View allAll Photos Tagged cemilan

SAMSUNG CAMERA PICTURES

tambah cemilan ringannya yaa ..

An-Najm Ayat 43

dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis.

  

setelah mengunjungi makam usman gazi (pendiri ottoman empire) dan putranya yang bernama orhan gazi, yang makamnya terletak di sebuah dataran tinggi, yang dari situ kita bisa melihat kota bursa dari atas. lalu sholat di mesjid ulu camii, dan juga mengunjungi bazar di dekatnya, dengan koza han- pusat sutra terbaik di turki, akhirnya makan malam iskandar (iskender) kebab dekat mesjid ulu camii atau grand mosque of bursa.

 

mesjid agung dengan 20 kubah dan 2 minaret yang dibangun atas perintah bayezid 1, sultan keempat ottoman pada 1396. merupakan situs warisan unesco sejak 2014. pas masuk mesjid yang luasnya 2200 m2 ini, akan terlihat kolom mesjid yang ukurannya cukup besar berjumlah 12, dengan 192 kaligrafi oleh 41 pelukis kaligrafi jaman ottoman di kolom2nya. saking banyaknya kaligrafi, seringkali mesjid ini mendapat julukan museum kaligrafi dan menjadi koleksi terpenting dari kaligrafi Islam di dunia. wajib dikunjungi kalau lagi di bursa :)

 

bagi yang suka kebab, iskandar kebab aslinya dari kota bursa. bursa merupakan ibukota pertama ottoman dari 1326 sampai 1365, lalu pindah ke edirne sampai 1453, lalu pindah ke istanbul sejak dikuasai oleh muhammad al fatih 1453 sampai sekarang. restauran pertama iskandar kebab masih ada di kota ini, beberapa puluh meter saja dari mesjid ulu camii dan antriannya selalu panjang. roti dipotong2, lalu ditaruh di piring, lalu di atasnya ditaruh irisan kebab dan paprika bakar dan irisan tomat, dan dikasih kuah dari minyak yang keluar dari kebab selama digrill. rasanya enak, tapi sayangnya tidak pakai nasi:)

 

habis makan, lalu liat finn.no buat cari hotel. pakai taksi dan bayar 20 lira sampailah di sebuah hotel di pinggiran bursa. lalu browsing apa saja yang bisa dilihat di bursa. ketemu kota iznik dengan ayasofianya, sekitar sejam dari bursa dengan mobil. pertama sempat bingung, kok ada ayasofia atau hagia sophia di kota kecil ini. pas cari info lebih jauh ternyata di turki memang ada 3 ayasofia. yang pertama tentu yang di istanbul, kedua di iznik, dan ketiga di kota trabzon, bagian timur laut turki, dekat dengan laut hitam atau karadeniz.

 

paginya langsung meluncur dari bursa menuju iznik. iznik, di kota inilah terjadi peristiwa besar dalam sejarah. di kota yang dulunya bernama nicea ini terjadi tragedi terbesar dalam sejarah manusia, tepatnya pada 325 masehi, yaitu pengangkatan isa putera maryam menjadi tuhan oleh kaisar konstantin. akibatnya milyaran manusia sejak saat itu dan mungkin sampai kiamat meyakini bahwa isa adalah tuhan:)

 

latar belakangnya karena kondisi kekaisaran romawi yang tidak stabil, adanya beberapa wilayah yang berusaha melepaskan diri dan juga adanya ideologi kristen yang tidak sama diantara gereja2 saat itu.

 

maka diadakanlah konsili atau muktamar besar dengan mengundang lebih dari 300 uskup di wilayah kekaisaran romawi timur. auris dari alexandria, seorang uskup yang menentang paham kesetaraan bapa dengan anak akhirnya dikucilkan dengan beberapa orang pengikutnya dan buku2nya dibakar. auris berpendapat bahwa isa adalah ciptakan dan tidak kekal.

 

sejak peristiwa itu, maka doktrin atau dogma bahwa isa adalah tuhan dipakai hingga sekarang.

 

konsili kedua pada 787 dilaksanakan di ayasofia. sama seperti yang di istanbul, bangunan ini dulunya adalah gereja ortodhok, dibangun pada abad ke 7 dan diubah mesjid ketika kota ini dikuasai orhan gazi pada1331. tahun 1934 mesjid dirubah menjadi museum jaman attartuk, dan dirubah menjadi mesjid lagi pada 2011, ayasofya camii. bagian tengah yang dipakai buat mesjid, dengan penambahan tinggi sekitar 30 sentimeter dengan kayu dari lantai bangunan. di bagian belakang, masih tersisa dinding dan lantai asli bangunan. tempat sholatnya dilapisi karpet merah dan dikasih pagar kayu.

 

letak ayasofia benar2 di pusat kota, disebuah sudut perempatan dua jalan utama di kota iznik. hanya beberapa ratus meter dari ayasofia kearah barat, disitu ada danau iznik, kecil tapi lumayan asri buat santai dengan banyak bangku ditepinya. kearah sebaliknya akan ketemu mesjid hijau atau yesil camii, karena warna minaretnya didominasi warna hijau turkish. mesjid dibangun pada 1378-1391 pada masa murad 1. sempat rusak saat perang turki- yunani pada 1922 dan dibangun lagi pada 1956-1969. dekat mesjid ada halaman yang cukup luas dan rimbun di bawah pepohonan dengan banyak meja kursi. asik sekali kalau habis sholat, duduk2 dan ngobrol di situ sambil makan baklava atau cemilan sambil minum teh atau kopi. pas sekali buat menikmati masa pensiun, selain di tayu:)

 

ayasofia sempat hancur akibat gempa pada 1065, juga pernah terbakar, dan runtuh ketika terjadi perang pada 1922. sempat direnovasi oleh mimar sinan pada masa sultan sulaiman agung.

 

malamnya nginep di sebuah hotel yang hanya sekitar 100 meter dari ayasofia ini. hotel baru dan dapat diskon, dan pemiliknya sempat pesen agar nantinya aku menulis review yang bagus tentang hotel itu. sempat ngobrol2, pemilik hotel bilang bahwa banyak orang indonesia mengunjungi kota iznik, biasanya paket umroh menyertakan kunjungan ke kota ini, kota kuno peninggalan byzantium yang dikelilingi tembok yang dibangun kaisar hadrian pada 123. bagi yang suka spa atau sauna, bisa mencoba mandi gaya ottoman di murat hamami di kota ini.

 

disepanjang jalan antara mesjid hijau dan ayasofia dipenuhi dengan restauran dan toko souvenir yang kebanyakan jualan perhiasan dari batu atau kristal. kota ini dikenal sebagai penghasil porselin kelas satu di turki, tidak heran bila bangunan2 penting di istanbul seperti istana atau mesjid2 menggunakan porselin dari iznik.

 

besoknya aku lanjut perjalanan ke istanbul. naik bus kecil dari terminal di kota iznik menuju yalova sekitar sejam, lalu sejam naik fery membelah laut marmara menuju istanbul. (summer 2018).

 

en.wikipedia.org/wiki/Jesus_in_Islam

en.wikipedia.org/wiki/Moses_in_Islam

en.wikipedia.org/wiki/Abraham_in_Islam

Happy Double Tenth Day,

10 - 10 - 2015

Taiwan 台灣↖(^ω^)↗

 

#Jadi #Ingat #Saat #Ikut #Merayakan #Semarak #Ulang_Tahun #Taiwan #di #Dadaocheng #Wharf ^_^

 

#Waktu #itu, #naek #MRT #ke #Shuanglian #station #trus #naek #bis2 #yang #disediakan #untuk #menuju ke #tepi #laut...

di #Bis #berdiri #pas di #Samping #Driver Bus,#jadi Ngobrol2 #tentang #Perayaan #HUT Taiwan, #Sekaligus utk #ngasah #Kemampun #bicara #Bahasa #Mandarin #dengan #ngobrol dengan #Penduduk #Lokal.. #hohoho

 

#Wuih #nyampe Dadaocheng, #udah #penuh dengan #Lautan #Manusia untuk #Menyaksikan #Pertunjukkan #Kembang_Api.. Kami #berjalan #Berdesak-desakkan #untuk #sampai ke Tepi Laut, dan #Akhirnya #Duar Duar Duar...#Pesta Kembang Api #yang #berlangsung #sekitar 45 #menit, Benar #benar #Indah, #Menakjubkan, dan #Sangat #Berkesan ↖( ̄▽ ̄")

 

#Sebelum #pulang, #Kami #sempatin #Icip-Icip #cemilan #Khas Taiwan di #sepanjang #Bazar Tepi Laut..都 好吃 喔喔 ㄟ( ̄▽ ̄ㄟ)

 

#Wanna #Back #Home, 哎喲。。#Kebelet #pipis #pula...Tapiii...#Pengunjung yang #juga #mau #pulang #masih #Membludak..Jadi #Nahan #dech #sampe #bisa #keluar dari Dadaocheng Wharf...#hehehe

 

#Unforgetabble #Moment in Double Tenth Day Taiwan...

很 想 台灣 喔喔 ↖( ̄▽ ̄")

祝 台灣 生日 快樂

十 月, 十 號,二零一五

Missiu Missiu Taiwan └(^o^)┘

 

#Buku_Bertualang_ke_Taiwan

#BKT

#Gramedia

#Rp 55.000

seporsi pisang goreng mengkal yang digoreng dengan tepung. sebagai penyedap, ditambahkanlah selai srikaya di atasnya. rasanya krispi, manis dan bertekstur.

Cheap food in my city. This food is very popular for most people. They usually buy it at night or in the evening.

This food consists of fish balls and processed foods. Then it grilled and given different spices, but mostly with sweet spicy.

Memiliki berat badan yang ideal adalah impian dari setiap orang baik kaum adam ataupun kaum hawa. Namun di zaman sekarang ini memiliki berat badan yang ideal itu susah-susah gampang ya guys. Banyaknya makanan cepat saji atau junkfood dan cemilan-cemilan yang dengan mudah kita dapatkan makin...

