View allAll Photos Tagged perayaan

Perayaan Ogoh-ogoh didesa Rendang, Karang Asem, Bali

The first thing popped on my mind was, Deepavali ! So we rushed to Penang Little India and almost all participants were there looking for the subject to shoot. Like other Little India in Malaysia, the place are happening and people were friendly and happily allowed when I asked their permission to take their picture. I've got a lot of pictures here.. As usual... my style...STREET.

 

The ethnic of China are ringing in the new year with fireworks, feasting and family reunions. In Pekanbaru, the capital of Riau Province new year celebrations take place in Dharma Loka Temple on Karet Street. Dharma Loka Temple is one of big temple in Pekanbaru. People hoping for good luck in the Year Of The Dragon that begins today are visiting temples and lighting incense, setting off firecrackers and watching street performances. At the end, happy new year in the dragon years !

  

photo by yunaidi Joepoet © all rights reserved and should not be use in any other way

for more information about this photo contact to : yunaidijoepoet@gmail.com

  

二十四節令鼓

24 Festive Drums

Gendang Dua Puluh Empat Perayaan

 

The concept of the 24-Festival Drums, was created by two talented Malaysians; Mr Tan Chai Puan, a cultural activist, businessman, poet and cartoonist, and the late Mr Tan Hooi Song (passed away in August 2008), a renown musician who was bestowed the Warisan Orang Hidup award, by the ministry for his role in creating the 24-Festival Drums. They shared the same vision and, with missionary zeal, worked together to create the 24-Festival Drums in 1988.

 

The two based their creation on the 24 festivals in the lunar calendar of the Chinese agricultural community. With each drum representing one festival, a full team completes the cycle of 24 festivals in the lunar calendar that for thousands of years has guided the agricultural activities of the Chinese. There are two bold Chinese characters written on each drum representing each of the 24 festivals. 'These are integrated into an art form to pay tribute to our ancestors for their wisdom and contributions to natural science,' says Tan Chai Puan.

 

二十四节令鼓起源于1988年4月由新山中华公会承办的全国华人舞蹈节,该届舞蹈节的主题“九舞”代表的是第九届全国华人舞蹈节,同时也呼应《楚辞·九歌》,寓意“古有九歌,今有九舞”。工委会策划陈再藩原先构思在开幕仪式上以九面南狮鼓串击,以激昂的鼓声传达节庆热闹的气氛,他的构想得到作曲家陈徽崇提供的音乐创作《九鼓雷鸣》。

 

再后陈再藩在阅读台湾诗人向阳的作品《四季》时,有感其中二十四节气手写现代诗的书法优美,产生以二十四节气的书法艺术为二十四面单皮鼓“刻背”的构想,以每一面鼓代表一个节气,形成天、地、人融合一体的表演概念。

 

陈再藩的构想获得拿督郭鹤尧的支持,在得到中华公会和五大会馆的资助下成立世界首支二十四节令鼓队,12位新马书法家于1988年6月12日在柔佛古庙挥毫,写出二十四节气刻在二十四面鼓背。2005年9月12日,二十四节令鼓首次在中国炎帝陵百龙祭始祖大典公祭活动演出; 2009年2月14日,马来西亚旅游与文化部宣布二十四节令鼓成为马来西亚国家遗产的其中一项非物质文化遗产。

 

二十四节令鼓的表演形式是以二十四面单皮大鼓代表二十四节气,分别是立春、雨水、惊蛰、春分、清明、谷雨、立夏、小满、芒种、夏至、小暑、大暑、立秋、处暑、白露、秋分、寒露、霜降、立冬、小雪、大雪、冬至、小寒和大寒。表演者为每个节令鼓创作不同的鼓点节奏,搭配呐喊、肢体动作和队形的变化,形成一个大型的鼓阵演出。

二十四節令鼓

24 Festive Drums

Gendang Dua Puluh Empat Perayaan

 

The concept of the 24-Festival Drums, was created by two talented Malaysians; Mr Tan Chai Puan, a cultural activist, businessman, poet and cartoonist, and the late Mr Tan Hooi Song (passed away in August 2008), a renown musician who was bestowed the Warisan Orang Hidup award, by the ministry for his role in creating the 24-Festival Drums. They shared the same vision and, with missionary zeal, worked together to create the 24-Festival Drums in 1988.

