View allAll Photos Tagged ForumSalafy
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya setiap amal memiliki masa semangat dan setiap semangat memiliki penurunan, maka barangsiapa yang ketika turun semangat terarah kepada sunnahku, dia akan mendapat petunjuk, dan barangsiapa yang ketika turun semangat terarah kepada selainnya, maka dia akan binasa.” (HR. Ahmad dan al-Baihaqy, dan dinilai shahih oleh al-Albany) Sabda Nabi shallallahu alaihi was sallam kepada Abdullah bin Amr radhiyallahu anhuma: “Janganlah engkau seperti si fulan, dia dahulu biasa mengerjakan shalat malam lalu dia meninggalkannya.” (HR. al-Bukhary dan Muslim) Nabi juga bersabda: "Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah yang paling kontinu walaupun sedikit.” (HR. al-Bukhary dan Muslim) Dikutip dari forumsalafy.net *) Diantara faedah kajian Cimahi bersama Ustadz Abu Yasir Wildan hafizhahullah. via Instagram ift.tt/1QoJOQu
USAHA-USAHA MERAIH KEIKHLASAN Abu Hazim Salamah bin Dinar Al-A’raj rahimahullah berkata: “Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu (yang boleh disembunyikan -pent) sebagaimana engkau berusaha menyembunyikan keburukan-keburukanmu.” Ibnul Qoyyim rahimahullah menjelaskan: “Menampakkan keadaan diri kepada manusia bagi orang-orang yg jujur merupakan kedunguan dan kelemahan, dan itu merupakan bagian-bagian jiwa dan syetan. Orang-orang yang jujur dan memiliki tekat membaja mereka lebih bersungguh-sungguh menyembunyikan kebaikan dibandingkan usaha orang-orang yang punya harta untuk menyembunyikan harta mereka.” (Hayaatus Salaf, hal. 254) WhatsApp Salafy Indonesia Channel Telegram || bit.ly/ForumSalafy via Instagram ift.tt/1RaBuJS
PESAN RINGKAS BUAT SEMUA PELAKU BOM BUNUH DIRI Seandainya sabuk peledak merupakan jalan ringkas menuju syurga, pasti orang yang mengirimmu tidak akan membiarkan dirimu mengambilnya. Tetapi karena sempurna sudah ketertipuanmu, para dedengkotmu memperalatmu, dan dangkalnya ilmu agamamu, hingga merekapun mengantarkan dirimu ke neraka dengan jalan yang paling pendek. Ketika ideologi "takfir" (gampang mengkafirkan orang lain) mengalahkan cara berfikir yang sehat, maka fungsi masjid untuk mengumandangkan takbir berubah menjadi tempat peledakan atau pengeboman. Itu adalah akal-akal yang kita tidak tahu bagaimana bisa dengan mudahnya diyakinkan (baca; ditipu -pent) bahwa syurga berada di atas jasad-jasad kaum Muslimin yang tidak bersalah. Celaka kalian wahai para pembunuh... رسالة لكل انتحاري لو كان الحزام الناسف طريق مختصر للجنّة، ما تركه لك الذي أرسلك. ولكن تم خداعك واستغلال سذاجتك وقلّة علمك حتى أوصلوك للنار بأقصر الطرق. حينما يتغلب "التكفير" على "التفكير" تتحول المساجد من"التكبير" إلى "التفجير" عقول لا ندري كيف تم إقناعها أن الجنّة فوق جثث المسلمين! سُحقا لكم أيها القتلة... Saluran Telegram "Rudud Manhajiyyah" WhatsApp Salafy Indonesia || forumsalafy.net Channel Telegram || bit.ly/ForumSalafy #ForumSalafy #terrorist #khawarij #takfiri #bomb #bom #semangatsenin via Instagram ift.tt/1PrBGlg