 

www.jatik.com/cara-menurunkan-berat-badan/

Senang dengan cemilan dan goreng-gorengan, mau beli keluar tapi males, udah pewe dirumah nih. Jangan galau, kita punya resepnya nih.. buat yang senang dengan cireng, sekarang kalian bisa dengan mudah bikin dirumah kapanpun loh, karena bahan dan cara bikinnya gampang banget nih, yuk intip...

 

www.jatik.com/oh-ternyata-bikin-cemilan-cireng-itu-mudah-...

Paket Tour Labuan Bajo 4d3n, Paket Trip Pulau Komodo, Open Trip Labuan Bajo, Trip Ke Labuan Bajo, Paket Trip Labuan Bajo

Paket Wisata Sailing Tour Labuan Bajo 2 Hari 1 Malam Berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo

Peserta berkumpul terlebih dahulu di Pelabuhan Labuan Bajo untuk menunggu kapal.

Kemudian, peserta akan naik kapal yang telah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas memadai, sesuai dengan permintaan dan kebutuhan peserta. Selanjutnya, peserta menghabiskan waktu liburan di Labuan Bajo sembari merasakan sensasi menginap di kapal selama 1 malam.

Hari 1: Taka Makassar – Manta Point – Long Beach – Pulau Padar

1.Snorkeling di Taka Makassar

(Pukul 08.00-10.00 WITA)

  

Sumber Foto: islander.io

 

Daya tarik Taka Makassar adalah bentuk pulaunya yang unik menyerupai bulan sabit. Bentuk pulaunya juga seakan-akan timbul dari permukaan lautan. Uniknya lagi, keberadaan pulau ini hanya akan terlihat apabila air laut mengalami pasang surut. Walaupun pulaunya sangat kecil dan terbatas, keelokannya semakin bertambah dengan adanya pasir putih yang menyelimutinya. Selain itu, peserta dapat menyelami air lautnya yang jernih melalui kegiatan snorkeling. Di balik lautnya yang jernih itulah tersimpan surga terumbu karang bagi kehidupan hewan-hewan laut kecil.

 

2.Diving dan Berinteraksi dengan Ikan Pari di Manta Point

(Pukul 10.00-12.30 WITA)

 

Sumber Foto: Liputan6.com

 

Di sini, peserta dapat menyaksikan secara langsung kerumunan manta ray (ikan pari khas Indonesia Timur) berenang bebas di lautan biru. Tidak hanya melihat, tetapi peserta juga dapat membelai dan memberi makan manta ray apabila memiliki keberanian untuk berinteraksi langsung. Manta ray juga tak jarang dikerubungi ubur-ubur, karena ubur-ubur adalah makanan utamanya. Jika beruntung, peserta dapat mengamati gerombolan pari manta yang sedang asyik menyantap koloni ubur-ubur.

Dengan deretan terumbu karangnya yang cantik juga biota lautnya yang beragam, spot ini menjadi spot diving menarik di Labuan Bajo. Kekayaan baharinya yang sangat menawan hati pantas sekali diabadikan dengan kamera bawah air.

 

Usai bersenang-senang di bawah laut, peserta akan menyantap makan siang dengan masakan yang telah dimasak oleh kru kapal.

 

3.Berjemur dan Berenang Santai di Long Beach

(Pukul 14.30-16.00 WITA)

 

Sumber Foto: ntt.indonesiasatu.id

 

Pantai ini sungguh unik karena pasirnya yang berwarna pink. Keunikan itu bisa terjadi karena butir-butir pasir putihnya bercampur dengan terumbu karang berwarna merah yang sudah mati. Semakin dekat dengan laut, warna pasirnya semakin terlihat pink.

Di pantai ini, peserta dapat menyejukkan diri dengan bermain air dan berenang. Ataupun, mencoba berjemur di atas pasir dan membiarkan tubuh terpapar sinar matahari agar memperoleh warna kulit yang eksotis.

 

4.Trekking dan Menikmati Sunset di Pulau Padar

(Pukul 16.30-19.00 WITA)

 

Sumber Foto: superadventure.co.id

 

Pulau Padar menjadi salah satu spot foto instagramable yang paling dicari, karena pesona keindahan alamnya yang mengagumkan. Apalagi jika sudah berada di kawasan puncaknya, para peserta akan terlena dengan buaian angin semilir yang menemani indahnya pemandangan langit berwarna jingga, laut biru yang jernih, serta hamparan bukit yang mengelilingi Pulau Padar saat sore hari. Tidak hanya itu, atmosfernya yang fenomenal dapat dimanfaatkan untuk momen bersantai-santai ataupun melakukan fotografi. Namun, sebelum mencapai puncaknya, peserta harus berjuang melalui jalur trekking yang cukup sulit. Oleh sebab itu, Pulau Padar menjadi lokasi yang sempurna bagi para penggemar trekking.

 

Saat malam hari, peserta akan bersantap malam, kemudian beristirahat dan tidur malam di tempat tidur yang telah tersedia di dalam kapal. Kapal akan bermalam di sekitar perairan Pulau Padar.

 

Hari 2: Taman Nasional Komodo – Exotic Komodo Souvenir Shop

Setelah mandi dan sarapan pagi di atas kapal, peserta akan kembali diajak berlayar ke Pulau Komodo.

1.Melihat Satwa Purba Dari Dekat di Taman Nasional Komodo

(Pukul 08.00-10.00 WITA)

 

Sumber Foto: travel.kompas.com

Taman Nasional Komodo menjadi salah satu daya tarik wisata yang populer di Labuan Bajo. Sebab, kawasan ini merupakan habitat asli satwa purba buas yang sudah langka di Indonesia. Oleh karena itu, satwa komodo sangat dilindungi di kawasan ini. Sembari menikmati hutannya yang masih asri, peserta akan didampingi oleh ranger (pawang) untuk melihat komodo dari jarak dekat. Tidak perlu khawatir, karena para ranger sudah memahami karakteristik komodo. Dengan tuntunan mereka, peserta dapat berfoto bersama komodo dari jarak beberapa meter dalam suasana yang tenang. Peserta juga dapat menyaksikan secara langsung betapa buasnya komodo saat diberi umpan daging oleh ranger. Dengan demikian, peserta akan memperoleh wawasan luas tentang habitat dan cara hidup satwa komodo, sambil merasakan sensasi bertualang nan menyenangkan dalam melakukan pencarian satwa-satwa komodo di dalam hutan.

Setelah puas berkeliling di Taman Nasional Komodo, kapal akan mengantar peserta kembali ke Pelabuhan Bajo, untuk melanjutkan perjalanan dengan transportasi darat menuju toko oleh-oleh khas Labuan Bajo. Di tengah perjalanan, peserta akan singgah sebentar di restoran lokal untuk makan siang.

 

2.Belanja Oleh-oleh di Exotic Komodo Souvenir Shop

(Pukul 14.00-15.30 WITA)

 

Sumber Foto: discoveryourindonesia.com

 

Seusai berwisata di Labuan Bajo, peserta akan diajak ke Exotic Komodo Souvenir Shop, yang lokasinya dekat dengan Bandara Labuan Bajo. Di sini, peserta dapat berbelanja oleh-oleh khas Labuan Bajo dan Nusa Tenggara Timur, seperti kerajinan mutiara asli Labuan Bajo, kain tenun khas Nusa Tenggara, gantungan kunci, kaos, tas, sandal, kopi khas daerah Manggarai, serta cemilan-cemilan khas NTT. Tidak ribet mencari oleh-oleh di toko ini, sebab tiap bagian ruangan sudah ditentukan penataan jenis oleh-olehnya. Dengan begitu, peserta akan merasa nyaman dalam berbelanja berbagai macam oleh-oleh khas Labuan Bajo, hanya di satu tempat saja.

Selesai berwisata di Labuan Bajo, peserta akan kembali pulang dengan sejuta kenangan berharga.

 

Paket Wisata Labuan Bajo 3 Hari 2 Malam Berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo

Peserta berkumpul terlebih dahulu di Pelabuhan Labuan Bajo untuk menunggu kapal.

Kemudian, peserta akan naik kapal yang telah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas memadai, sesuai dengan permintaan dan kebutuhan yang telah disepakati. Selanjutnya, peserta menghabiskan waktu liburan di Labuan Bajo sembari merasakan sensasi menginap di kapal selama 2 malam berturut-turut.

Hari 1: Pulau Padar – Long Beach – Pulau Rinca

1.Menjelajah dan Mendaki Pulau Padar

(Pukul 08.00-11.00 WITA)

 

Sumber Foto: merahputih.com

 

Peserta akan menjelajah Pulau Padar dengan melakukan trekking yang dapat meningkatkan kekuatan fisik tubuh. Walaupun jalur trekking-nya cukup sulit, perjalanan trekking di Pulau Padar tak akan membuat peserta merasa capek. Sebab, para peserta akan langsung dimanjakan dengan pemandangan laut biru kristal yang berpadu dengan keeksotisan hamparan bukitnya yang berwarna coklat. Oleh karena itu, suasananya yang rupawan dan menentramkan hati sangat pantas diabadikan dalam berbagai macam sudut pandang foto.

 

2.Berenang dan Snorkeling di Long Beach

(Pukul 11.30-13.00 WITA)

 

Sumber Foto: sironline.id

 

Usai lelah trekking di Pulau Padar, peserta dapat berleha-leha di atas taburan pasir berwarna pink di Long Beach. Pantai ini mudah dijangkau karena letaknya berada di balik bukit Padar. Sambil bersantai ria, peserta dapat menyejukkan diri dengan bermain air dan berenang di sekitar pantai. Selain itu, Long Beach juga menawarkan spot snorkeling yang aman, karena permukaannya yang landai.

Sehabis bersantai-santai di Long Beach, peserta akan makan siang di atas kapal kemudian berlayar menuju Pulau Rinca. Perjalanan ke Pulau Rinca akan ditempuh selama kurang lebih 2 jam.