 

The two based their creation on the 24 festivals in the lunar calendar of the Chinese agricultural community. With each drum representing one festival, a full team completes the cycle of 24 festivals in the lunar calendar that for thousands of years has guided the agricultural activities of the Chinese. There are two bold Chinese characters written on each drum representing each of the 24 festivals. 'These are integrated into an art form to pay tribute to our ancestors for their wisdom and contributions to natural science,' says Tan Chai Puan.

 

二十四节令鼓起源于1988年4月由新山中华公会承办的全国华人舞蹈节,该届舞蹈节的主题“九舞”代表的是第九届全国华人舞蹈节,同时也呼应《楚辞·九歌》,寓意“古有九歌,今有九舞”。工委会策划陈再藩原先构思在开幕仪式上以九面南狮鼓串击,以激昂的鼓声传达节庆热闹的气氛,他的构想得到作曲家陈徽崇提供的音乐创作《九鼓雷鸣》。

 

再后陈再藩在阅读台湾诗人向阳的作品《四季》时,有感其中二十四节气手写现代诗的书法优美,产生以二十四节气的书法艺术为二十四面单皮鼓“刻背”的构想,以每一面鼓代表一个节气,形成天、地、人融合一体的表演概念。

 

陈再藩的构想获得拿督郭鹤尧的支持,在得到中华公会和五大会馆的资助下成立世界首支二十四节令鼓队,12位新马书法家于1988年6月12日在柔佛古庙挥毫,写出二十四节气刻在二十四面鼓背。2005年9月12日,二十四节令鼓首次在中国炎帝陵百龙祭始祖大典公祭活动演出; 2009年2月14日,马来西亚旅游与文化部宣布二十四节令鼓成为马来西亚国家遗产的其中一项非物质文化遗产。

 

二十四节令鼓的表演形式是以二十四面单皮大鼓代表二十四节气,分别是立春、雨水、惊蛰、春分、清明、谷雨、立夏、小满、芒种、夏至、小暑、大暑、立秋、处暑、白露、秋分、寒露、霜降、立冬、小雪、大雪、冬至、小寒和大寒。表演者为每个节令鼓创作不同的鼓点节奏,搭配呐喊、肢体动作和队形的变化,形成一个大型的鼓阵演出。

二十四節令鼓

24 Festive Drums

Gendang Dua Puluh Empat Perayaan

 

The concept of the 24-Festival Drums, was created by two talented Malaysians; Mr Tan Chai Puan, a cultural activist, businessman, poet and cartoonist, and the late Mr Tan Hooi Song (passed away in August 2008), a renown musician who was bestowed the Warisan Orang Hidup award, by the ministry for his role in creating the 24-Festival Drums. They shared the same vision and, with missionary zeal, worked together to create the 24-Festival Drums in 1988.

 

The two based their creation on the 24 festivals in the lunar calendar of the Chinese agricultural community. With each drum representing one festival, a full team completes the cycle of 24 festivals in the lunar calendar that for thousands of years has guided the agricultural activities of the Chinese. There are two bold Chinese characters written on each drum representing each of the 24 festivals. 'These are integrated into an art form to pay tribute to our ancestors for their wisdom and contributions to natural science,' says Tan Chai Puan.

