View allAll Photos Tagged renungan
Reflection Is Important Part of the Learning...
“We do not learn from experience … we learn from reflecting on experience
© All rights reserved Please do not use this image for commercial Email me at jemang74@gmail.com if you interested to buy or download this images.
EXPLORE ON 17 MAY #256 Thanks for all visit!!!
Hadapi dengan senyuman
Semua yang terjadi
Biar terjadi .
Hadapi dengan tenang jiwa
Semua... Kan baik baik saja
Bila ketetapan tuhan
Sudah ditetapkan
Tetaplah sudah .
Tak ada yang bisa merubah
Dan takkan bisa berubah
Relakanlah saja ini
Bahwa semua yang terbaik
Terbaik untuk kita semua
Menyerahlah untuk menang
Shot with D60 + 50mm + SB600 + DIY Diffuser .. Location Chiling Waterfall, Kuala Kubu Baru during KLNO outing
- Highest position on EXPLORE #108 -
Thanks my friends for your kind visit and support! =)
Mari sama² kita hayati...
Al-Quran | Surah Az-Zumar | Ayat 53
“Katakanlah (Wahai Muhammad): "Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas (berdosa) terhadap diri mereka sendiri (dengan perbuatan-perbuatan maksiat), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, kerana sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa; sesungguhnya Dialah jua yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.”
"O my servants who have transgressed against their souls! Despair not of the Mercy of Allah. For Allah forgives all sins: for He is Oft-forgiving, Most Merciful.”
About The Shot:
From my archives; The Moon!
Location, Date & Time:
Darul Quran, KKB | 07 January 2009 | 18:14 (+8GMT)
Canon EOS 350D + Sigma 70-300mm:
View EXIF here!
Adobe Camera RAW:
- Brightness: +55 (original 50)
- Clarity: 100 (original 0)
- Framing and watermark editing in Photoshop CS3.
You:
All comments, criticism and tips for improvements are welcome =)
Me:
Have a wonderful weekend =)
My Previous Upload:
* Buku asal karangan Dr. Aidh bin Abdullah al-Qarni bertajuk "إلى الذين أسرفوا على أنفسهم" diterjemahkan kepada Bahasa Malaysia bertajuk "Pesanan Untuk Orang Berdosa", terbitan Al-Hidayah Publishers.
___________________________________________________________________
© & ® 2009 annamir@putera.com
Experiment shot with Nikon D750 on a second day.
Advanced thank you to all for the views, comments, awards and faves for the photo.
© Copyright @ris_@bdullah 2014 | All rights reserved.
Do not use, copy or edit any of my materials without my written permission.
Would appreciate not having large/animated multi invite codes.
TERSENYUMLAH ツ
"Carilah LAILATUL QADAR pada sepuluh malam terakhir Ramadhan... mana tahu Allah telah tetapkan REZEKI KITA pada tahun ini untuk menjadi tetamuNya pada malam yang penuh kesejahteraan dan lebih baik daripada 1000 bulan itu...
Ya Allah! Kami berhajat untuk menemui malam yang menjadi impian hamba2 Mu yang soleh..."
Peringatan untuk diri saya dan kawan2 semua:
Ringankan mouse kita untuk meng-klik link INI (mesti baca) dan INI untuk membaca sedikit renungan berkenaan Lailatul Qadar.
About The Shot:
This is my first trial to use texture on my editing. So please leave your C&C about it.
My little doughter; Nur Kasyifah 'Aliya while playing near by Huffaz Lake. This is from my archive, captured on 14 June 2009, on 6:37pm (+8GMT).
Canon EOS 350D + Kit Lens + 580EX ii:
ISO100, f/3.5, 1/320 sec at 21mm.
Photoshop CS3:
- No major adjustment to the picture, only level adjustment as usual,
- I used two different texture layer in this editing,
- First i turn the image into B&W using New Adjustment Layer,
- Then I add first texture layer which I also had converted into B&W, this layer is set to Multiply in blending mode,
- Lastly I added second texture layer and set blending mode to Overlay at 72%.
- Framing and watermark editing.
You:
I really appreciate your kind visit and support =)
All comments, criticism and tips for improvements are welcome.
Me:
Have a wonderful days =)
Selamat Mencari Lailatul Qadar sahabat² semua :)
_________________________________________________________________
© & ® 2009 annamir@putera.com | www.facebook.com/annamir
Renungan fotografi:
alam ini luas Allah dah ciptakan...xmampu kita nak sebutkan smua nikmat Dia apatah lagi utk capture dgn camera all this beauty...dari sekecil2 ciptaan smpai ke seluas2 ciptaan...
Anas, ko mesti suka gmbar ni
its macro season now in +/-musa photostream
xlama lagi bila aku dah muak, baik la demam ni...so pengguna canon d auckland sape nk pinjam lens ni, bole la tanya bila demam aku dah baik
-selingan..ape nak jadi dgn malaysia skang ni....
malaysia.news.yahoo.com/bnm/20080730/tts-police-baby-993b...
Jika cincin perkahwinan ini sudah melekat di jari manis, itu buktinya dia telah menjadi milik orang. Secara sah, sekiranya gadis, dia telah menjadi isteri, anak teruna sudah bergelar suami.
Maka dengan cincin pengikat kasih, dan jari-jemari masih dimerahi inai, mereka memasuki alam rumah tangga.
Nasihat Nabi Muhammad SAW kepada Saidina Ali sesudah Saidina Ali berkahwin dengan Siti Fatimah iaitu anakanda kesayangan Nabi Muhammad SAW
Nabi SAW berpesan kepada Saidina Ali iaitu kalau memakai cincin pakailah di
1. jari manis
2. jari kelingking (anak jari)
dan jangan memakai pada
1. jari tengah (hantu)
2. jari telunjuk
Nabi Muhammad SAW melarang kerana memakai cincin pada jari telunjuk dan jari tengah adalah meniru cara berhias kaum yang dilaknat oleh Allah iaitu kaum yang derhaka di zaman Nabi Luth AS
Sekadar renungan bersama.