 

3.Jelajah Pulau sambil Menelusuri Jejak Komodo di Pulau Rinca

(Pukul 15.00-17.00 WITA)

 

Sumber Foto: airport.id

 

Menjadi salah satu bagian dari gugusan kepulauan komodo, Pulau Rinca juga menjadi habitat asli satwa komodo. Walaupun populasi komodonya lebih sedikit dibandingkan di Pulau Komodo, satwa-satwanya akan lebih mudah ditemui di sini. Tidak perlu takut akan diterjang komodo buas, sebab di sini peserta akan dipandu dengan para ranger (pawang) yang sudah berpengalaman mengenali karakteristik komodo. Ranger akan membawa peserta melihat lebih dekat serta mempelajari cara hidup para komodo yang berkeliaran.

Tidak hanya menelusuri jejak komodo, peserta juga dapat melakukan trekking di Pulau Rinca. Pilihan jalur trekking-nya bervariasi, mulai dari trekking pendek, medium, sampai panjang, yang dapat disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing peserta agar mengecilkan resiko kecelakaan nantinya. Trekking akan semakin asyik karena ditemani dengan keindahan pemandangan hamparan laut biru yang berpadu dengan perbukitan nan istimewa.

Malamnya, kapal akan berlabuh di sekitar dermaga Pulau Rinca agar peserta dapat beristirahat malam dengan tenang di atas kapal.

 

Hari 2: Gili Lawa Darat – Taka Makassar – Manta Point – Pulau Kalong

Usai mandi dan sarapan pagi di atas kapal, peserta akan berangkat melanjutkan kembali berwisata bahari di Labuan Bajo.

1.Hiking di Gili Lawa Darat

(Pukul 07.00-10.00 WITA)

 

Sumber Foto: Flickr/Untung Sihombing

 

Setiba di Gili Lawa Darat, pertama-tama peserta akan disapa dengan bentangan garis pantai yang bertaburkan pasir putih nan lembut. Lalu, peserta akan diajak hiking selama kurang lebih 1 jam agar sampai ke puncak bukitnya. Dari atas puncak bukitnya itulah akan terbentang pemandangan yang sungguh mempesona. Pemandangan perbukitan yang membelah laut sebiru berlian, merupakan harta karun berharga di Gili Lawa yang mampu menambah kedamaian jiwa. Tidak hanya itu, hembusan angin lembut yang menggoyang-goyangkan rumput-rumput di padang savana, juga akan menyejukkan tubuh yang penat sehabis hiking.

Padang savana ini memiliki nuansa yang berbeda saat musim kemarau dan musim hujan. Pada saat musin kemarau, savananya akan dihiasi dengan rumput-rumput yang berwarna coklat. Sedangkan pada musim hujan, rumput-rumputnya akan terlihat berwarna hijau di sepanjang bukit.

 

2.Berenang & Snorkeling di Taka Makassar

(Pukul 11.00-13.00 WITA)

 

Sumber Foto: boatcharterkomodo.com

 

Jangan meremehkan kecilnya Taka Makassar. Sebab, di pulau pasir timbul inilah peserta dapat melihat secara nyata surga terumbu karang yang menjadi sumber kehidupan bagi ikan-ikan kecil, di bawah air lautnya yang sangat bening. Maka dari itu, Taka Makassar menjadi salah satu spot snorkeling favorit bagi para wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo. Selain snorkeling, peserta dapat menyusuri juga bersantai sejenak di atas pasir putihnya yang begitu lembut, bagai menghabiskan waktu luang di pulau milik sendiri.

Sesudah puas memandang keelokan terumbu karang, peserta akan menyantap makan siang di atas kapal, yang sudah disajikan oleh kru kapal. Usai dari Taka Makassar, kapal lanjut berlayar ke Manta Point untuk berjumpa dengan ikan pari khas Indonesia Timur.

 

3.Diving/Snorkeling bersama Pari Manta di Manta Point

(Pukul 13.00-15.00 WITA)

 

Sumbe Foto: Onenews.id

 

Kerumunan pari manta (ikan pari khas Indonesia Timur) yang berenang bebas di lautan biru dapat dengan mudah ditemui saat melakukan diving di Manta Point. Jika beruntung, peserta dapat mengamati koloni ubur-ubur yang mengerubungi ikan pari manta. Selain itu, membelai juga memberi makan pari manta juga patut dicoba agar memperoleh pengalaman yang tak terlupakan saat berinteraksi langsung dengan ikan manta. Tidak hanya disapa oleh ikan pari manta saja, peserta juga disambut dengan biota laut lainnya yang berenang mengelilingi aneka terumbu karang yang begitu elok.

 

4.Menyaksikan Kelelawar Beterbangan kala Langit Senja di sekitar Pulau Kalong

(Pukul 16.00-20.00 WITA)

 

Sumber Foto: labuanbajotour.com

Seperti namanya, Pulau Kalong adalah pulau yang menjadi tempat bersarang bagi banyak kelelawar dengan berbagai macam ukuran. Waktu terbaik untuk menyaksikan dan mengambil foto kelelawar-kelelawar tersebut beterbangan, yaitu pada saat sore hari menjelang malam. Pemandangannya dijamin cantik sekali karena pada saat senja, langit jingganya yang berpadu dengan warna biru gelap semakin elok karena berhiaskan para kelelawar yang berterbaran di angkasa.

Pada malam hari, peserta menikmati waktu bebas sembari menyantap makan malam, lalu beristirahat di tempat tidur yang telah tersedia di dalam kapal. Kapal akan bermalam di sekitar perairan Pulau Kalong.

 

Hari 3: Goa Batu Cermin – Komodo Gift Shop

Di hari terakhir, kapal akan mengantar peserta kembali ke Pelabuhan Labuan Bajo untuk melanjutkan perjalanan dengan transportasi darat. Sebelum melanjutkan perjalanan, peserta singgah sebentar di rumah makan lokal sekitar pelabuhan untuk mengisi perut. Baru setelah itu, peserta berangkat menuju Goa Batu Cermin, yang dilanjutkan dengan sesi berbelanja cinderamata di pusat oleh-oleh terdekat.

1.Menelusuri Fosil Biota Laut di Langit-langit Goa Batu Cermin

(Pukul 11.00-13.00 WITA)

 

Sumber Foto: ekonomi.bisnis.com

 

Mulanya, goa ini berada di bawah permukaaan laut, yang pada akhirnya muncul ke permukaan darat. Oleh karena itu, di sini peserta dapat menemukan banyak fosil binatang laut, khususnya fosil penyu. Selain itu, peserta akan takjub melihat dinding gua yang memantulkan cahaya bagai sebuah cermin. Pantulan cahaya tersebut dapat terjadi karena di dalam dinding Goa Batu Cermin terkandung banyak garam.

 

2.Berbelanja Oleh-oleh di Komodo Gift Shop

(Pukul 13.30-15.00 WITA)

 

Sumber Foto: indonesiatraveler.id

 

Sebelum pulang, jangan lupa menyempatkan diri berbelanja oleh-oleh khas Labuan Bajo. Di sekitar kawasan destinasi wisata Goa Batu Cermin, ada toko oleh-oleh yang menjual segala pernak-pernik khas NTT, bernama Galery Komodo Gift Shop. Produk- produk yang dijual sebagian besar merupakan hasil karya dari penduduk lokal. Produk- produk tersebut diantaranya berupa kain tenun khas NTT, sepatu dari tenun, perhiasan mutiara khas Nusa Tenggara, dekorasi pajangan dari kulit mutiara, kaos, topi, serta gantungan kunci dengan motif-motif khas NTT. Selain membeli berbagai macam produk aksesoris dan fashion, peserta juga dapat berbelanja berbagai makanan dan cemilan khas NTT di kedai restonya.

  

Usai menikmati liburan di Labuan Bajo, peserta akan pulang kembali ke kediaman masing-masing dengan memori yang sungguh berkesan di hati.

 

Paket Wisata Labuan Bajo 4 Hari 3 Malam Berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo

Peserta berkumpul terlebih dahulu di Pelabuhan Labuan Bajo untuk menunggu kapal.

Lalu, peserta akan naik kapal yang telah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas memadai, sesuai dengan permintaan dan kebutuhan peserta. Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo pada pukul 07.00 WITA, dan menempuh waktu perjalanan selama kurang lebih 2,5 jam ke Goa Rangko.

Hari 1: Goa Rangko – Gili Lawa

1.Berenang di Kolam Renang Bawah Tanah, Goa Rangko

(Pukul 11.00-13.00 WITA)

 

Sumber Foto: liburankemanaya.com

 

Goa Rangko bukan hanya sekedar gua. Ada harta karun tersembunyi di dalamnya. Saat memasuki goa, peserta akan dibuat terpukau dengan kecantikan kolam air asinnya yang berasal dari laut. Berenang di kolamnya bagaikan berenang di kolam pribadi, sebab lokasinya jauh dari keramaian. Sambil berendam di dalam kolam, peserta dapat menikmati stalagtit dan stalakmit Goa Rangko nan eksotis. Waktu terbaik untuk mendatangi Goa Rangko yaitu dari pukul 12.00 sampai dengan pukul 14.00. Karena pada saat itu, sinar matahari akan masuk ke celah-celah goa, sehingga kejernihan air kolamnya yang sangat biru tampak jelas.

 

Sebelum memasuki goa di siang hari, peserta dapat bersantai-santai dan istirahat sejenak di pesisir pantai Pulau Gusung. Lalu menyeberangi jembatan kayu panjang yang dibangun oleh penduduk lokal, untuk sampai ke Goa Rangko. Dari atas jembatan tersebut, peserta akan disuguhkan keelokan koral-koral di bawah air lautnya yang sangat jernih.

Setelah asyik berendam di dalam kolam Goa Rangko, peserta akan menyantap makan siang di atas kapal.