 

二十四节令鼓起源于1988年4月由新山中华公会承办的全国华人舞蹈节,该届舞蹈节的主题“九舞”代表的是第九届全国华人舞蹈节,同时也呼应《楚辞·九歌》,寓意“古有九歌,今有九舞”。工委会策划陈再藩原先构思在开幕仪式上以九面南狮鼓串击,以激昂的鼓声传达节庆热闹的气氛,他的构想得到作曲家陈徽崇提供的音乐创作《九鼓雷鸣》。

 

再后陈再藩在阅读台湾诗人向阳的作品《四季》时,有感其中二十四节气手写现代诗的书法优美,产生以二十四节气的书法艺术为二十四面单皮鼓“刻背”的构想,以每一面鼓代表一个节气,形成天、地、人融合一体的表演概念。

 

陈再藩的构想获得拿督郭鹤尧的支持,在得到中华公会和五大会馆的资助下成立世界首支二十四节令鼓队,12位新马书法家于1988年6月12日在柔佛古庙挥毫,写出二十四节气刻在二十四面鼓背。2005年9月12日,二十四节令鼓首次在中国炎帝陵百龙祭始祖大典公祭活动演出; 2009年2月14日,马来西亚旅游与文化部宣布二十四节令鼓成为马来西亚国家遗产的其中一项非物质文化遗产。

 

二十四节令鼓的表演形式是以二十四面单皮大鼓代表二十四节气,分别是立春、雨水、惊蛰、春分、清明、谷雨、立夏、小满、芒种、夏至、小暑、大暑、立秋、处暑、白露、秋分、寒露、霜降、立冬、小雪、大雪、冬至、小寒和大寒。表演者为每个节令鼓创作不同的鼓点节奏,搭配呐喊、肢体动作和队形的变化,形成一个大型的鼓阵演出。

[Al-Islam edisi 792, 25 Rabul Akhir 1437 H – 5 Februari 2016 M]

 

Belakangan ini, isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) kembali menyeruak. Beberapa bulan lalu masyarakat dihebohkan oleh perkawinan sejenis di Bali yang dirayakan bak pesta. Setelah itu juga muncul mirip perayaan perkawinan sejenis di Boyolali Jawa Tengah. Paling akhir, isu itu kembali mencuat setelah munculnya lembaga konseling Support Group and Resource Center on Sexuality Studies (SGRC) di Universitas Indonesia (UI). Menanggapi hal itu, Menristek Dikti Mohamad Nasir mengatakan bahwa kelompok LGBT tidak boleh masuk kampus (Antara, 23/1).

 

Pernyataan itu mendapat protes dari mereka yang pro LGBT. Menanggapi hal itu, melalui akun twitter-nya @mensristekdikti, Senin (25/01/2016), Nasir menyatakan di antaranya, “Bukan berarti saya melarang segala kegiatan yang ada kaitannya dengan LGBT. Mau menjadi lesbian atau gay itu menjadi hak masing-masing individu. Asal tidak mengganggu kondusivitas akademik.”

 

Serbuan Virus LGBT

 

Sejak awal tahun 2000-an, serbuan virus LGBT mulai banyak menyerang negeri ini. Serbuan LGBT di negeri ini dilakukan secara akademik, politik dan sosial. Secara akademik, penyebaran ide LGBT di antaranya berlindung di balik kajian akademik. Banyak organisasi LGBT bergerak dari atau di kampus-kampus dan menyerukan ide LGBT melalui tulisan. Secara politik mereka melakukan gerakan politik: melakukan aksi di Bundaran Hotel Indonesia, berusaha mempengaruhi berbagai kebijakan politik dan bekerjasama dengan berbagai lembaga khususnya lembaga yang bergerak di bidang advokasi dan HAM. Ada juga pertemuan 29 ahli HAM di UGM Yogyakarta pada tanggal 6-9 November di 2006 yang menghasilkan dokumen “Prinsip-prinsip Yogyakarta” (The Yogyakarta Principles). Dokumen tersebut berisi tentang Penerapan hukum HAM Internasional dalam kaitannya dengan Orientasi Seksual dan Identitas Gender. Dokumen yang terdiri dari 29 prinsip itu juga disertai rekomendasi kepada pemerintah, lembaga antar pemerintah daerah, masyarakat sipil dan PBB itu sendiri.

 

Secara sosial, propaganda LGBT diserukan dengan beragam cara dan sarana. Melalui organisasi peduli AIDS dilakukan advokasi dan konsultasi, film, aksi di lapangan, budaya, media massa dan sebagainya. Targetnya untuk menyebarkan ide LGBT dan mengubah sikap masyarakat agar toleran dan menerima perilaku LGBT. Di antaranya dinyatakan, LGBT hanya merupakan ekspresi seksual dan gender dari faktor gen, keturunan dan bawaan.