Selamat menghadapi dunia perkahwinan yang penuh dugaan dan cabaran!
Explored! May 24, 2009 #114
Terima kasih semua!!
TETAP OPTIMIS SOBAT ! . . Sobat, bila kau lihat teman-temanmu nampak luar biasa dengan deretan prestasi dunia, entah ia bisa kuliah tinggi, bahasa inggrisnya lancar, bisa keliling dunia, jago matematika, pendapatan tinggi, sukses berwirausaha atau segala hal yg terkait dunia, maka jangan sekali-kali membuatmu berkecil hati. Jangan engkau kemudian menjadi iri dan bertekad untuk mengalahkan mereka dalam perihal dunia. Sobat, berbahagialah dengan statusmu menjadi thulabul ilmi. Meski terkadang, engkau merasa kepayahan dalam memenuhi kebutuhanmu. Ketahuilah sobat bahwa apabila engkau telah mempelajari suatu bab ilmu kemudian mengamalkannya niscaya itu sudah mencukupi. Itu begitu berharga. Ingatlah ucapan Al-Imam Hasan al Bashri, "Satu bab ilmu agama yang dipelajari oleh seseorang lebih baik baginya daripada dunia seisinya.". Aduhai nikmatnya kawan.. Seharusnya engkau berbahagia sebab engkau ikut andil untuk memperoleh warisan para rasul. Iya warisan rasul, bukankah Nabi kita telah bersabda "Sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, sesungguhnya mereka hanyalah mewariskan ilmu, maka barangsiapa yang telah mengambilnya, maka ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi). dan masih banyak yang bisa engkau dapatkan melalui jalan thalabul ilmi. manfaatkanlah peluang emas ini kawan ! Karena tak banyak orang yang sadar tentang hal ini. ‘Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu berkata, “Sesungguhnya dunia telah berlalu jauh ke belakang, sedangkan akhirat datang menjelang. Masing-masing memiliki anak. Jadilah kalian anak-anak akhirat dan jangan menjadi anak-anak dunia.” (Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2/378, Fathul Bari, 11/239) Sobat, bila mereka menjadi anak2 dunia, maka kita harus jadi anak2 akhirat.. iya, aku dan kamu sobat.. Insya Allah, kita bisa ! Tetap optimis ! . . Menghadap Laptop, Bandung, 28 Rabiul Ula 1437 . . #optimis #nasehatdiri #sahabat #cinta #renungan #salaf #ukhuwah #islam #sunnah #ahlussunnah #saudara #ikhwan #bahagia #semangat #optimistic #happy #happyislam via Instagram ift.tt/1mIh5i4
Dia...
dia,
yang sering mengingatkan aku,
pada indahnya sang kejora,
menghiasi pekat malam,
dengan kerdip matanya,
yang selalu menyeri rindu.
dia,
selalu mengimbaukan aku,
pada musim bunga yang mekar indah,
selepas dingin salju berlalu,
membelai kalbu,
dengan senyum manismu
yang selalu bertamu dalam sepi.
dia,
sering saja membawa aku,
kembara ke alam penuh misteri,
dalam renungan tanpa suara,
dalam senyum tanpa kata,
dalam tawa dalam manja,
dia.......
~Ojie, copyright reserved. ;D
ALLAH MAHA PENGAMPUN, NAMUN JANGAN TERPERDAYA Ampunan Allah sangat Luas, Allah adalah Yang Maha Pengampun, namun jangan Terperdaya oleh Syaitan dan Hawa Nafsu sehingga Bermudah-mudahan untuk Berbuat Dosa. Sikap Seorang Mukmin adalah Memadukan antara Amal Sholih dengan Perasaan khawatir Amalnya tidak Diterima. Dan Orang-orang yang Memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan Hati yang Takut, (karena mereka tahu bahwa) Sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka (Q.S alMukminuun:60) Ibunda Kaum Beriman, Aisyah Radhiyallaahu Anha pernah bertanya kepada Nabi tentang Ayat tersebut: (Apakah yang dimaksud dalam ayat ini) adalah Seseorang yang Mencuri, Berzina, dan Minum Khamr, kemudian Dia Takut kepada Allah? Rasul menyatakan: Bukan Wahai Putri Abu Bakr, wahai Putri as-Shiddiq, akan tetapi (yang dimaksud dalam Ayat tersebut) adalah Seorang yang Sholat, Shaum, dan Bershodaqoh, kemudian Dia Takut kepada Allah (H.R atTirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad, dishahihkan alHakim dan disepakati adz-Dzahaby) Al-Hasan al-Bashri Rahimahullah menyatakan: Seorang Mukmin menggabungkan antara Perbuatan Baik dengan Perasaan Takut, sedangkan Orang Munafik menggabungkan antara Perbuatan Buruk dengan Perasaan Aman (Santai; Tenang-tenang saja)(Tafsir Ibn Katsir). Salah satu Sifat Penduduk Surga adalah Mereka Merasa Khawatir akan Adzab Allah dan Terus Berupaya Mempersembahkan Ibadah yang Terbaik kepada Allah قَالُوا إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ (26) فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِ (27) إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ (28) (Penduduk Surga) berkata: Sesungguhnya Kami dahulu Sewaktu Berada di tengah-tengah Keluarga kami merasa Takut (akan diadzab). Maka Allah Memberikan Karunia kepada kami dan Memelihara kami dari Adzab Neraka. Sesungguhnya Kami dahulu MenyembahNya. Sesungguhnya Dialah yang Melimpahkan Kebaikan lagi Maha Penyayang (Q.S atThuur:26-28). Dikutip dari Buku "Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar dan Taubat." Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah. #akhirat #surga #neraka #ayat #tafsir #taubat #istighfar #muslim #muslimah #islam #quran #sunnah #hadits #salaf #kisah #renungan via Instagram ift.tt/1n1o1WU
"Anak-anak cahaya mata anugerah dan kurniaan Ilahi untuk kita asuhi dan supaya kita ajari suruhan Ilahi, lalu mereka taati dan turuti, jadilah mereka anak-anak yang soleh, yang bakal mendoakan kita suatu hari nanti..."