2.Jelajah Bukit dan Berburu Sun Set di Gili Lawa

(Pukul 16.00-19.00 WITA)

 

Sumber Foto: superadventure.co.id

 

Dari atas bukit Gili Lawa, peserta akan disuguhkan pemandangan sun set yang sungguh mempesona. Bentangan langit yang bependar jingga kemerah-merahan juga hembusan anginnya yang sepo-sepoi, akan menciptakan ketenangan yang damai dan tentram bagi pikiran dan hati. Namun, sebelum menikmati kesejukan dari atas Gili Lawa, peserta harus berjuang menempuh jalur yang berbukit-bukit. Tenang saja, perjuangan itu akan terbayarkan dengan pemandangan alamnya yang sangat luar biasa ketika sudah sampai di atas bukit.

Selesai menyaksikan keindahan sun set di Gili Lawa, kapal akan berlayar dan berlabuh di dermaga Pulau Komodo. Di Pulau Komodo tersebut, peserta akan menginap di homestay selama 2 hari ke depan. Sebelum istirahat tidur malam, peserta makan malam terlebih dahulu dengan hidangan yang sudah disajikan oleh pengelola homestay.

 

Hari 2: Taman Nasional Komodo – Pulau Seraya – Pulau Siaba – Long Beach

Usai mandi dan sarapan pagi di homestay, peserta akan kembali berlibur dan bersenang- senang ke berbagai atraksi wisata menarik di Labuan Bajo.

1.Berjumpa dengan Satwa Purba Langka di Taman Nasional Komodo

(Pukul 08.00-10.30 WITA)

 

Sumber Foto: Tirto.ID

Taman Nasional Komodo merupakan habitat asli satwa komodo yang hampir punah di Indonesia. Rugi sekali berlibur ke Labuan Bajo kalau belum berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Sebab, di sini peserta dapat melihat komodo yang berkeliaran bebas di hutan. Tentu saja keselamatan peserta terjamin karena akan dipandu dengan pawangnya. Pawang tersebut akan menuntun peserta menjelajahi hutan untuk mempelajari dan melihat satwa komodo secara langsung dari dekat. Sambil memberikan umpan daging kepada salah satu komodonya, pawang akan menjelaskan secara rinci mengenai karakteristik dan cara hidup komodo kepada peserta. Tidak hanya mempelajari, peserta juga mendapat kesempatan langka, yaitu berfoto bersama komodo, yang merupakan hewan purba langka di Indonesia, dari jarak beberapa meter.

 

2.Bersantai di Pantai Pulau Seraya

(Pukul 11.00-12.30 WITA)

 

Sumber Foto: superadventure.co.id

 

Pulau Seraya merupakan pulau resort yang indah. Pulau resort ini memiliki bungalow-bungalow yang memiliki konsep alami. Hal itu dapat dilihat dari atapnya yang berasal dari alang-alang dan dindingnya yang beranyamkan bambu. Tidak hanya menawarkan penginapan saja, pulau ini juga menawarkan ketenangan dan keteduhan bagi peserta. Deretan pohon nyiur yang melambai-lambai di pinggir pantai semakin menyejukkan hati dan pikiran yang penat. Di atas pasir putihnya yang lembut, peserta dapat bermalas-malasan sambil berjemur di bawah terik matahari, menikmati hangatnya sinar matahari saat siang hari. Momen bersantai-santai tersebut akan lebih apik lagi apabila ditemani dengan kuliner lezat yang telah dipesan di restoran. Selain bersantai-santai, peserta juga dapat berenang di lautnya. Tidak perlu takut tenggelam, karena ketinggian permukaan air lautnya hanya setinggi paha orang dewasa saat laut surut. Saat asyik berenang, peserta dapat menjumpai kerumunan ikan-ikan kecil warna- warni yang sungguh menggemaskan.

Untuk makan siang, peserta dapat memesan aneka menu makanan yang tersedia di restoran Pulau Seraya.

 

3.Diving/Snorkeling bersama Penyu di Pulau Siaba

(Pukul 13.00-14.30 WITA)

 

Sumbe Foto: komodoresort.com

 

Pulau Siaba adalah diving site yang terdapat di utara Pulau Komodo. Diving site ini sangat istimewa karena menawarkan pengalaman menyelam dengan sensasi yang amat menyenangkan. Ketika menyelam, peserta akan disuguhkan hamparan terumbu karang dengan bermacam-macam warna. Hamparan terumbu karang itulah yang menjadi habitat untuk sekuumpulan penyu. Oleh karena itu, Pulau Siaba mendapat julukan City of Turtle. Tidak heran kalau di sini, penyu-penyu amat mudah ditemui di antara koral-koral. Selain penyu, pulau ini juga menjadi habitat fauna laut lainnya, seperti sotong, jaran laut, ikan duyung, hiu koboi, ikan mandarin, dan masih banyak lagi biota laut lainnya yang menarik untuk diamati.

 

4.Menikmati Kecantikan Hamparan Pasir Pink Kala Senja di Long Beach

(Pukul 16.30-19.00 WITA)

 

Sumber Foto: nizrnizar.com

Sore hari enaknya berjalan-jalan menyusuri tepi pantai. Apalagi kalau pantainya bertaburkan pasir-pasir yang berwarna pink. Semakin dekat dengan laut, warna pasirnya semakin terlihat pink. Kecantikan hamparan pasir pink di pantai ini semakin kentara saat sore hari. Cocok sekali untuk mengambil beberapa foto dengan latar belakang yang sungguh memikat hati kala senja. Selain berfoto ria, peserta juga dapat bersenang-senang di sekitar pantai dengan berenang dan bermain air dengan keluarga dan sahabat.

Malamnya, kapal akan berlayar lagi ke Pulau Komodo untuk mengantar peserta kembali ke homestay masing-masing. Untuk makan malam, peserta dapat bersantap di homestay, lalu beristirahat agar tubuh terasa segar saat melanjutkan perjalanan keesokan hari.

 

Hari 3: Pulau Kelor – Taka Makassar – Manta Point – Pulau Kanawa

Setelah mandi dan sarapan pagi di homestay, peserta akan check out, lalu berangkat menikmati berbagai atraksi wisata bahari yang spektakuler di Labuan Bajo.

1.Trekking Menjelajahi Pulau Kelor

(Pukul 08.00-10.00 WITA)

 

Sumber Foto: travel.detik.com

 

Pulau Kelor menjadi salah satu tempat trekking yang menarik untuk dijelajahi. Peserta akan diajak melatih kebugaran tubuhnya melalui kegiatan trekking ke bukit, yang terletak di tengah pulau. Walaupun bukitnya terlihat kecil dan pendek, jalurnya memiliki banyak rintangan yang menantang bagi para penggemar trekking. Namun, setelah sampai di puncak bukitnya, rasa lelah akan lenyap sekejap ketika memandang langit biru, lautan luas, dan jejeran pulau yang sungguh memanjakan mata. Lanskap alam yang memikat hati itulah yang juga membuat Pulau Kelor menjadi tempat yang syahdu untuk berburu fotografi sekaligus menenangkan pikiran.

 

2.Snorkeling di Taka Makassar

(Pukul 11.00-12.30 WITA)

 

Sumber Foto: wanderintwo.com

 

Snorkeling di Taka Makassar akan menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi peserta. Lautnya yang sejernih kristal membuat pemandangan bawah lautnya sangat terlihat jelas ketika melakukan snorkeling di sini. Hamparan terumbu karang yang dikelilingi dengan ikan-ikan kecil yang sedang berenang, akan membuat semua orang sadar betapa kayanya laut Indonesia. Selain itu, peserta dapat menyusuri Taka Makassar dengan telanjang kaki, agar merasakan lembutnya pasir putih yang menyelimuti pulau kecil ini nan timbul di tengah-tengah lautan.

Sesudah puas snorkeling menikmati kekayaan bahari bawah laut di Taka Makassar, peserta akan bersantap siang di atas kapal dengan masakan yang telah dibuat oleh kru kapal.

 

3.Snorkeling/Diving Bersama Pari Manta di Manta Point

(Pukul 13.00-15.00 WITA)

 

Sumber Foto: travel.tribunnews.com

 

Manta Point menjadi salah satu spot diving/snorkeling yang seru di Labuan Bajo. Sebab, saat menyelam di spot ini peserta akan ditemani dengan ikan pari khas Indonesia Timur, yaitu pari manta. Jika beruntung, peserta dapat menyaksikan secara langsung pari manta yang sedang menyantap koloni ubur-ubur. Oleh karena itu, perlu sekali membawa kamera underwater untuk mengabadikan momen langka ketika meyelam bersama pari manta, yang sedang berenang bebas di lautan biru.

 

4.Bersantai dan Menikmati Pemandangan Bintang Malam Hari di Pulau Kanawa

(Pukul 17.00-00.00 WITA)

 

Sumber Foto: gotripina.com

 

Kondisi Pulau Kanawa masih terlihat sangat alami. Sebab, air laut yang mengelilingi pulau ini sangat bening, sebening kaca. Dari atas dermaganya saja, peserta sudah disambut dengan ikan-ikan kecil yang berenang dan hamparan terumbu karangnya di dalam lautnya. Oleh karena itu, Pulau Kanawa menjadi tempat yang seru untuk berenang, snorkeling, dan diving.

Tidak hanya keindahan lautnya saja, pemandangan langit malam harinya juga tidak kalah mempesona. Sebab, saat setelah lewat jam 11 malam, seisi pulau hanya akan diterangi dengan hamparan cahaya bintang yang makin membuat suasana semakin romantis. Maka dari itu, peserta wajib mencoba menghabiskan malam di pulau ini, dengan menginap di bungalow atau menyewa tenda yang telah disediakan oleh pengelola wisata.

Untuk malam ketiga, peserta akan bermalam di atas kapal. Peserta dapat menikmati waktu bebas sambil makan malam di atas kapal, kemudian istirahat tidur malam di tempat tidur yang tersedia di dalam kapal. Kapal akan berlabuh di sekitar dermaga Pulau Kanawa sampai keesokan paginya.