 

Bukan Bawaan

 

LGBT tidak terbukti secara ilmiah merupakan fenomena dari faktor gen. Kode gen “Xq28”. yang selama ini ditengarai sebagai gen pembawa kecenderungan fenotepe homoseksual, tidak terbukti mendasari sifat dari homoseksual.

 

Pada 1999, Prof. George Rice dari Universitas Western Ontario, Kanada, bersama timnya melakukan riset terkait hal itu. Hasil penelitian mereka mengungkap tidak adanya kaitan gen Xq28 yang dikatakan mendasari homoseksualitas pria. Penelitian juga dilakukan oleh Prof Alan Sanders dari Universitas Chicago, di tahun 1998-1999. Hasilnya juga tidak mendukung teori hubungan genetik pada homoseksualitas. Ruth Hubbard, seorang pengurus “The Council for Responsible Genetics” mengatakan, “Pencarian sebuah gen gay bukan suatu usaha pencarian yang bermanfaat. Saya tidak berpikir ada gen tunggal yang memerintah perilaku manusia yang sangat kompleks.”

 

Jadi, perilaku LGBT bukanlah karena faktor bawaan, bukan faktor keturunan. Perilaku LGBT bukan sesuatu yang “dipaksakan” sehingga tidak bisa ditolak atau harus diterima keberadaannya.

 

Dalih Kebebasan dan HAM

 

Penyebaran ide dan perilaku LGBT menggunakan dalih kebebasan dan HAM. LGBT dibenarkan dengan ide relativitas kebenaran dan moral. Intinya, tidak ada kebenaran tunggal yang mengikat semua orang. Kebenaran bersifat majemuk; bergantung individu, budaya dan konteks sosial tertentu. Semua orang harus toleran terhadap perbedaan ukuran moralitas serta ukuran benar dan salah menurut pihak lain. Karena itu, menurut ide ini perilaku LGBT tidak boleh dipandang sebagai perilaku menyimpang, tak bermoral dan abnormal. Menurut ide ini, LGBT hanya merupakan keberagaman orientasi seksual seperti halnya perbedaan suku, agama, ras dan budaya dalam masyarakat. Perilaku LGBT dianggap manusiawi dengan dalih tidak merugikan orang lain. Yang penting perilaku seksual yang terjadi aman, nyaman dan bertanggung jawab. Masyarakat lantas dituntut toleran terhadap perilaku menyimpang LGBT.

 

Selain itu setiap orang bebas untuk mengekspresikan diri, dan itu adalah bagian dari HAM. Dari sudut pandang kebebasan dan HAM, pelaku LGBT hanya mengekspresikan orientasi seksual dan identitas gender yang jadi pilihannya sebagai bagian dari hak asasinya. Berdasarkan dalih kebebasan dan HAM itu, penentangan atas perilaku LGBT kemudian dianggap sebagai pelanggaran HAM.

 

Pandangan Islam

 

Ide kebebasan dan HAM yang mendasari dan digunakan sebagai pembenaran perilaku seks menyimpang, termasuk perilaku LGBT, adalah ide yang menyalahi dan bertentangan dengan Islam. Dalam Islam, manusia tidak bebas sebebas-bebasnya. Pandangan dan perilakunya harus terikat dengan syariah Islam. Seorang muslim tidak bebas berpandangan dan berperilaku sesukanya sesuai hawa nafsunya. Allah SWT berifirman:

 

)وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا (

 

Apa saja yang diberikan Rasul kepada kalian, terimalah. Apa saja yang dia larang atas kalian, tinggalkanlah (TQS al-Hasyr [59]: 7).

 

Karena itu dalam Islam negara berkewajiban membina dan memupuk keimanan dan ketakwaan warganya. Dengan ketakwaan itu maka ide dan perilaku yang menyalahi ketentuan Islam, termasuk LGBT, akan bisa dicegah dan diminimalisasi dari masyarakat.