Location, Date & Time:
Kg. Keledek, Kuala Lipis | 19 September 2009 | 3:25pm (+8GMT)
Canon EOS 500D + 50mm f/1.8:
ISO-800 (auchh), f/1.8, 1/500" at 50mm.
Photoshop CS3:
- Original photo can be viewed as in 1st comment box (#4),
- Level adjustment,
- Duplicate layer,
- Filter: Color Effect Pro (Bleach Bypass),
- Then give some diffuse glow effect, yea, utk lebih meng-overexposed-kan!
- Erased eyes in this layer, so the original layer (with color) can appear.
- Watermark and framing editing as usual.
You:
I really appreciate your kind visit and support =)
All comments, criticism and tips for improvements are welcome.
_________________________________________________________________
© & ® 2009 annamir@putera.com | www.facebook.com/annamir
Sugeng Riyadi
Sugeng ndalu, sugeng rawuh dumateng Slamet Riyadi, kutha Solo.
Kacau, kacau!
Segala macam rencana kacau balau.
Niat saya tadinya mau sehari saja di kota Solo, untuk ngambil legalisir yang sudah saya titip sama temen, jeng-jeng sebentar saja, trus langsung pulang.
Eh gak taunya malah terjadi berbagai hal yang di luar rencana!
Wal hasil, sampai siang ini saya masih tertahan di Solo, baru bisa pulang paling cepet nanti sore jam 3 or jam 4! Hikz... moga-moga masih ada bis dari Semarangnya..~
Selama tiga hari di Solo ini tentu saja waktunya saya habiskan buat main ke rumah temen dan saudara, city-walk and city-bike.
Dan yah berhubung kalau main di tempat orang-orang yang sudah married harus tahu diri, yaitu sebelum tenggelam matahari, maka dengan sangat terpaksa city-bike nya yang dilaksanakan setelah matahari terbenam, yang mana akibatnya foto-foto yang dapat saya ambil kw-nya jadi turun 13 level!
Apa boleh buat, Kame-nya memang pas-pasan banget seh..
Nanti kisah city-walk and city-bikenya saya ceritakan pelan-pelan.
Einiwei, ini di bunderan Gladag, Jalan Slamet Riyadi Kota Solo.
Kaya'e waktu itu di situ lagi ada malam renungan tolak kenaikan BBM.
Patung ini itungane pasti masih baru karena zaman saya kuliah dulu dia belum ada~
===========================================================================
Stuck in another town, couldn't be able yet to back home, 'till this evening.
So I use my time to do city-walk and city-bike.
But too bad, since most of time I have to do it is on the night, quality of photos that I took were fall into 13th level below!
Hikzz.... ordinary-pocket... ^^;;
Night musings of rejecting the oil fuel price rises on the main road of Solo City.
So much dynamic this city.
Solo, the spirit of Java!
MUNGKIN SAJA Mungkin saja apa yang kita lakukan selama ini percuma. Amalan yang dikira baik tapi malah tercatat buruk oleh malaikat. Entah karena kurang ikhlas atau menjalankannya asal aja. Mungkin saja yang terkumpul hanyalah dosa. Menyelipkan amalan ahsan dengan berbangga. Merendahkan manusia. Baru sadar kalau sombong dan ujub bikin merana. Mungkin saja ilmu kita sebatas coretan pena. Akhlak baik jadi langka, karena sering buat hati manusia terluka. Lupa jika baikhnya aklak adalah salah satu tujuan diutusnya Nabi yang mulia. Lupa pula jika akhlak adalah sebab yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga selain taqwa. Heran, kenapa masih saja berleha-leha?! Mungkin kita selama ini mengira bahwa kabar iman baik-baik saja, tapi nyatanya ia hitam legam tak mampu menyerap cahaya. Ghurur, tertipu oleh diri kita. Mungkin saja kita lebih senang dengan penilaian orang daripada penilaian Allah, Rabbul a'la. Padahal pengetahuan-Nya meliputi segala hal, janji-Nya lebih kekal dan lebih indah. Diakui, kita memang makhluk yang sering lupa. Alhamdulillah nafas masih tersisa. Segera berubah, kita harus menang! Jangan lupa untuk senantiasa berdoa dan bertawakal sebab rintangan di depan siap menghadang. Allahul musta'an #Rehat Di kamar bersama dratf TA, 19 Jumadil Akhirah 1437 #renungan #self #reminder #coretan #nasehat #diri #ikhlas #tauhid #quote #semangat #optimis #senin via Instagram ift.tt/1Rzb9Co
Tingginya angka kematian akibat kecelakaan di Indonesia
Berita tentang jumlah kematian dan kecelakaan menjelang dan setelah lebaran
tahun ini cukup fantastik. Menurut Kompas 8 september 2011: Kecelakaan meningkat
31% dari tahun lalu, ada 4.744 kasus kecelakaan: 779 meninggal, 1.334 luka
berat, 3.433 luka ringan. Bayangan saya, dulu pas sekolah biasanya di kelas ada
sekitar 40-50 murid, kebayang 779 orang itu artinya lebih dari 17 kelas, banyak
bener. Angka-angka ini membuat saya mikir-mikir tentang faktor apa saja yang
membuat begitu banyak nyawa melayang sia-sia. Saya sendiri yang sudah beberapa
tahun tidak nyetir di Indonesia, sempat mengalami kecelakaan ringan pas pulang
kampung ke Indonesia bulan juli kemarin, ketika saya sedang nyetir kendaraan
dari Tayu ke Jepara. Baru belasan kilometer, mobil yang saya kendalikan
menyerempet bus umum kecil jurusan Jepara-Pati. Spion mobil sempat bengkok dan
lecet sedikit. Sebabnya karena saya menyalip bus yang berjalan kurang cepat,
sementara dari depan datang truk, jalannya pun tidak terlalu lebar, berliku,
turun-naik, dan berlubang, banyak motor bersliweran pula. Padahal perjalanan
masih panjang menuju Semarang , Ambarawa, Magelang (Borobudur), Purworejo,
Kebumen, Purwokerto (Baturraden), Majenang, Banjar, Ciamis, Tasik, Garut,
Bandung, dan tujuan akhir di Jakarta. Beruntung ada pengemudi senior yang ikut
bersama kami.