  

Hari 4: Desa Adat Liang Ndara – Exotic Komodo Souvenir Shop

Di hari terakhir, kapal akan mengantar peserta kembali ke Pelabuhan Labuan Bajo. Dan, tiba di Pelabuhan Labuan Bajo pada pukul 07.30 WITA, untuk melanjutkan perjalanan dengan transportasi darat. Sebelum melanjutkan perjalanan, peserta singgah sebentar di rumah makan lokal sekitar pelabuhan untuk mengisi perut. Baru setelah itu, peserta berangkat menuju Desa Adat Liang Ndara, yang dilanjutkan dengan sesi berbelanja cinderamata di pusat oleh-oleh terdekat.

1.Jelajah Budaya Lokal dan Menonton Pertunjukan Tradisional di Desa Adat Liang Ndara

(Pukul 10.00-12.00 WITA)

 

Sumber Foto: phinemo.com

 

Ingin merasakan nuansa kebudayaan lokal nan otentik? Kalau begitu, Desa Adat Liang Ndara menjadi atraksi wisata budaya yang wajib dimasukkan dalam daftar saat berlibur ke Labuan Bajo. Kearifan lokal warganya saja sudah terasa saat sudah sampai di depan pintu masuk. Setibanya di pa’ang atau pintu masuk menuju desa adat, peserta akan langsung disambut oleh ketua adat. Penyambutan itu juga dibarengi dengan pemberian selendang etnik khas daerah Manggarai kepada tiap peserta, sebagai bentuk ucapan selamat datang. Di samping itu, peserta juga akan diberikan sopi atau tuak lokal dari pohon enau dan pinang sirih. Sambutan yang ramah itu merupakan upaya menjaga tradisi masyarakat adat Manggarai Barat.

 

Sesudah sesi penyambutan oleh ketua adat, peserta akan diajak menonton berbagai penampilan seni yang telah dipersiapkan warga desanya. Salah satu tari tradisional yang populer adalah pertunjukan Tari Caci. Tari Caci adalah sebuah tarian ritual yang dimainkan oleh para pria dengan saling mencambuk. Ada filosofi yang terkandung dalam tarian tersebut, yaitu jika terkena cambuk jangan menyalahkan orang, tetapi harus melihat ke dalam diri sendiri apakah diri sendiri punya kesalahan terhadap orang lain.

2.Berbelanja Oleh-oleh di Exotic Komodo Souvenir Shop

(Pukul 13.00-14.30 WITA)

 

Sumber Foto: tripboba.com

 

Sebelum pulang ke rumah, ada baiknya membawa oleh-oleh khas Labuan Bajo untuk membahagiakan diri sendiri, maupun juga berbagi kebahagiaan bersama keluarga dan teman-teman. Tidak perlu kesulitan mencari oleh-oleh khas Labuan Bajo karena konsep Exotic Komodo Souvenir Shop menawarkan sensasi berbelanja oleh-oleh hanya di satu tempat saja. Di Exotic Komodo Souvenir Shop, ada banyak aneka oleh-oleh khas Labuan Bajo yang dapat dibeli, berupa kain tenun Songke aneka motif, kerajinan mutiara asli Labuan Bajo, serta gantungan kunci, kaos, tas, dan sandal dengan motif lokal khas NTT. Selain aksesoris dan produk fashion, peserta juga dapat berbelanja Kopi Manggarai dan cemilan-cemilan enak khas NTT. Selain itu, keuntungan berbelanja di sini ialah letaknya yang sangat strategis karena berdekatan dengan Bandara Labuan Bajo.

Usai menikmati liburan di Labuan Bajo, peserta akan pulang dengan jiwa dan raga yang segar dan siap kembali berproduktivitas.

 

Kesaksian iman Kristen - Keberuntungan dan Kemalangan

 

Aku dilahirkan dalam sebuah keluarga miskin di sebuah desa di pedesaan Tiongkok. Oleh karena kesulitan ekonomi keluargaku, kadang-kadang aku harus tidak makan, apalagi menikmati cemilan dan mainan. Terlebih lagi, semua pakaianku merupakan warisan kakak perempuanku. Oleh karena pakaiannya biasanya kebesaran untukku, teman-teman sekelasku akan menertawakanku dan menolak bermain denganku. Aku sangat menderita sepanjang masa kecilku. Sejak saat itu, aku bertekad dalam hati: Saat aku tumbuh dewasa nanti, aku harus menghasilkan banyak uang dan menonjol di atas rekan-rekanku. Aku tidak akan membiarkan orang lain memandang rendah diriku lagi. Oleh karena keluargaku tidak punya uang, aku terpaksa putus sekolah sebelum lulus SMP dan bekerja di sebuah pabrik obat di kota kabupaten. Untuk menghasilkan lebih banyak uang, aku sering bekerja lembur hingga pukul 9 atau 10 malam, tetapi, meskipun sudah berusaha keras, aku hanya mendapatkan upah sedikit sekali. Pada suatu ketika, aku mendengar bahwa kakak perempuanku dalam lima hari menjual sayuran dapat menghasilkan apa yang aku hasilkan dalam sebulan, jadi aku berhenti dari pekerjaanku di pabrik obat dan mulai menjual sayuran. Setelah beberapa saat, aku mendapati bahwa aku dapat menghasilkan lebih banyak uang dengan menjual buah-buahan, jadi aku memutuskan untuk memulai bisnis buah-buahan. Setelah aku menikah dengan suamiku, kami membuka restoran kami sendiri. Aku berpikir bahwa karena sekarang aku sudah punya restoran, aku akan bisa menghasilkan lebih banyak uang. Begitu aku bisa mendapatkan penghasilan yang cukup besar, aku secara alami akan mendapatkan kekaguman dan rasa hormat dari rekan-rekanku dan, pada saat yang sama, aku juga akan bisa menjalani gaya hidup kelas atas. Namun, setelah mengelola bisnis untuk sementara waktu, aku mendapati bahwa kami tidak dapat menghasilkan uang sebanyak itu. Aku mulai cemas dan khawatir. Kapan aku bisa menjalani kehidupan yang akan dikagumi oleh orang lain?

…………

 

Membaca teks lengkapnya:

id.godfootsteps.org/testimonies/fortune-and-misfortune.html

 

Apakah Kamu Ingin Menjadi Umat kerajaan surga? Perhatikan Film Kristen Kisah nyata - Ia Akan Memberitahu Anda Jalan untuk Menjadi Umat Kerajaan Surga.

Pickles, fresh fruits and other halal food

Bolu Macan (Tiger Cake) 老虎粄 created by Hakka Bangka客家邦加, Indonesia. It is served in Chinese New Year especially in Tiger Year of Chinese Calender . See the article bukjam.wordpress.com/2010/02/16/kue-khas-bangka-belitung-2/

Saurnafood.com—Keripik merupakan cemilan yang banyak disukai oleh semua orang. Keripik bisa menjadi teman untuk nonton tv, ngobrol bersama sahabat, atau bahkan menemani Anda saat bekerja. cemilan jenis keripik ini sangat banyak macam dan rasanya. Salah satu keripik yang paling banyak disukai a...

 

www.saurna.com/cara-membuat-keripik-kentang-renyah-dan-mu...

Open Trip Labuan Bajo 2023 Dari Jakarta, Open Trip Labuan Bajo Dari Surabaya, Open Trip Labuan Bajo Desember 2021, Open Trip One Day Labuan Bajo, Open Trip Labuan Bajo Dan Wae Rebo

Paket Wisata Sailing Tour Labuan Bajo 2 Hari 1 Malam Berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo

Peserta berkumpul terlebih dahulu di Pelabuhan Labuan Bajo untuk menunggu kapal.

Kemudian, peserta akan naik kapal yang telah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas memadai, sesuai dengan permintaan dan kebutuhan peserta. Selanjutnya, peserta menghabiskan waktu liburan di Labuan Bajo sembari merasakan sensasi menginap di kapal selama 1 malam.

Hari 1: Taka Makassar – Manta Point – Long Beach – Pulau Padar

1.Snorkeling di Taka Makassar

(Pukul 08.00-10.00 WITA)

  

Sumber Foto: islander.io

 

Daya tarik Taka Makassar adalah bentuk pulaunya yang unik menyerupai bulan sabit. Bentuk pulaunya juga seakan-akan timbul dari permukaan lautan. Uniknya lagi, keberadaan pulau ini hanya akan terlihat apabila air laut mengalami pasang surut. Walaupun pulaunya sangat kecil dan terbatas, keelokannya semakin bertambah dengan adanya pasir putih yang menyelimutinya. Selain itu, peserta dapat menyelami air lautnya yang jernih melalui kegiatan snorkeling. Di balik lautnya yang jernih itulah tersimpan surga terumbu karang bagi kehidupan hewan-hewan laut kecil.

 

2.Diving dan Berinteraksi dengan Ikan Pari di Manta Point

(Pukul 10.00-12.30 WITA)

 

Sumber Foto: Liputan6.com

 

Di sini, peserta dapat menyaksikan secara langsung kerumunan manta ray (ikan pari khas Indonesia Timur) berenang bebas di lautan biru. Tidak hanya melihat, tetapi peserta juga dapat membelai dan memberi makan manta ray apabila memiliki keberanian untuk berinteraksi langsung. Manta ray juga tak jarang dikerubungi ubur-ubur, karena ubur-ubur adalah makanan utamanya. Jika beruntung, peserta dapat mengamati gerombolan pari manta yang sedang asyik menyantap koloni ubur-ubur.

Dengan deretan terumbu karangnya yang cantik juga biota lautnya yang beragam, spot ini menjadi spot diving menarik di Labuan Bajo. Kekayaan baharinya yang sangat menawan hati pantas sekali diabadikan dengan kamera bawah air.

 

Usai bersenang-senang di bawah laut, peserta akan menyantap makan siang dengan masakan yang telah dimasak oleh kru kapal.

 

3.Berjemur dan Berenang Santai di Long Beach

(Pukul 14.30-16.00 WITA)

 

Sumber Foto: ntt.indonesiasatu.id

 

Pantai ini sungguh unik karena pasirnya yang berwarna pink. Keunikan itu bisa terjadi karena butir-butir pasir putihnya bercampur dengan terumbu karang berwarna merah yang sudah mati. Semakin dekat dengan laut, warna pasirnya semakin terlihat pink.

