis merupakan zat resin propuler yang dihasilkan lebah bersifat desinfektan (anti bakteri). Propolis sering kali digunakan sebagai obat untuk berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan masuknya bahan kimia berbahaya ke dalam tubuh.

 

Khasiat Madu Ibu Hamil dan Menyusui Propolis al wadey :

 

Membantu menjaga stamina dan kesehatan selama mengandung dan setelah melahirkan bayi, dan membantu asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam kandungan. Melindungi ibu hamil dan janin yang dikandung dari serangan bakteri dan virus yang membahayakan.

 

Komposisi Madu :

 

Kalsium, Magnesium, Sodium, Potasium, Klorin, Sulfur (belerang), Zat besi, Fosfor, Lead, Litium, Nikel, Tembaga, tin, Zink, Silika, Aurum, Timah, Kalium karbonat.Vitamin B Kompleks(B1, B2, B3, B5, dan B6), Vitamin A, Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, Vitamin H, Vitamin K, Fruktosa, Glukosa, Maltosa, dan Sukrosa.

 

Extra Komposisi Madu Ibu Hamil (Propolis Al Wadey)

 

Propolis adalah lem lebah berbentuk getah berwarna hijau gelap atau coklat, yang dikumpulkan lebah pekerja dari pucuk-pucuk pohon dan kuncup bunga tertentu. Propolis mengeluarkan aroma campuran antara tunas poplar, madu, lilin dan vanilla. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang efektif dalam membunuh semua kuman. Propolis sering kali digunakan sebagai obat untuk berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan masuknya bahan kimia berbahaya kedalam tubuh (keracunan).

 

Kandungan dan khasiat di dalam propolis :

 

Bioflavonoids : yaitu zat antibiotik natural yang terkuat dan berfungsi menyembuhkan atau sedikitnya mengurangi rasa sakit,

 

Asam cafeic acid phenetyl esther yang berperan membasmi sel kanker.

 

Protein terdiri 16 Asam amino Esensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.

 

Vitamin terdiri Provitamin A, B kompleks, C, E dan H. fungsi dari vitamin tersebut adalah meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan mata, mencegah penyakit beri-beri, meningkatkan nafsu makan, berfungsi mencegah sariawan, gusi berdarah, dan bibir pecah-pecah, mencegah penyakit rakhitis dan osteoporosis, dan menyuburkan rambut, menghaluskan kulit, dan mencegah kemandulan.

 

Mineral seperti kalsium untuk pembentuk tulang dan gigi.

 

Zat besi berfungsi membentuk sel-sel darah merah dan mencegah penyakit anemia.

 

Zat mangan berfungsi sebagai antioksidan, dan berpengaruh besar dalam pengontrolan gula darah serta mengatur hormon teroid.

 

Zink berfungsi membantu memastikan fungsi-fungsi enzim di tubuh berjalan sempurna.

 

Dalam kitab-kitab yang membicarakan ilmu tasawwuf, ada disebutkan 7 tingkatan nafsu. Iaitu :

  

1. Ammarah

2. Lawwamah

3. Mulhamah

4. Mutmainnah

5. Radiah

6. Mardiah

7. Kamilah

My first upload for macro photo...i am using reverse lense to take these droplets (where you can easily find them on the cactus thorns... ) sorry gambar kurang sharp...dan banyak noise

The first dance is a mask dance emerged from Cirebon, West Java, which tells the story of human character that has been filled with worldly desires to achieve all things in life.

 

Tarian pertama yang muncul adalah tari topeng asal Cirebon, Jawa Barat, yang bercerita tentang karakter manusia yang sudah dipenuhi keinginan nafsu duniawi untuk mencapai segala hal di kehidupannya.

1 3 4 5 6 7 ••• 57 58