Karena insiden ini, saya pun diketawain penumpang sekalian yang tidak lain
adalah keluarga sendiri. Harus saya akui, mengemudi di Indonesia lebih sulit
daripada di Eropa (secara umum). Sedikit cerita, sudah hampir dua tahun ini saya
mendapatkan SIM Norway yang saya dapatkan dengan persyaratan yang cukup ketat:
harus lulus tes teori, tahu rambu, tahu cara mengemudi di jalan gelap, tahu cara
menyalip kendaraan lain dengan aman, tahu jarak aman antar kendaraan, tahu cara
mengemudi di jalan licin, tahu posisi kendraan yang benar di jalan, punya
pengetahuan tentang mobil, dan lain-lain. Setiap orang yang mau mendapatkan SIM
harus mendaftarkan diri ke sekolah mengemudi, dan biasanya harus mengantri,
karena banyaknya murid baru. Pihak sekolah akan membantu kita latihan mengemudi
di jalan dengan mobil khusus dimana instruktur pun punya fasilitas rem dan gas,
sehingga bisa mengendalikan kendaraan kalau diperlukan. Pihak sekolah akan
mengajukan jadwal ujian praktek ke penguji (direktorat lalu lintas) bila
kemampuan kita sudah dianggap cukup.
Disamping itu biaya untuk mendapatkan SIM di Norway dan mungkin di negara-negara
Eropa lainnya cukuplah mahal. Alasannya, ini urusan yang begitu penting yang
menyangkut keselamatan manusia, baik untuk pemegang SIM sendiri maupun orang
lain, sehingga untuk mendapatkan SIM menjadi tidak mudah. Untuk sekali ikut tes
teori, dikenakan biaya sekitar 500 ribu rupiah, biaya kursus nyetir di jalan,
perjam lebih dari 1 juta rupiah. Biasanya kita latihan nyetir 2 jam seminggu,
sampai kita benar-benar mahir untuk mengikuti ujain praktek. Kalau kita tidak
lulus teori tes, kita harus mengambilnya sampai lulus, beruntung saya lulus
sekali tes, jadi tidak perlu mengulang dan buang uang. Banyak juga yang sudah
berkali-kali tidak lulus, bahkan ada yang sampai membayar dan mendatangkan
penerjemah di tempat ujian, karena bahasa yang tersedia dalam ujian hanya bahasa
Norway dan Inggris.
Total jendral rata-rata orang menghabiskan biaya minimal sekitar 30 jutaan
sampai 50 juta rupiah atau bahkan lebih, tergantung kecakapannya. Sementara
ujian praktek berlangsung sekitar satu jam, meliputi tiga bagian. Pertama:
pengetahuan teknis kendaraan, misalnya penguji akan bertanya tentang bagaimana
mengetahui bahwa kondisi airbag mobil kita masih baik? Kedua dan yang utama
adalah tes mengemudi di jalanan, disini yang paling sulit dan banyak yang gagal.
Ketiga adalah parkir (mundur). Untuk lulus ujian praktek harus lulus ketiga
bagian tes di atas. Enaknya, SIM Norway berlaku di semua negara untuk masa 100
tahun. Misalnya kalau kita lahir tahun 1979, maka SIM kita akan berlaku sampai
2079.
Kembali ke angka kecelakaan yang tinggi di Indonesia. Kalau saya perhatikan,
faktor-faktor berikut sangat berpengaruh terhadap tingginya kecelakaan dan angka
kematian di jalan raya:
1.Mudahnya mendapatkan SIM di Indonesia.
Khususnya SIM A, kebanyakan kita mendapatkan SIM dengan tidak mengikuti
prosedur yang benar, alias nembak. Bahkan untuk mendapatkan SIM dengan cara yang
benar kemungkinan malah membutuhkan waktu yang lebih lama. Polisi pun tidak
peduli apakah orang yang mau beli SIM bisa mengemudikan kendaraan dengan benar
atau tidak, tahu rambu atau tidak, yang penting punya uang. Pemegang SIM
seharusnya mereka yang betul-betul punya kemampuan untuk bisa menjalankan
kendaraan dengan faktor keamanan tinggi, sehingga tidak akan membahayakan
dirinya dan orang lain. SIM juga sebaiknya berlaku selamanya, dengan asumsi
bahwa pemegang SIM memang punya ketrampilan yang melekat pada dirinya, bahwa dia
sudah bisa mengemudi kendaaran sesuai dengan standar yang ditetapkan. Polisi
berhak menarik SIM seseorang bila melakukan pelanggaran. Pelanggaran berat
memungkinkan seseorang untuk kehilangan SIMnya selamanya. Dengan membiarkan
orang punya SIM tanpa bisa mengemudi dengan aman, itu sama saja dengan
membiarkan masyarakat terbunuh di jalan. Pernahkah ini menjadi renungan polisi
atau pemerintah kita? Dengan kondisi lalu lintas yang sulit di Indonesia,
seharusnya untuk mendapatkan SIM menjadi tidak mudah. Mungkin di Indonesia
termasuk yang paling mudah mendapatkan SIM. Hebatnya lagi SIM Indonesia berlaku
di luar negeri.