Di pantai ini, peserta dapat menyejukkan diri dengan bermain air dan berenang. Ataupun, mencoba berjemur di atas pasir dan membiarkan tubuh terpapar sinar matahari agar memperoleh warna kulit yang eksotis.

 

4.Trekking dan Menikmati Sunset di Pulau Padar

(Pukul 16.30-19.00 WITA)

 

Sumber Foto: superadventure.co.id

 

Pulau Padar menjadi salah satu spot foto instagramable yang paling dicari, karena pesona keindahan alamnya yang mengagumkan. Apalagi jika sudah berada di kawasan puncaknya, para peserta akan terlena dengan buaian angin semilir yang menemani indahnya pemandangan langit berwarna jingga, laut biru yang jernih, serta hamparan bukit yang mengelilingi Pulau Padar saat sore hari. Tidak hanya itu, atmosfernya yang fenomenal dapat dimanfaatkan untuk momen bersantai-santai ataupun melakukan fotografi. Namun, sebelum mencapai puncaknya, peserta harus berjuang melalui jalur trekking yang cukup sulit. Oleh sebab itu, Pulau Padar menjadi lokasi yang sempurna bagi para penggemar trekking.

 

Saat malam hari, peserta akan bersantap malam, kemudian beristirahat dan tidur malam di tempat tidur yang telah tersedia di dalam kapal. Kapal akan bermalam di sekitar perairan Pulau Padar.

 

Hari 2: Taman Nasional Komodo – Exotic Komodo Souvenir Shop

Setelah mandi dan sarapan pagi di atas kapal, peserta akan kembali diajak berlayar ke Pulau Komodo.

1.Melihat Satwa Purba Dari Dekat di Taman Nasional Komodo

(Pukul 08.00-10.00 WITA)

 

Sumber Foto: travel.kompas.com

Taman Nasional Komodo menjadi salah satu daya tarik wisata yang populer di Labuan Bajo. Sebab, kawasan ini merupakan habitat asli satwa purba buas yang sudah langka di Indonesia. Oleh karena itu, satwa komodo sangat dilindungi di kawasan ini. Sembari menikmati hutannya yang masih asri, peserta akan didampingi oleh ranger (pawang) untuk melihat komodo dari jarak dekat. Tidak perlu khawatir, karena para ranger sudah memahami karakteristik komodo. Dengan tuntunan mereka, peserta dapat berfoto bersama komodo dari jarak beberapa meter dalam suasana yang tenang. Peserta juga dapat menyaksikan secara langsung betapa buasnya komodo saat diberi umpan daging oleh ranger. Dengan demikian, peserta akan memperoleh wawasan luas tentang habitat dan cara hidup satwa komodo, sambil merasakan sensasi bertualang nan menyenangkan dalam melakukan pencarian satwa-satwa komodo di dalam hutan.

Setelah puas berkeliling di Taman Nasional Komodo, kapal akan mengantar peserta kembali ke Pelabuhan Bajo, untuk melanjutkan perjalanan dengan transportasi darat menuju toko oleh-oleh khas Labuan Bajo. Di tengah perjalanan, peserta akan singgah sebentar di restoran lokal untuk makan siang.

 

2.Belanja Oleh-oleh di Exotic Komodo Souvenir Shop

(Pukul 14.00-15.30 WITA)

 

Sumber Foto: discoveryourindonesia.com

 

Seusai berwisata di Labuan Bajo, peserta akan diajak ke Exotic Komodo Souvenir Shop, yang lokasinya dekat dengan Bandara Labuan Bajo. Di sini, peserta dapat berbelanja oleh-oleh khas Labuan Bajo dan Nusa Tenggara Timur, seperti kerajinan mutiara asli Labuan Bajo, kain tenun khas Nusa Tenggara, gantungan kunci, kaos, tas, sandal, kopi khas daerah Manggarai, serta cemilan-cemilan khas NTT. Tidak ribet mencari oleh-oleh di toko ini, sebab tiap bagian ruangan sudah ditentukan penataan jenis oleh-olehnya. Dengan begitu, peserta akan merasa nyaman dalam berbelanja berbagai macam oleh-oleh khas Labuan Bajo, hanya di satu tempat saja.

Selesai berwisata di Labuan Bajo, peserta akan kembali pulang dengan sejuta kenangan berharga.

 

Paket Wisata Labuan Bajo 3 Hari 2 Malam Berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo

Peserta berkumpul terlebih dahulu di Pelabuhan Labuan Bajo untuk menunggu kapal.

Kemudian, peserta akan naik kapal yang telah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas memadai, sesuai dengan permintaan dan kebutuhan yang telah disepakati. Selanjutnya, peserta menghabiskan waktu liburan di Labuan Bajo sembari merasakan sensasi menginap di kapal selama 2 malam berturut-turut.

Hari 1: Pulau Padar – Long Beach – Pulau Rinca

1.Menjelajah dan Mendaki Pulau Padar

(Pukul 08.00-11.00 WITA)

 

Sumber Foto: merahputih.com

 

Peserta akan menjelajah Pulau Padar dengan melakukan trekking yang dapat meningkatkan kekuatan fisik tubuh. Walaupun jalur trekking-nya cukup sulit, perjalanan trekking di Pulau Padar tak akan membuat peserta merasa capek. Sebab, para peserta akan langsung dimanjakan dengan pemandangan laut biru kristal yang berpadu dengan keeksotisan hamparan bukitnya yang berwarna coklat. Oleh karena itu, suasananya yang rupawan dan menentramkan hati sangat pantas diabadikan dalam berbagai macam sudut pandang foto.

 

2.Berenang dan Snorkeling di Long Beach

(Pukul 11.30-13.00 WITA)

 

Sumber Foto: sironline.id

 

Usai lelah trekking di Pulau Padar, peserta dapat berleha-leha di atas taburan pasir berwarna pink di Long Beach. Pantai ini mudah dijangkau karena letaknya berada di balik bukit Padar. Sambil bersantai ria, peserta dapat menyejukkan diri dengan bermain air dan berenang di sekitar pantai. Selain itu, Long Beach juga menawarkan spot snorkeling yang aman, karena permukaannya yang landai.

Sehabis bersantai-santai di Long Beach, peserta akan makan siang di atas kapal kemudian berlayar menuju Pulau Rinca. Perjalanan ke Pulau Rinca akan ditempuh selama kurang lebih 2 jam.

 

3.Jelajah Pulau sambil Menelusuri Jejak Komodo di Pulau Rinca

(Pukul 15.00-17.00 WITA)

 

Sumber Foto: airport.id

 

Menjadi salah satu bagian dari gugusan kepulauan komodo, Pulau Rinca juga menjadi habitat asli satwa komodo. Walaupun populasi komodonya lebih sedikit dibandingkan di Pulau Komodo, satwa-satwanya akan lebih mudah ditemui di sini. Tidak perlu takut akan diterjang komodo buas, sebab di sini peserta akan dipandu dengan para ranger (pawang) yang sudah berpengalaman mengenali karakteristik komodo. Ranger akan membawa peserta melihat lebih dekat serta mempelajari cara hidup para komodo yang berkeliaran.

Tidak hanya menelusuri jejak komodo, peserta juga dapat melakukan trekking di Pulau Rinca. Pilihan jalur trekking-nya bervariasi, mulai dari trekking pendek, medium, sampai panjang, yang dapat disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing peserta agar mengecilkan resiko kecelakaan nantinya. Trekking akan semakin asyik karena ditemani dengan keindahan pemandangan hamparan laut biru yang berpadu dengan perbukitan nan istimewa.

Malamnya, kapal akan berlabuh di sekitar dermaga Pulau Rinca agar peserta dapat beristirahat malam dengan tenang di atas kapal.

 

Hari 2: Gili Lawa Darat – Taka Makassar – Manta Point – Pulau Kalong

Usai mandi dan sarapan pagi di atas kapal, peserta akan berangkat melanjutkan kembali berwisata bahari di Labuan Bajo.

1.Hiking di Gili Lawa Darat

(Pukul 07.00-10.00 WITA)

 

Sumber Foto: Flickr/Untung Sihombing

 

Setiba di Gili Lawa Darat, pertama-tama peserta akan disapa dengan bentangan garis pantai yang bertaburkan pasir putih nan lembut. Lalu, peserta akan diajak hiking selama kurang lebih 1 jam agar sampai ke puncak bukitnya. Dari atas puncak bukitnya itulah akan terbentang pemandangan yang sungguh mempesona. Pemandangan perbukitan yang membelah laut sebiru berlian, merupakan harta karun berharga di Gili Lawa yang mampu menambah kedamaian jiwa. Tidak hanya itu, hembusan angin lembut yang menggoyang-goyangkan rumput-rumput di padang savana, juga akan menyejukkan tubuh yang penat sehabis hiking.

Padang savana ini memiliki nuansa yang berbeda saat musim kemarau dan musim hujan. Pada saat musin kemarau, savananya akan dihiasi dengan rumput-rumput yang berwarna coklat. Sedangkan pada musim hujan, rumput-rumputnya akan terlihat berwarna hijau di sepanjang bukit.

 

2.Berenang & Snorkeling di Taka Makassar

(Pukul 11.00-13.00 WITA)

 

Sumber Foto: boatcharterkomodo.com

 

Jangan meremehkan kecilnya Taka Makassar. Sebab, di pulau pasir timbul inilah peserta dapat melihat secara nyata surga terumbu karang yang menjadi sumber kehidupan bagi ikan-ikan kecil, di bawah air lautnya yang sangat bening. Maka dari itu, Taka Makassar menjadi salah satu spot snorkeling favorit bagi para wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo. Selain snorkeling, peserta dapat menyusuri juga bersantai sejenak di atas pasir putihnya yang begitu lembut, bagai menghabiskan waktu luang di pulau milik sendiri.