AGAR KALIAN MENCARI AKHIRAT DENGANNYA Kalimat yang pantas untuk ditulis dengan airmata, perkataan sahabat yang para Malaikat malu kepada beliau, Pemilik dua cahaya yang Allah telah meridhainya. Utsman Bin Affan radhiyallau' anhu berkata pada salah satu khutbah yang beliau sampaikan di akhir hayatnya : "Sesungguhnya Allah memberikan dunia kepada kalian itu agar kalian mencari akhirat dengannya, dan tidaklah Allah memberikannya kepada kalian agar kalian condong kepadanya. Sesungguhnya dunia itu akan binasa sementara akhirat itu abadi. Janganlah dunia yang fana ini menjadikan kalian sombong, dan jangan pula menyibukkan kalian dari yang abadi (akhirat). Dan pilihlah oleh kalian yang abadi daripada yang fana! Karena dunia ini akan putus dan sesungguhnya tempat kembalinya adalah kepada Allah. Bertakwalah kalian kepada Allah, karena sesungguhnya takwa kepada-Nya itu adalah benteng pelindung dari siksaan-Nya, dan perantara di sisi-Nya. Dan hati-hatilah kalian dari sifat cemburu dari Allah (Jangan bermaksiat kepadaNya). Berpeganglah kalian dengan jamaah kalian (pemerintah), janganlah kalian menjadi berpartai-partai. (Allah berfirman) : . . وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًاَ . "Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara" (QS. Ali Imran 103) Al-Bidayah wa An-Nihayah 7/241) Kunjungi Selengkapnya || ift.tt/1WNXdrK Channel Telegram || bit.ly/ForumSalafy Fawaaid lainnya : www.happyislam.com via Instagram ift.tt/1qIrgEG
HIKMAH BUKAN MAKSUDNYA MELEMBEKKAN URUSAN DAN MENELANTARKANNYA Asy-Syaikh Rabi’ bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah Bukanlah yang dimaksud dengan hikmah adalah sikap lembek dalam menghadapi perkara-perkara, menelantarkannya, bersikap basa basi, dan semisalnya, yang menyeret kepada penelantaran dakwah dan termasuk sikap mengalah yang disebutkan oleh Allah kepada Rasul-Nya yang mulia: ﻭَﺩُّﻭﺍ ﻟَﻮْ ﺗُﺪْﻫِﻦُ ﻓَﻴُﺪْﻫِﻨُﻮﻥَ. “Mereka sangat ingin agar engkau mau mengalah lalu mereka juga akan mengalah.” (QS. Al-Qalam: 9) Di sana para ulama mengatakan bahwa yang boleh adalah “mudarah” yaitu engkau mengalah dalam urusan duniamu demi tetap menegakkan agama. Adapun sikap “mudahanah” adalah mengalah dalam urusan agama demi meraih dunia dan yang berkaitan dengannya. Maka hendaklah kita benar-benar mewaspadai sikap mudahanah dan pelembekan dakwah. Dan tidak masalah terkadang ada sedikit sikap kuat (tegas) dalam mendakwahkan agama Allah Tabaraka wa Ta’ala jika memang keadaannya menuntut demikian, tidak pada setiap keadaan. Maka orang yang selalu menggunakan cara kelembutan maka orang ini melembekkan dakwah. Sedangkan orang yang menjadikan sikap keras terus-menerus maka dia ini akan membuat dakwah tertolak. ... Masing-masing tempat memiliki ucapan sendiri yang sesuai. Dan seorang yang bijak adalah yang meletakkan segala sesuatu sesuai dengan tempatnya. Jadi tidak dengan kelembutan yang melembekkan dakwah dan melemahkannya, dan juga tidak dengan sikap keras yang membuat orang lari darinya. Seorang mu’min selalu bersikap pertengahan dan menangani perkara-perkara dan menata sikap hikmah agar mendakwahkan agama Allah Tabaraka wa Ta’ala bisa berjalan di tengah-tengah barisan manusia dengan cara terbaik dan paling indah. Ini yang bisa aku sampaikan dalam masalah ini. Dikutip dari Telegram bit.ly/ForumSalafy via Instagram ift.tt/1T6eefH
SEMBUNYIKANLAH KEBAIKAN-KEBAIKANMU Abu Hazim Salamah bin Dinar al-A'raj rahimahullah berkata : " Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu (yang boleh di sembunyikan -Pen) sebagaimana engkau menyembunyikan kejelekan-kejelekanmu." Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan " Menampakan keadaan diri pada manusia bagi orang-orang yang jujur merupakan kedunguan dan kelemahan, dan itu merupakan bagian-bagian jiwa dan setan. Orang-orang yang jujur dan mempunyai tekat membaja mereka lebih bersungguh-sungguh menyembunyikan kebaikan dibandingkan usaha orang-orang yang punya harta untuk menyembunyikan harta mereka ". [ Hayaatus Salaf, hal. 254] WhatsApp Salafy Indonesia || forumsalafy.net Channel Telegram || bit.ly/ForumSalafy #repost #imagereposted #amal #ibadah #nasehat #ikhlas #tawadhu #quote #islamquote #quotes #instaquote #salafy #ahlussunnah via Instagram ift.tt/1nqlYw5