2.Sikap pengemudi di jalan.
Ini faktor paling penting dalam berkendara di jalan. Faktor utama penyebab
kecelakaan adalah faktor manusia, ini berlaku di negara mana saja. Salah satu
faktor terpenting untuk mendapatkan SIM adalah karena kita tahu cara mengemudi
yang benar dan aman, itu artinya kita tahu rambu dan mau mentaatinya. Keahlian
mengemudi yang tinggi dengan tidak dibarengi ketaatan pada rambu, tidak
seharusnya seseorang mendapatkan SIM. Begitu pun dengan pelanggaran rambu,
akibatnya bisa fatal, kehilangan SIM selamanya. Di Indonesia, rambu-rambu sudah
sering diabaikan. Bahkan di jalan tol pun, banyak yang tidak peduli dengan batas
kecepatan maksimal, atau bahkan memakai lajur kiri untuk mendahului. Bus atau
pun angkot juga dengan bebas menurunkan/menaikkan penumpang di semua tempat,
halte tidak begitu berfungsi. Padahal salah satu fungsi halte adalah
meningkatkan ketertiban dijalan, efisiensi, mengurangi macet, dan mengurangi
polusi. Jarak aman antar kendaraan pun harus diperhatikan pengemudi. Juga
dipersimpangan, siapa yang jalan duluan atau mendapatkan prioritas bila
dipersimpangan tersebut tidak ada lampu lalu lintas? Berapa banyak pengendara
motor yang tidak memakai helm atau kelebihan penumpang? Berapa banyak yang
menerobos lampu merah atau pintu kereta? Berapa banyak pengemudi ngantuk yang
masih nekat mengemudi?
3.Kondisi Jalan yang buruk.
Harus diakui kondisi jalan di Indonesia lumayan parah, hampir di seluruh wilayah
tanah air. Kondisi jalan buruk ini meliputi: jalan rusak, berlubang, sempitnya
jalan, kurangnya rambu. Di negara-negara maju biasanya setiap mobil kena pajak
tahunan yang dibayarkan disuatu masa tertentu, misalnya tiap bulan april.
Sebulan kemudian biasanya kondisi jalan sudah banyak yang baru. Meski kondisi
jalan yang lama masih bagus, biasanya diaspal lagi dengan yang baru. Ini artinya
uang atau pajak kendaraan yang dibayarkan rakyat bisa dirasakan langsung oleh
rakyat. Kondisi jalan yang buruk berperan cukup vital menciptakan kecelakaan.
Banyak mobil atau motor yang mengalami kecelakaan karena harus menghindari jalan
berlubang atau malah tidak tahu kalau jalannya berlubang sehingga kendaaran atau
motor tersebut terpental ketika melewati lubang tersebut. Pengalaman tetangga
saya yang tangannya patah karena motor mereka melewati lubang yang tidak
kelihatan dan terjatuh. Khusus jalan tol Cipularang, dari berbagai info di
beberapa kilometer dan tikungan tertentu memang cukup rawan, entah karena
kondisi tanah yang labil atau kemiringan jalan yang tidak pas di tikungan. Juga
ada indikasi bahwa proyek ini sempat dipercepat pengerjaannya untuk mengejar
jadwal pembukaan peringatan Konferensi Asia Afrika Bandung 2005.
4.Kurangnya kesadaran memakai helm dan sabuk pengaman.
Menurut fakta, lebih dari 70% orang meninggal dalam kecelakaan karena tidak
memakai sabuk pengaman. Penggunaan helm bisa menyelamatkan nyawa pengendara
motor atau sepeda mencapai 70%. Di luar, hukuman bagi pengemudi tanpa sabuk
pengaman sangat berat, bisa kehilangan SIM dan denda yang cukup mahal. Untuk
mengingatkan, di jalan-jalan juga banyak iklan tentang pentingnya sabuk
pengaman. Bahkan di bus-bus umum yang larinya tidak begitu kencang disediakan
pula sabuk pengaman, meski banyak penumpang yang tidak memakainya. Seharusnya
semua penumpang memakai sabuk pengaman. Anak- anak atau bayi tidak boleh duduk
di kursi depan atau dipangku di kursi depan disebelah pengemudi, tapi duduk
dibelakang dengan kursi khusus.
5.Banyaknya sepeda motor di jalanan.
Hampir tidak ada kontrol disemua bidang di Indonesia, begitu pun di jalanan.
Banyaknya kendaraan bermotor di Indonesia, dipicu oleh dua alasan utamanya:
cepat dan murah. Sementara fasilitas sistem transportasi masal tidak menjadi
pilihan masyarakat karena lambat, tidak nyaman, dan tidak lebih murah dari
motor. Dua tahun lalu jumlah motor di Indonesia mencapai 52,4 juta dengan
pertumbuhan mencapai 12% per tahunnya. Tahun lalu jumlah motor di Jakarta saja
mencapai lebih dari 8 juta unit. Menurut Pemprov DKI Jakarta, setiap hari ada
penambahan 1100 kendaraan di Jakarta, 900 motor dan 200 mobil. Seorang kawan
yang punya jasa sewa kendaraan sekaligus menjadi sopirnya pernah bilang bahwa di
kota-kota kecamatan/ kabupaten, jalanannya didominasi motor, tidak seperti
dulu-dulu. Seorang kawan lain yang punya kendaraan pun lebih memilih memakai
motor menuju ke kantornya di Jakarta, alasanya karena bisa sampai lebih cepat.
Kendaraannya di pakai di akhir pekan bersama keluarga, karena tidak begitu
macet. Dari jumlah kecelakaan menjelang dan sesudah lebaran 2011 yang mencapai
4.744 insiden, 70 %nya melibatkan motor. Ini wajar, karena motor mendominasi
jalanan, dan mereka lebih banyak bermanufer kiri-kanan untuk mencapai tujuan
lebih cepat. Solusinya, pemerintah melarang mudik pakai motor dan menyediakan
transportasi masal buat masyarakat. Jalan tol yang membelah jawa, dari ujung
barat ke ujung timur jawa sepertinya menjadi sebuah keharusan, disamping
memaksimalkan moda transport yang lain seperti kereta api, angkutan laut, dan
udara.