Sesudah puas memandang keelokan terumbu karang, peserta akan menyantap makan siang di atas kapal, yang sudah disajikan oleh kru kapal. Usai dari Taka Makassar, kapal lanjut berlayar ke Manta Point untuk berjumpa dengan ikan pari khas Indonesia Timur.

 

3.Diving/Snorkeling bersama Pari Manta di Manta Point

(Pukul 13.00-15.00 WITA)

 

Sumbe Foto: Onenews.id

 

Kerumunan pari manta (ikan pari khas Indonesia Timur) yang berenang bebas di lautan biru dapat dengan mudah ditemui saat melakukan diving di Manta Point. Jika beruntung, peserta dapat mengamati koloni ubur-ubur yang mengerubungi ikan pari manta. Selain itu, membelai juga memberi makan pari manta juga patut dicoba agar memperoleh pengalaman yang tak terlupakan saat berinteraksi langsung dengan ikan manta. Tidak hanya disapa oleh ikan pari manta saja, peserta juga disambut dengan biota laut lainnya yang berenang mengelilingi aneka terumbu karang yang begitu elok.

 

4.Menyaksikan Kelelawar Beterbangan kala Langit Senja di sekitar Pulau Kalong

(Pukul 16.00-20.00 WITA)

 

Sumber Foto: labuanbajotour.com

Seperti namanya, Pulau Kalong adalah pulau yang menjadi tempat bersarang bagi banyak kelelawar dengan berbagai macam ukuran. Waktu terbaik untuk menyaksikan dan mengambil foto kelelawar-kelelawar tersebut beterbangan, yaitu pada saat sore hari menjelang malam. Pemandangannya dijamin cantik sekali karena pada saat senja, langit jingganya yang berpadu dengan warna biru gelap semakin elok karena berhiaskan para kelelawar yang berterbaran di angkasa.

Pada malam hari, peserta menikmati waktu bebas sembari menyantap makan malam, lalu beristirahat di tempat tidur yang telah tersedia di dalam kapal. Kapal akan bermalam di sekitar perairan Pulau Kalong.

 

Hari 3: Goa Batu Cermin – Komodo Gift Shop

Di hari terakhir, kapal akan mengantar peserta kembali ke Pelabuhan Labuan Bajo untuk melanjutkan perjalanan dengan transportasi darat. Sebelum melanjutkan perjalanan, peserta singgah sebentar di rumah makan lokal sekitar pelabuhan untuk mengisi perut. Baru setelah itu, peserta berangkat menuju Goa Batu Cermin, yang dilanjutkan dengan sesi berbelanja cinderamata di pusat oleh-oleh terdekat.

1.Menelusuri Fosil Biota Laut di Langit-langit Goa Batu Cermin

(Pukul 11.00-13.00 WITA)

 

Sumber Foto: ekonomi.bisnis.com

 

Mulanya, goa ini berada di bawah permukaaan laut, yang pada akhirnya muncul ke permukaan darat. Oleh karena itu, di sini peserta dapat menemukan banyak fosil binatang laut, khususnya fosil penyu. Selain itu, peserta akan takjub melihat dinding gua yang memantulkan cahaya bagai sebuah cermin. Pantulan cahaya tersebut dapat terjadi karena di dalam dinding Goa Batu Cermin terkandung banyak garam.

 

2.Berbelanja Oleh-oleh di Komodo Gift Shop

(Pukul 13.30-15.00 WITA)

 

Sumber Foto: indonesiatraveler.id

 

Sebelum pulang, jangan lupa menyempatkan diri berbelanja oleh-oleh khas Labuan Bajo. Di sekitar kawasan destinasi wisata Goa Batu Cermin, ada toko oleh-oleh yang menjual segala pernak-pernik khas NTT, bernama Galery Komodo Gift Shop. Produk- produk yang dijual sebagian besar merupakan hasil karya dari penduduk lokal. Produk- produk tersebut diantaranya berupa kain tenun khas NTT, sepatu dari tenun, perhiasan mutiara khas Nusa Tenggara, dekorasi pajangan dari kulit mutiara, kaos, topi, serta gantungan kunci dengan motif-motif khas NTT. Selain membeli berbagai macam produk aksesoris dan fashion, peserta juga dapat berbelanja berbagai makanan dan cemilan khas NTT di kedai restonya.

  

Usai menikmati liburan di Labuan Bajo, peserta akan pulang kembali ke kediaman masing-masing dengan memori yang sungguh berkesan di hati.

 

Paket Wisata Labuan Bajo 4 Hari 3 Malam Berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo

Peserta berkumpul terlebih dahulu di Pelabuhan Labuan Bajo untuk menunggu kapal.

Lalu, peserta akan naik kapal yang telah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas memadai, sesuai dengan permintaan dan kebutuhan peserta. Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo pada pukul 07.00 WITA, dan menempuh waktu perjalanan selama kurang lebih 2,5 jam ke Goa Rangko.

Hari 1: Goa Rangko – Gili Lawa

1.Berenang di Kolam Renang Bawah Tanah, Goa Rangko

(Pukul 11.00-13.00 WITA)

 

Sumber Foto: liburankemanaya.com

 

Goa Rangko bukan hanya sekedar gua. Ada harta karun tersembunyi di dalamnya. Saat memasuki goa, peserta akan dibuat terpukau dengan kecantikan kolam air asinnya yang berasal dari laut. Berenang di kolamnya bagaikan berenang di kolam pribadi, sebab lokasinya jauh dari keramaian. Sambil berendam di dalam kolam, peserta dapat menikmati stalagtit dan stalakmit Goa Rangko nan eksotis. Waktu terbaik untuk mendatangi Goa Rangko yaitu dari pukul 12.00 sampai dengan pukul 14.00. Karena pada saat itu, sinar matahari akan masuk ke celah-celah goa, sehingga kejernihan air kolamnya yang sangat biru tampak jelas.

 

Sebelum memasuki goa di siang hari, peserta dapat bersantai-santai dan istirahat sejenak di pesisir pantai Pulau Gusung. Lalu menyeberangi jembatan kayu panjang yang dibangun oleh penduduk lokal, untuk sampai ke Goa Rangko. Dari atas jembatan tersebut, peserta akan disuguhkan keelokan koral-koral di bawah air lautnya yang sangat jernih.

Setelah asyik berendam di dalam kolam Goa Rangko, peserta akan menyantap makan siang di atas kapal.

2.Jelajah Bukit dan Berburu Sun Set di Gili Lawa

(Pukul 16.00-19.00 WITA)

 

Sumber Foto: superadventure.co.id

 

Dari atas bukit Gili Lawa, peserta akan disuguhkan pemandangan sun set yang sungguh mempesona. Bentangan langit yang bependar jingga kemerah-merahan juga hembusan anginnya yang sepo-sepoi, akan menciptakan ketenangan yang damai dan tentram bagi pikiran dan hati. Namun, sebelum menikmati kesejukan dari atas Gili Lawa, peserta harus berjuang menempuh jalur yang berbukit-bukit. Tenang saja, perjuangan itu akan terbayarkan dengan pemandangan alamnya yang sangat luar biasa ketika sudah sampai di atas bukit.

Selesai menyaksikan keindahan sun set di Gili Lawa, kapal akan berlayar dan berlabuh di dermaga Pulau Komodo. Di Pulau Komodo tersebut, peserta akan menginap di homestay selama 2 hari ke depan. Sebelum istirahat tidur malam, peserta makan malam terlebih dahulu dengan hidangan yang sudah disajikan oleh pengelola homestay.

 

Hari 2: Taman Nasional Komodo – Pulau Seraya – Pulau Siaba – Long Beach

Usai mandi dan sarapan pagi di homestay, peserta akan kembali berlibur dan bersenang- senang ke berbagai atraksi wisata menarik di Labuan Bajo.

1.Berjumpa dengan Satwa Purba Langka di Taman Nasional Komodo

(Pukul 08.00-10.30 WITA)

 

Sumber Foto: Tirto.ID

Taman Nasional Komodo merupakan habitat asli satwa komodo yang hampir punah di Indonesia. Rugi sekali berlibur ke Labuan Bajo kalau belum berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Sebab, di sini peserta dapat melihat komodo yang berkeliaran bebas di hutan. Tentu saja keselamatan peserta terjamin karena akan dipandu dengan pawangnya. Pawang tersebut akan menuntun peserta menjelajahi hutan untuk mempelajari dan melihat satwa komodo secara langsung dari dekat. Sambil memberikan umpan daging kepada salah satu komodonya, pawang akan menjelaskan secara rinci mengenai karakteristik dan cara hidup komodo kepada peserta. Tidak hanya mempelajari, peserta juga mendapat kesempatan langka, yaitu berfoto bersama komodo, yang merupakan hewan purba langka di Indonesia, dari jarak beberapa meter.

 

2.Bersantai di Pantai Pulau Seraya

(Pukul 11.00-12.30 WITA)

 

Sumber Foto: superadventure.co.id

 

Pulau Seraya merupakan pulau resort yang indah. Pulau resort ini memiliki bungalow-bungalow yang memiliki konsep alami. Hal itu dapat dilihat dari atapnya yang berasal dari alang-alang dan dindingnya yang beranyamkan bambu. Tidak hanya menawarkan penginapan saja, pulau ini juga menawarkan ketenangan dan keteduhan bagi peserta. Deretan pohon nyiur yang melambai-lambai di pinggir pantai semakin menyejukkan hati dan pikiran yang penat. Di atas pasir putihnya yang lembut, peserta dapat bermalas-malasan sambil berjemur di bawah terik matahari, menikmati hangatnya sinar matahari saat siang hari. Momen bersantai-santai tersebut akan lebih apik lagi apabila ditemani dengan kuliner lezat yang telah dipesan di restoran. Selain bersantai-santai, peserta juga dapat berenang di lautnya. Tidak perlu takut tenggelam, karena ketinggian permukaan air lautnya hanya setinggi paha orang dewasa saat laut surut. Saat asyik berenang, peserta dapat menjumpai kerumunan ikan-ikan kecil warna- warni yang sungguh menggemaskan.