DIANTARA SEBAB LABILNYA SESEORANG DALAM BERPRINSIP DENGAN MANHAJ SALAF ▶ Kelemahan wawasan pengetahuan ilmiah. ▶ Minimnya pengetahuan tentang hukum-hukum syariat. ▶ Cara pandang -(menurut prasangka pribadi)- dalam rangka suatu kemaslahatan, padahal realitanya akan mengantarkan kepada kerusakan. Mungkin juga, maslahat yang ia pandang baik tersebut ternyata tidak sesuai syariat. Hal ini terjadi pada tendensi pribadi, duniawi, ataupun terkait kepentingan umum. Hawa Nafsu (dorongan jiwa) ▶ Prasangka hati, bahwa ada metode khusus yang akan bisa memperbaiki keadaan yang dimaksud. Ia memandang bisa menempuh jalan tengah ataupun memposisikan diri di blok yang netral. Padahal sangat nyata kalau justru dirinya itu lebih cenderung bersama golongan yang kontra kebenaran dibanding saudara-saudaranya (Salafiyyin). Alhasil dirinya terjerumus didalam kebingungan (labil). Sebab-sebab yang tersembunyi: “Kurangnya kejujuran, enggannya mengikuti nasehat Ulama, rendahnya sikap pemuliaan terhadap Ulama, dan tidak menyandarkan berbagai masalah dan problematika umat kepada Ulama. ▶ Lemahnya kesabaran dalam berpijak diatas Kebenaran (Al-Haq). ▶ Kelemahan keyakinan. Tergesa-gesa. ▶ Intensitas yang tinggi dalam perdebatan WhatsApp Salafy Indonesia || ift.tt/1N3BcvT Channel Telegram || bit.ly/ForumSalafy via Instagram ift.tt/1mRJtOD
BAGAIMANA SEORANG MUSLIMAH MEMILIH PENDAMPING HIDUPNYA Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Pertanyaan: Bagaimana cara seorang wanita muslimah yang mencintai Allah dan beriman kepada-Nya untuk memilih pendamping hidup (suami) dan apa saja kriterianya? Mohon penjelasannya untuk kami, semoga Anda mendapatkan pahala dan semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan. Jawaban: Hendaknya dia mencari pria yang baik dan dikenal kebaikannya, yang menjaga shalat, dan beraqidah yang baik. Hendaklah dia bertanya kepada orang yang terpercaya yang dia kenal yang benar-benar mengenalnya dengan baik ketika pria tersebut melamarnya. Dan seandainya dia yang melamar pria tersebut maka tidak masalah jika dia memang benar-benar mengenalnya dengan kebaikan dan istiqamah. Dia bisa mewasiatkan kepada walinya atau selain walinya bahwa dia menyetujui pinangannya, maka tidak masalah. Karena pernah seorang wanita menghadiahkan dirinya kepada Nabi shallallahu alaihi was sallam dan beliau tidak mempermasalahkan cara seperti itu. Dan ketika beliau tidak tertarik kepadanya maka beliau menikahkannya dengan orang lain. Umar radhiyallahu anhu juga pernah menawarkan putrinya Hafshah kepada ash-Shiddiq (Abu Bakr) dan Utsman setelah menjanda. Kemudian Nabi shallallahu alaihi was sallam yang menikahinya. Maksudnya seorang wanita tidak terlarang untuk memilih pria yang baik yang dikenal istiqamah agamanya untuk dirinya. Tapi dia tidak boleh melakukannya kecuali melewati walinya, walinyalah yang menikahkannya. Jika dia sepakat bersama walinya terhadap seorang pria yang baik, dan ini yang diharapkan. Dan walinya tidak boleh memaksanya untuk menikah dengan pria yang buruk, atau pria yang tidak dia sukai. Dia sendiri juga tidak boleh untuk memilih pria yang merugikan walinya atau menyebabkan berbagai masalah antara dia dengan walinya. Hendaknya dia menempuh cara yang baik dan memilih pria yang baik yang dengan memilihnya tidak akan menimbulkan masalah dan kerugian terhadap walinya. Saluran Telegram asy-Syaikh Fawaz al-Madkhaly hafizhahullah WhatsApp Salafy Indonesia || ift.tt/1Tz9EGj Channel bit.ly/ForumSalafy via Instagram ift.tt/1PcIyPQ