 

Allah SWT menjelaskan bahwa tujuan penciptaan laki-laki dan perempuan adalah untuk kelangsungan jenis manusia dengan segala martabat kemanusiaannya (QS an-Nisa [4]: 1). Karena itu hubungan seksualitas yang dibenarkan dalam Islam hanyalah yang ada dalam ikatan pernikahan yang sah secara syar’i. Semua hubungan seksualitas di luar ikatan pernikahan adalah ilegal dan menyimpang. Lesbian, homoseksual, anal seks, perzinaan, semuanya adalah perilaku seks yang menyimpang; tidak bisa dipandang sebagai sesuatu yang normal. Semua itu juga menjadi ancaman terhadap keberadaan umat manusia dengan segala martabat kemanusiaannya.

 

Selain itu terdapat nas yang secara khusus menjelaskan bahwa homoseksual adalah perilaku terlaknat. Rasul saw. bersabda:

 

«مَلْعُونٌ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ »

 

Dilaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Nabi Luth (homoseksual) (HR at-Tirmidzi dan Ahmad dari Ibnu Abbas).

 

Perilaku transgender juga merupakan perilaku yang dilaknat dalam Islam. Ibnu Abbas ra. mengatakan:

 

«لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الْمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ وَالْمُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ »

 

Rasulullah saw. telah melaknat wanita yang menyerupai laki-laki dan laki-laki yang menyerupai wanita (HR Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad).

 

Karena itu di dalam Islam, ide dan perilaku LGBT jelas menyimpang dan abnormal. Ide LGBT adalah ide haram. Perilaku LGBT adalah perilaku dosa. Karena itu ide LGBT tidak boleh tersebar di masyarakat. Siapa saja yang menyebarkan, mendukung dan membenarkan ide LGBT jelas berdosa dan layak dikenai sanksi sesuai ketentuan syariah. Negara dalam Islam harus membersihkan dan menjaga masyarakat dari ide LGBT.

 

Islam menilai homoseksual sebagai dosa dan kejahatan besar. Islam menetapkan sanksi hukum yang berat terhadap pelakunya. Siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Nabi Luth dan terbukti dengan pembuktian yang syar’i maka pelaku dan pasangannya dijatuhi hukuman mati, tentu selama itu dilakukan suka rela, bukan karena dipaksa. Ibnu Abbas ra. menuturkan, Rasul saw. bersabda:

 

« مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ »

 

Siapa saja yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Luth, bunuhlah subyek dan obyeknya (HR Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad).

 

Wahai Kaum muslim:

 

Dengan ketentuan Islam itu, masyarakat akan bisa dijaga sebagai umat manusia yang berbeda dengan binatang. Masyarakat juga bisa dijauhkan dari berbagai ide dan perilaku berbahaya termasuk LGBT. Semua itu akan terwujud sempurna jika syariah Islam diterapkan secara total dan menyeluruh. Di situlah pentingnya mewujudkan Khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an-nubuwwah sebagai sistem yang ditetapkan oleh Islam untuk menerapkan seluruh hukum Islam. Oleh karena itu, mewujudkan penerapan syariah Islam secara total dan menyeluruh di bawah sistem Khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an-nubuwwah harus menjadi agenda utama dan vital bagi umat Islam. Semua elemen umat Islam harus berjuang sungguh-sungguh untuk sesegera mewujudkan Khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an-nubuwwah. WalLâh a’lam bi ash-shawâb. []

 

Komentar al-Islam:

MUI mengeluarkan pernyataan resmi terkait Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Organisasi itu dinilai telah mencampuradukkan ajaran agama. “Mereka meramu tiga agama. Ada bukunya,” ujar Ketua Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI, Utang Ranuwijaya, dalam pernyataan resminya. Ia juga menyatakan pengikut Gafatar juga meyakini adanya nabi setelah Nabi Muhammad. Sosok nabi yang dianggap telah memperoleh wahyu dari Tuhan adalah Ahmad Musadeq. (Detikcom, 2/2).