Untuk makan siang, peserta dapat memesan aneka menu makanan yang tersedia di restoran Pulau Seraya.

 

3.Diving/Snorkeling bersama Penyu di Pulau Siaba

(Pukul 13.00-14.30 WITA)

 

Sumbe Foto: komodoresort.com

 

Pulau Siaba adalah diving site yang terdapat di utara Pulau Komodo. Diving site ini sangat istimewa karena menawarkan pengalaman menyelam dengan sensasi yang amat menyenangkan. Ketika menyelam, peserta akan disuguhkan hamparan terumbu karang dengan bermacam-macam warna. Hamparan terumbu karang itulah yang menjadi habitat untuk sekuumpulan penyu. Oleh karena itu, Pulau Siaba mendapat julukan City of Turtle. Tidak heran kalau di sini, penyu-penyu amat mudah ditemui di antara koral-koral. Selain penyu, pulau ini juga menjadi habitat fauna laut lainnya, seperti sotong, jaran laut, ikan duyung, hiu koboi, ikan mandarin, dan masih banyak lagi biota laut lainnya yang menarik untuk diamati.

 

4.Menikmati Kecantikan Hamparan Pasir Pink Kala Senja di Long Beach

(Pukul 16.30-19.00 WITA)

 

Sumber Foto: nizrnizar.com

Sore hari enaknya berjalan-jalan menyusuri tepi pantai. Apalagi kalau pantainya bertaburkan pasir-pasir yang berwarna pink. Semakin dekat dengan laut, warna pasirnya semakin terlihat pink. Kecantikan hamparan pasir pink di pantai ini semakin kentara saat sore hari. Cocok sekali untuk mengambil beberapa foto dengan latar belakang yang sungguh memikat hati kala senja. Selain berfoto ria, peserta juga dapat bersenang-senang di sekitar pantai dengan berenang dan bermain air dengan keluarga dan sahabat.

Malamnya, kapal akan berlayar lagi ke Pulau Komodo untuk mengantar peserta kembali ke homestay masing-masing. Untuk makan malam, peserta dapat bersantap di homestay, lalu beristirahat agar tubuh terasa segar saat melanjutkan perjalanan keesokan hari.

 

Hari 3: Pulau Kelor – Taka Makassar – Manta Point – Pulau Kanawa

Setelah mandi dan sarapan pagi di homestay, peserta akan check out, lalu berangkat menikmati berbagai atraksi wisata bahari yang spektakuler di Labuan Bajo.

1.Trekking Menjelajahi Pulau Kelor

(Pukul 08.00-10.00 WITA)

 

Sumber Foto: travel.detik.com

 

Pulau Kelor menjadi salah satu tempat trekking yang menarik untuk dijelajahi. Peserta akan diajak melatih kebugaran tubuhnya melalui kegiatan trekking ke bukit, yang terletak di tengah pulau. Walaupun bukitnya terlihat kecil dan pendek, jalurnya memiliki banyak rintangan yang menantang bagi para penggemar trekking. Namun, setelah sampai di puncak bukitnya, rasa lelah akan lenyap sekejap ketika memandang langit biru, lautan luas, dan jejeran pulau yang sungguh memanjakan mata. Lanskap alam yang memikat hati itulah yang juga membuat Pulau Kelor menjadi tempat yang syahdu untuk berburu fotografi sekaligus menenangkan pikiran.

 

2.Snorkeling di Taka Makassar

(Pukul 11.00-12.30 WITA)

 

Sumber Foto: wanderintwo.com

 

Snorkeling di Taka Makassar akan menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi peserta. Lautnya yang sejernih kristal membuat pemandangan bawah lautnya sangat terlihat jelas ketika melakukan snorkeling di sini. Hamparan terumbu karang yang dikelilingi dengan ikan-ikan kecil yang sedang berenang, akan membuat semua orang sadar betapa kayanya laut Indonesia. Selain itu, peserta dapat menyusuri Taka Makassar dengan telanjang kaki, agar merasakan lembutnya pasir putih yang menyelimuti pulau kecil ini nan timbul di tengah-tengah lautan.

Sesudah puas snorkeling menikmati kekayaan bahari bawah laut di Taka Makassar, peserta akan bersantap siang di atas kapal dengan masakan yang telah dibuat oleh kru kapal.

 

3.Snorkeling/Diving Bersama Pari Manta di Manta Point

(Pukul 13.00-15.00 WITA)

 

Sumber Foto: travel.tribunnews.com

 

Manta Point menjadi salah satu spot diving/snorkeling yang seru di Labuan Bajo. Sebab, saat menyelam di spot ini peserta akan ditemani dengan ikan pari khas Indonesia Timur, yaitu pari manta. Jika beruntung, peserta dapat menyaksikan secara langsung pari manta yang sedang menyantap koloni ubur-ubur. Oleh karena itu, perlu sekali membawa kamera underwater untuk mengabadikan momen langka ketika meyelam bersama pari manta, yang sedang berenang bebas di lautan biru.

 

4.Bersantai dan Menikmati Pemandangan Bintang Malam Hari di Pulau Kanawa

(Pukul 17.00-00.00 WITA)

 

Sumber Foto: gotripina.com

 

Kondisi Pulau Kanawa masih terlihat sangat alami. Sebab, air laut yang mengelilingi pulau ini sangat bening, sebening kaca. Dari atas dermaganya saja, peserta sudah disambut dengan ikan-ikan kecil yang berenang dan hamparan terumbu karangnya di dalam lautnya. Oleh karena itu, Pulau Kanawa menjadi tempat yang seru untuk berenang, snorkeling, dan diving.

Tidak hanya keindahan lautnya saja, pemandangan langit malam harinya juga tidak kalah mempesona. Sebab, saat setelah lewat jam 11 malam, seisi pulau hanya akan diterangi dengan hamparan cahaya bintang yang makin membuat suasana semakin romantis. Maka dari itu, peserta wajib mencoba menghabiskan malam di pulau ini, dengan menginap di bungalow atau menyewa tenda yang telah disediakan oleh pengelola wisata.

Untuk malam ketiga, peserta akan bermalam di atas kapal. Peserta dapat menikmati waktu bebas sambil makan malam di atas kapal, kemudian istirahat tidur malam di tempat tidur yang tersedia di dalam kapal. Kapal akan berlabuh di sekitar dermaga Pulau Kanawa sampai keesokan paginya.

  

Hari 4: Desa Adat Liang Ndara – Exotic Komodo Souvenir Shop

Di hari terakhir, kapal akan mengantar peserta kembali ke Pelabuhan Labuan Bajo. Dan, tiba di Pelabuhan Labuan Bajo pada pukul 07.30 WITA, untuk melanjutkan perjalanan dengan transportasi darat. Sebelum melanjutkan perjalanan, peserta singgah sebentar di rumah makan lokal sekitar pelabuhan untuk mengisi perut. Baru setelah itu, peserta berangkat menuju Desa Adat Liang Ndara, yang dilanjutkan dengan sesi berbelanja cinderamata di pusat oleh-oleh terdekat.

1.Jelajah Budaya Lokal dan Menonton Pertunjukan Tradisional di Desa Adat Liang Ndara

(Pukul 10.00-12.00 WITA)

 

Sumber Foto: phinemo.com

 

Ingin merasakan nuansa kebudayaan lokal nan otentik? Kalau begitu, Desa Adat Liang Ndara menjadi atraksi wisata budaya yang wajib dimasukkan dalam daftar saat berlibur ke Labuan Bajo. Kearifan lokal warganya saja sudah terasa saat sudah sampai di depan pintu masuk. Setibanya di pa’ang atau pintu masuk menuju desa adat, peserta akan langsung disambut oleh ketua adat. Penyambutan itu juga dibarengi dengan pemberian selendang etnik khas daerah Manggarai kepada tiap peserta, sebagai bentuk ucapan selamat datang. Di samping itu, peserta juga akan diberikan sopi atau tuak lokal dari pohon enau dan pinang sirih. Sambutan yang ramah itu merupakan upaya menjaga tradisi masyarakat adat Manggarai Barat.

 

Sesudah sesi penyambutan oleh ketua adat, peserta akan diajak menonton berbagai penampilan seni yang telah dipersiapkan warga desanya. Salah satu tari tradisional yang populer adalah pertunjukan Tari Caci. Tari Caci adalah sebuah tarian ritual yang dimainkan oleh para pria dengan saling mencambuk. Ada filosofi yang terkandung dalam tarian tersebut, yaitu jika terkena cambuk jangan menyalahkan orang, tetapi harus melihat ke dalam diri sendiri apakah diri sendiri punya kesalahan terhadap orang lain.

2.Berbelanja Oleh-oleh di Exotic Komodo Souvenir Shop

(Pukul 13.00-14.30 WITA)

 

Sumber Foto: tripboba.com

 

Sebelum pulang ke rumah, ada baiknya membawa oleh-oleh khas Labuan Bajo untuk membahagiakan diri sendiri, maupun juga berbagi kebahagiaan bersama keluarga dan teman-teman. Tidak perlu kesulitan mencari oleh-oleh khas Labuan Bajo karena konsep Exotic Komodo Souvenir Shop menawarkan sensasi berbelanja oleh-oleh hanya di satu tempat saja. Di Exotic Komodo Souvenir Shop, ada banyak aneka oleh-oleh khas Labuan Bajo yang dapat dibeli, berupa kain tenun Songke aneka motif, kerajinan mutiara asli Labuan Bajo, serta gantungan kunci, kaos, tas, dan sandal dengan motif lokal khas NTT. Selain aksesoris dan produk fashion, peserta juga dapat berbelanja Kopi Manggarai dan cemilan-cemilan enak khas NTT. Selain itu, keuntungan berbelanja di sini ialah letaknya yang sangat strategis karena berdekatan dengan Bandara Labuan Bajo.

Usai menikmati liburan di Labuan Bajo, peserta akan pulang dengan jiwa dan raga yang segar dan siap kembali berproduktivitas.

 

1 3 4 5 6 7 ••• 79 80