HAKEKAT SYUKUR NIKMAT Asy-Syaikh Muhammad Bazmul hafizhahullah berkata: Syukur nikmat memiliki lima rukun: Rukun Pertama: Mengakui nikmat dan menyaksikannya. Rukun Kedua: Mengakui yang memberi nikmat. Rukun Ketiga: Mengakui pihak yang menjadi sebab sampainya nikmat itu kepadamu. Rukun Keempat: Menggunakan nikmat tersebut pada hal-hal yang membuat ridha pemberi nikmat (Allah Azza wa Jalla). Rukun Kelima: Menceritakan nikmat tersebut jika aman dari fitnah dan kedengkian. Manusia banyak yang tertipu ketika Allah memberikan nikmat kepada mereka, dan termasuk nikmat yang manusia banyak tertipu padanya adalah kesehatan dan waktu luang. Engkau bisa menjumpai orang yang badannya sehat namun dia tidak memanfaatkan kesehatannya untuk hal-hal yang diridhai oleh Allah. Demikian juga engkau bisa menjumpai orang yang memiliki waktu luang namun dia menyia-nyiakannya dan tidak menggunakannya untuk ketaatan kepada Allah dan mencari ridha-Nya, bahkan dia justru berusaha -kata mereka- memotong waktu dan membunuh waktu dengan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat di dunia dan tidak pula bermanfaat di akhirat berupa perkara yang sia-sia. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un." twitter.com/momalbaz/status/722564434695036929 WhatsApp Salafy Indonesia Channel Telegram || bit.ly/ForumSalafy via Instagram ift.tt/1YJvBCs
MENGAMBIL PELAJARAN DARI SEEKOR SEMUT Al-Allaamah Ibnul Utsaimin rahimahullah berkata: Syaikh kami yang penyabar Abdurrahman As-Sa’diy rahimahullah mengkabarkan kepada kami: Bahwasanya beliau menyebutkan kisah tentang Al-Kisaa’i, seorang imam Ahli Kufah di bidang ilmu nahwu, bahwasanya dulu beliau pernah belajar ilmu nahwu tapi tidak kokoh (tidak berhasil). Pada suatu hari dia mendapati seekor semut membawa makanannya dan ia membawanya sambil memanjat dinding. Dan setiapkali memanjat ia terjatuh, akan tetapi ia terus bersabar sampai ia berhasil melampaui rintangan ini dan berhasil memanjat dinding. Al-Kisaa’i berkata: “Semut ini terus bersabar hingga bisa mencapai tujuannya.” Maka ia terus bersabar hingga menjadi seorang imam dalam ilmu Nahwu. Oleh karena itu hendaknya kita wahai para penuntut ilmu selalu bersabar dan jangan berputus asa. Karena putus asa itu maknanya menutup pintu kebaikan. Dan sebaiknya kita tidak beranggapn jelek, bahkan kita mesti beranggapan baik dan menjanjikan kepada diri kita kebaikan. (Kitab Al-Ilmi 62) ForumSalafy.net #quotes #tumblr #semut #nasehat #sabar #semangat #struggle #salaf #sunnah #semut #kisah #ulama #salafy #ilmu #optimis #doa via Instagram ift.tt/1MGKdBC
FAHAMILAH KADAR DIRIMU Ibnu Rajab rahimahullah berkata: "Wahai anak Adam, jikalau engkau mengerti kadar dirimu, niscaya engkau tidak akan menghinakannya dengan berbagai kemaksiatan. Engkau adalah pilihan di antara makhluk-makhluk Allah. Dan bagimu, Jannah telah dipersiapkan." Lathaiful Ma'arif 183 ------------------ ▪قال ابن رجب -رحمه الله-: "ابن آدم لو عرفت قدر نفسك ما أهنتها بالمعاصي أنت المختار من المخلوقات ولك أعدت الجنة". [لطائف المعارف ١٨٣] #WhatsApp #Salafy #Indonesia || forumsalafy.net Channel Telegram || bit.ly/ForumSalafy . . . Gambar diambil di Masjid Al-Irsyad, kemarin... via Instagram ift.tt/1WP8HJ1