6.Tidak adanya fasilitas airbag pada mobil-mobil yang beredar di Indonesia.
Bulan juli kemarin saya sempat ketemuan dengan kawan lama di Gramedia Matraman,
dan sempat putar-putar di Jakarta dengan toyota avansanya. Saya sempat bertanya
ke kawan tersebut mengenai tidak adanya fasilitas airbag di mobilnya. Dia bilang
karena harganya tidak terlalu mahal jadi tidak memakai fasilitas airbag. Mobil
yang saya kendarai, Daihatsu Terios pun tidak punya fasilitas airbag. Mobil yang
masih termasuk keluaran baru dengan harga yang tidak murah tanpa fasilitas
airbag! Terus saya cerita bahwa mobil tua saya di Norway adalah Renault 19
keluaran tahun 1995 (16 tahun lalu), harga bekasnya waktu beli di tahun 2009
cuman 15 jutaan rupiah, tapi ada fasilitas airbagnya, ada roof windownya segala.
Tahun 2011 mobil ini terpaksa harus masuk pembuangan akhir karena tidak lolos EU
kontrol karena emisi dan remnya yang kurang berfungsi dengan baik. Jadi
masalahnya bukan di mahal atau tidaknya mobil tersebut, tapi kebijakan suatu
negara terhadap mobil yang dijual di wilayahnya. Seandainya pemerintah Indonesia
mesyaratkan bahwa semua kendaraan yang mau dijual di Indonesia HARUS mempunyai
fasilitas airbag, tentunya semua produsen akan mematuhinya, lagipula teknologi
dan biaya airbag tidak begitu besar dibanding nyawa manusia yang bisa
diselamatkan oleh airbag. Fakta membuktikan airbag menyelamatkan nyawa penumpang
lebih dari 30% dibanding jika mereka memakai kendaraan tanpa airbag.
7.Tidak adanya kontrol kondisi kendaraan.
Di Eropa biasanya kendaraan dikontrol setiap dua tahun sekali. Kontrol
berhubungan dengan kondisi teknis kendaraan dan lingkungan. Kontrol dilakukan
untuk memastikan bahwa secara teknis kendaraan berfungsi dengan baik. Kesalahan
kecil akan mengakibatkan mobil tersebut tidak lolos tes dan harus diperbaiki
atau dibawa ke tempat pembuangan akhir untuk diolah lagi. Ada lebih dari 60 item
yang akan dites (rem, stir, spion/jendela/pintu, fungsi lampu, roda, karoseri,
sabuk, dan emisi). Untuk lulus, puluhan item itu harus lulus semua. Dua item
yang paling penting adalah fungsi rem (ada 13 item yang dicek khusus
berhubungann dengan fungsi rem) dan radiasi CO dari knalpot. Di Indonesia, entah
sudah berapa kali ada berita mobil terlindas truk yang mundur ditanjakan, karena
rem truk blong. Atau berapa banyak metromini, kopaja, angkot, atau mobil pribadi
yang mengeluarkan suara keras dan asap tebal di jalanan? Kondisi kendaraan yang
tidak prima berperan dalam menciptakan kecelakaan dan kerusakan lingkungan.
8.Kelebihan penumpang dan beban.
Sudah jamak di Indonesia untuk mengisi kendaraan melebihi kapasitas normal
kendaraan tersebut, apalagi pas lebaran. Kebanyakan kita hampir tidak pernah
berfikir resiko dari kelebihan penumpang tersebut. Tahukan kita, bahwa kendaraan
dengan ukuran mesin tertentu, kapasitas tempat duduk tertentu, memang dirancang
aman hanya bila di tumpangi/dibebani dengan beban yang tertentu pula. Karena
bila kendaraan mengalami kelebihan beban, kemungkinan besar terjadi
ketidakseimbangan kenyamanan yang akan mengurangi tingkat keselamatan
berkendara. Dengan jumlah penumpang melebihi kapasitas, artinya ada penumpang
yang tidak memakai sabuk pengaman. Waktu mengikuti kursus SIM, saya sempat
mendapatkan pelajaran tentang bagaimana kerusakan yang ditimbulkan akibat
tabrakan. Saya masuk kendaraan simulasi yang diset dengan kecepatan 10km/jam dan
dibenturkan ke tembok kaku. Hasilnya kepala saya pening bukan main. Itu baru
10km /jam, apalagi dengan kecepatan tinggi dan beban yang melebihi kapasitas.
Barang-barang berat, seperti botol kaca atau kaleng logam, ketika terjadi
tabrakan atau pengereman mendadak akan cenderung terlempar kedepan dengan
kecepatan tinggi, sebaiknya ditempatkan ditempat yang aman, agar tidak mengenai
kepala kita disaat-saat kritis tersebut.
9.Kurang tahu karakteristik kendaraan terhadap kondisi jalan dan lingkungan.