   

Itu namanya aliran sesat, sesuai 10 kriteria MUI.

Maraknya aliran sesat di negeri ini adalah karena sekularisme, kebebadan dan HAM. Saatnya semua segera segera dicampakkan.

Terapkan syariah di bawah sistem Khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an-nubuwwah, niscaya Islam dan umatnya akan terlindungi dari bahaya aliran sesat.

  

hizbut-tahrir.or.id/2016/02/03/awas-virus-lgbt-mengancam-... heniputra.my.id/awas-virus-lgbt-mengancam-umat

via Instagram kotaserang.net/1mHKh84, Panjang Mulud~ Panjang mulud merupakan upacara selamatan yang dilakukan masyarakat Islam di Serang Banten dalam rangka memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi. Pelaksanaannya berupa perayaan dengan mengusung berbagai jenis makanan, mulai dari makanan matang siap santap, seperti nasi kuning lengkap dengan lauk pauk, telur, semur daging dan sayur-sayuran, hingga bahan makanan semisal beras yang semuanya disusun dalam sebuah tempat yang disebut “Panjang". Repost Photo by : @bhannie.zhu #maulid #mulud #maulidnabi #panjangmulud #tradisi #budaya #islam #moslem #serang #kotaserang #Banten #muslim #Indonesia. kotaserang.net/1BFtNAa , January 07, 2016 at 01:23PM Panjang Mulud~ Panjang mulud merupakan upacara selamatan yang dilakukan masyarakat Islam di Serang Banten dalam rangka memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi. Pelaksanaannya berupa perayaan dengan mengusung berbagai jenis makanan, mulai dari makanan matang siap santap, seperti nasi kuning lengkap dengan lauk pauk, telur, semur daging dan sayur-sayuran, hingga bahan makanan semisal beras yang semuanya disusun dalam sebuah tempat yang disebut “Panjang". Repost Photo by : @bhannie.zhu #maulid #mulud #maulidnabi #panjangmulud #tradisi #budaya #islam #moslem #serang #kotaserang #Banten #muslim #Indonesia. kotaserang.net/1BFtNAa #KotaSerangDotCom #KotaSerang Original Post: kotaserang.net/1mHKh84 Link Gambar: kotaserang.net/1Rk9T8F By: www.kotaserang.net

perayaan hut kai dengan di operasikan nya lori dengan di tarik loko D

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Tahun ini memperingati 40 tahun Program Pertukaran Pemuda Australia Indonesia atau Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP). AIYEP adalah program yang mendukung pertukaran sosial, profesional dan budaya bagi pemuda di Indonesia dan Australia.

 

AIYEP merupakan program Australia-Indonesia Institute (AII), dengan dukungan dari Pemerintah Australia, dan djalankan dengan kemitraan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia.

 

Foto: DFAT

Tahun ini memperingati 40 tahun Program Pertukaran Pemuda Australia Indonesia atau Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP). AIYEP adalah program yang mendukung pertukaran sosial, profesional dan budaya bagi pemuda di Indonesia dan Australia.

 

AIYEP merupakan program Australia-Indonesia Institute (AII), dengan dukungan dari Pemerintah Australia, dan djalankan dengan kemitraan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia.

 

Foto: DFAT

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Pura Aditya Jaya Rawamangun. 2011.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

Perayaan hari jadi Perusahaan Gas Negara (PGN) ke 48 dipusatkan di Monas pada Minggu 19 Mei 2013. JKT48 ikut menyemarakkan hari ulang tahun itu dengan menjadi salah satu pengisi acara selain Kahitna dan Naif. Mereka membawakan lima lagu yaitu Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Baby! Baby! Baby!, Gomen ne Summer, dan Oogoe Diamond. Member yang hadir adalah Sonya, Jeje, Rena, Melody, Diasta, Frieska, Stella, Haruka,''Cindy Gulla'', Dhike, Gaby, Beby, Delima, Nabilah, Ve, dan Shanju.

1 3 4 5 6 7 ••• 79 80