Banyak hal-hal yang mungkin kita belum tahu tentang karakteristik kendaraan kita
terhadap kondisi jalan dan lingkungan. Tahukan kita bahwa anak kecil itu tidak
tahu darimana datangnya suara klakson? Tahukan kita bahwa jika kita mengemudi
dengan kecepatan 25km/jam dan butuh 5 meter untuk berhenti setelah menginjak
rem, maka kita butuh 20 meter untuk kecepatan 50km/jam? Tahukan kita bahwa
meskipun kita sudah ahli dalam mengemudikan kendaraan, kemungkinan kehilangan
kendali di tikungan akibat overspeed cukup tinggi? Karena dengan kecepatan 2
kali di tikungan, dibutuhkan 4 kali usaha untuk mengendalikannya. Tahukah kita
bahwa ban gundul atau kurang udara sangat berbahaya di jalan? Tahukan kita bahwa
kita harus menggunakan gigi rendah di jalan yang menurun? Tahukan kita ketika
mobil kita meluncur ditempat yang licin, maka kita tidak bisa langsung menginjak
rem sedalam-dalamnya untuk mengendalikannya? Tetapi dengan menginjak rem tidak
terlalu dalam untuk beberapa kali disamping tetap mengendalikan stir kearah yang
benar. Tahukan kita bahwa bila kita menggunakan rem terus menerus dijalan yang
menurun dalam jangka waktu yang cukup lama bisa mengakibatkan kanvas rem
terbakar dan rem tidak berfungsi lagi? Berhentilah sejenak ketika kita melalui
jalan menurun yang panjang atau ketika kita merasakan bahwa rem kita kurang
pakem lagi. Tahukah kita jarak aman antar kendaraan? Secara umum, jarak aman
minimal antar kendaraan adalah 3 detik. Jadi jika kendaraan di depan kita
melewati suatu titik, maka pada saat kendaraan kita melalui titik tersebut
dibutuhkan minimal 3 detik, untuk kondisi hujan atau licin, jarak amannya tentu
lebih lama, dan lain-lain.
Terakhir, sikap dan perilaku kita di jalan mencerminkan tingkat kedewasaan kita.
Membandingkan Indonesia dengan negara lain dalam banyak hal termasuk lalu
lintas, seringkali tidak begitu tepat, mengingat kondisi dan situasinya yang
pasti berbeda. Tetapi sesuatu yang positif dimana pun itu, tentu bisa dijadikan
masukan atau pun contoh yang baik yang bisa diterapkan di Indonesia. Peran
serius pemerintah sangat vital untuk mengadakan perbaikan sistem dan sarana,
disamping peran masyarakat sebagai pengguna jalan untuk meminimalkan angka
kecelakaan dan kematian di jalan.(AP. Sutowijoyo)
PAHIT... Terkadang nasehat terasa pahit bagi seorang hamba. Sangat tidak mengenakkan sebab diri tak melangkah di atas jalan yang sama. Kenapa pahit? Tak ada yang pantas untuk disalahkan kecuali diri seorang, sebab terlalu lama bermain dengan lumpur dosa bermuara nista. Inilah kebenaran dan keselamatan, mau tidak mau harus diterima, meski diawali dengan keberatan, harus dipaksakan ! ❝Kebenaran itu pahit bagi kebanyakan manusia kecuali orang yang Allah berikan taufik pada mereka.❞. -ImamRabee- by ASK Kepada Allah, minta dan terus minta. Semoga diberikan hidayah-Nya. Memberikan nasehat bukanlah upaya untuk menyakiti, tapi upaya untuk pembersihan diri. Bukankah muslim bagai satu tubuh? Yup, seperti tangan satu membersihkan tangan lainnya meski terkadang harus digosok hingga terasa sakit. Bukan salah tangannya, melainkan noda membandel yang susah dibersihkan. Pokoknya harus terus digosok hingga bersih cemerlang, itulah wujud kasih sayang. Allahu a'lam bishshawab Bandung, 24 Jumadil Awal 1437 Fawaaid lainnya, silakan kunjungi www.happyislam.com #medicine #ukhuwah #dosa #islam #quran #sunnah #ahlussunnah #salaf #salafy #nasehat #renungan #sore #obat #write #notes #health #heart #sehat #website #blog #web via Instagram ift.tt/21bal95
suatu pagi terlihat seorang laki-laki dengan wajah bingung berjalan gontai di perlintasan kereta api.. sepertinya orang yang mengalami gangguan jiwa... membawa renungan pagi yang mendalam....
Salam Maghrib....
Sekadar buat renungan
Untukmu teman tersayang
Hitam putih masa depan
Sendirian menentukan
Hidup ini usah persiakan
Bagiku BELITONG sudah lebìh dulu Sejahtera dari dari daerah wilayah lainnya.
Sejak dari zaman PT timah berkuasa atau juga jauh sebelumnya tak pernah kekurangan sandang ataupun pangan.
Sampai pertambangan diserahkan untuk dikelola masyarakat umumnya perekonomian sangat meningkat drastis. Sumber daya alam yg begitu berlimpah sanggup meningkatkan Implasi yg cukup tinggi dengan harga2 barang yg begitu mahal harganya dari daerah lain pada umumnya.
Namun itu semua bukti bahwa tak ada masyarakat Belitong yg Miskin.
Bisa bekerja dengan santai dan beramah tamah tanpa perlu bekerja keras diburu waktu namun bisa menghasilkan uang yg banyak bukankah ini namanya SEJAHTERA.
Hanya saja disektor pembangunan pemerintah saja Belitong terkesan tak ada apa2nya. Bagaimana tidak sejak dari dahulu tampuk kepemimpinan Belitong selalu di Dominasi pejabat luar daerah yg menjabat di BELITONG ini. Sumber2 pendapatan daerah entah dialihkan kemana.
Sampai tibanya kekuasaan Orde Baru barulah tampuk kepemimpinan nyata2 orang BELITONG itupun setelah melewati banyaknya Demontrasi dan Negosiasi.
Barulah sedikit demi sedikit BELITONG mulai terlihat bisa membenahi diri.
Sayang sepertinya manusia tetap saja rakus seperti umumnya tidak puas dengan Otonomi daerah mulai melirik sumber daya alam lainnya yg lebih efesien dengan alih2 lebih ramah lingkungan namun mengabaikan kesejahteraan masyarakat yg telah ada.
Salah satunya adalah proyek PARIWISATA.
Bagiku manajemen pemerintah saat ini sangatlah buruk sekali dimana-mana para koruptor tak pernah mati.
Dimana mereka selalu berpikir lebih cepat untuk mendapatkan peluang yg lebih untuk bisa korupsi.
Tentu saja otak mereka lebih encer dari kami rakyat jelata.
Kebijakan pemerintah adalah salah satu bentuk bisnis yg terselubung sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahtraan individu tertentu.maupun golongan tertentu. Namun ujung2nya tetap saja rakyat biasa yg akan lebih terpuruk.
Bagaimana tidak,...sejak munculnya dan populer novel laskar pelangi Bangka Belitung mendapat sorotan tajam dalam hal pertambangan yg menyebabkan rusaknya ekositem di Bangka Belitong yg pada dasarnya kerusakan yg ada sudah sejak zaman Penjajah.
Rakyat mulai disalahkan akibat aktivitas tambang dan rakyat mulai kocar kacir mencari nafkah.
Tak sampai disitu saja terbitnya novel laskar pelangi membuat Belitong lebih dikenal dunia dan tak sedikit yang datang bukan hanya untuk sekedar berkunjung namun bermigrasi untuk bertaruh mencari nafkah perlahan dan pasti menggeser pekerja2 pribumi yg telah lebih dulu ada.
Persaingan ekonomi semangkin ketat peduduk Belitong yg tipe pekerja santai dengan gaji yg tinggi akan mudah kalah oleh kaum pendatang yg tipe aktif gaji yg bisa dibayar lebih murah.
Sudah cukup menyebabkan penduduk sengsara, kesenjangan sosial pribumi dan pendatang.
Muncul juga ide2 yg saya anggap gila dari hasil pemikiran cerdik para manusia yg tak bertanggung jawab untuk lebih banyak dapat meraup keuntungan lewat Proyek PARIWISATA yang jelas2 akan memperburuk keadaan masyarakat Belitong.
Mendatangkan Investor lokal maupun Asing memang bisa meningkatkan APBD setempat untuk lebìh meningkatkan pembangunan.
Namun itu semua harga yg mahal bila harus ditukar dengan kebebasan yg masih dimiliki penduduk pribumi BELITONG.
Jelas sekali para investor Bussinesman mulai mulai melirik tanah2 yg strategis yg masih tersisa di Belitong untuk dijadikan tambang kekayaan mereka.
Daerah pesisir pantai. Sumber2 mata air alam. Bukit dan pegunungan tak segan2 mereka tawar dengan harga yg tinggi yang memang statusnya masih milik pribumi.
Tentu saja siapapun akan terpancing dengan tawaran yg menggiurkan ini tentunya hak kepemilikanpun dengan mudah berpindah alih.
Padahal tempat2 yang masih tersisa itu adalah tempat2 sumber mencari nafkah alternatif selain dari tambang timah bagi masyarakat pribumi.
Saat sudah berpindah alih tentu saja tak akan sebebas dulu lagi bukan menambah kesejahtraan rakyat malah menghancurkan mata pencarian rakyat pribumi. Lalu dimana kebebasan kami Untuk mencari nafkah..?
Pantai tempat kami bebas mecari nafkah dan berekreasi beralih pungsi dengan berdirinya Hotel2 mewah. Lapangan golf dan pagar beton serta kawat baja lalu pekerjanya(anak cucu anda) selalu menundukkan kepala sambil bicara terbata bata pada bosnya(investor) lalu itukah yg dinamakan Hebat dan Sejahtra.
Sumber mata air alam yg masih tersisa dipesisir bukit dan gunung tempat kami mandi ataupun bercocok tanam dengan bebas bisa jadi beralih pungsi menjadi pabrik air mineral atau pun Bisnis kolam pemandian setiap saat kami harus merogoh uang dari saku demi untuk menikmati air yg bersih.
Lalu apakah ini Hebat......?
Pegunungan dan bukit2 tempat kami mencari rotan dan kayu serta batu2 granit. Bisa beralih pungsi menjadi taman2 wisata puncak yg dimiliki investor asing tanpa kami bisa bebas keluar masuk,
Apakah ini hebat....?
Apa gunanya pembangunan gedung2 mewah. Hotel2 mewah jika bukan milik anda dengan menukar jeritan tangis penduduk pribumi anak cucu anda. Keramah tamahan pribumi akan menjadi bumerang yg menghancurkan anak cucu anda.
Saat anda semua tersadar dari itu semua anak cucu anda sudah tak punya apa2 lagi.
Nasib kedepan lebih suram dari yg anda pernah bayangkan.
Yg bisa dilakukan anak cucu anda hanyalah menjual tubuh dan keringatnya yg masih ada.
Bagaimanapun pengelolaan Pariwisata tetap saja memicu kepadatan penduduk memanpaat sumber daya yg tersisa bencana....bencana...sungguh ini bencana...
Tak ada lagi kedamaian, tak ada lagi ketentraman.dan tak ada lagi keamanan.
Sudah menjadi contoh pulau BANGKA yg lebih dulu menjadi sasaran Migrasi, kejahatan dimana mana tak bisa diatasi.
Apakah BELITONG ku akan seperti ini....?
Wallahualam para pejabat lebih mementingkan isi kantongnya dari pada memikirkan nasibnya rakyatnya.
Yang pintar menindas yg bodoh. Yg kuat menindas yg lemah. Yg kaya semangkin kaya yg miskin semangkin papa.
Aku suka Belitong yg apa adanya namun aman ,tentram.dan damai.
I love Belitong jadilah Belitong berkembanglah apa adanya perkembangan pesat dengan pupuk yg dibuat-buat BELITONG akan tumbuh Prematur tanpa akar yg kokoh akan lebih mudah tumbang.
BELITONG ku masih kaya jangan mau dimanpaatkan orang lain jangan dengar kata2 mereka yang ingin mengambil keuntungan di balik Pasca Pertambangan timah.
Kalau sudah campur tangan orang lain celaka....semuanya akan celaka....
Saya memang bodoh, tapi silahkan anda renungkan lagi.
INILAH AWAL KEHANCURANMU
Slm
I love Belitong