View allAll Photos Tagged puisi

lovely song 4u

bangunlah,

cawan yg pahit harus diminum

lebur hati dalam cinta

iklas adalah kedamaian

rasa sakit adalah pemurnian

akan hati yg putih dan jiwa bersih bersinar

 

(sepenggal puisi mariMaaar.....thank you)

http://www.flickr.com/photos/marimaaar/3634875422/

 

Medan city 34ºC Solar Halo

 

Puisi Doa

 

Jeritan Hati Seorang Hamba

yang Membutuhkan Perlindungan

 

Seperti hati yang terpenjara tak tahu harus bagaimana.

Mencoba untuk menyelesaikan, tapi semakin tak berujung.

Mencoba untuk membuktikan tapi sudah salah langkah sejak awal.

Mencoba untuk keluar tapi terikat seribu rantai.

Mencoba untuk berontak tapi bukan itu caranya.

Mencoba mencari jalan, hanya itu harapan tersisa.

 

Ya Tuhan...

Berilah aku kekuatan.

Maafkan aku dari segala dosa dan kesilapan..,

Walaupun aku sudah berteduh, tapi belum cukup untuk berlindung.

 

Jauhkan aku dari orang-orang yang menzolimi aku dan keluarga ku.

Jauhkan aku dari mereka yang suka mencaci maki.

Jauhkan aku dari orang-orang yang memupuk kebencian yang tak ada sudahnya.

Jauhkan aku dari orang-orang yang berhati batu.

Jauhkan aku dari orang yang bersifat arogan dan hanya mengandalkan kekuatan.

Jauhkan aku dari orang-orang penghasut yang penuh kelicikan.

Dan

Jauhkan aku dari orang-orang yang berkhianat bagaikan musuh dalam selimut.

 

Ya Tuhan......

Tunjukkan caraMu agar aku mendapatkan keadilan

Tunjukkan arahMu agar aku tidak terjebak.

Tunjukkan jalanMu agar aku bisa keluar dari sini.

Walaupun aku tau semua ini hanya DUNIA.

 

Karena aku tidak hanya ingin berteduh.

Tapi aku ingin berlindung.

Hanya Pelindungan Mu ya..الله

view in black bg: winartphotography.com/24

 

aku hanyalah biduk yang tak mampu arungi bentang samudra

selain tubuhku mulai lapuk

daya layarku tak terkembang

yang akhirnya teronggok dibibir pantai

dengan pasir didih yang menyakitkan

 

aku hanyalah biduk tua...

senyum sapa gelombang pasang yang dulu membentangkan niatku

menolehpun tak mungkin lagi

mati bersama angin darat yang buyarkan rasa

 

sungguh aku tak tahu

dikemanakan laraku kusembunyikan?

 

aku memang hanyalah biduk yang busuk

segala lumut kehidupan telah menggerogoti penampilan

masihkah ada waktuku tuk merapikan?

 

kuharap aku bisa arungi samudra walau sejenak

setelah itu tenggelam kedasar lautan keabadian

 

poem by: poncowae. thx om.

Nikon D90 | Sigma 10-20mm ƒ4-5.6 DC HSM

Ia akan tetap menjadi gubuk bagi mata yang memandang. Namun, ia dapat menjadi istana bagi tubuh yang kuyup oleh rintik awan.

 

Lagi-lagi, sesuatu tergantung dengan bagaimana cara memandangnya. Sejauh mana kau dapat memandangnnya?

 

Bagiku, gubuk ini, akan selalu menjadi simbol. Bahwa, kau pernah menulis larik-larik puisi yang berlukiskan gubuk reot di tepi sawah. Tentu saja, dengan gubuk yang berbeda. Tapi apa bedanya awan dan langit, bagiku yang tak dapat melihatmu.

Yellow Vineyard.

الألوان افر تحت الكروم أصداء طيف تورم الموسيقى الغبطة أثيري,

เปลวเทียนส่องแสงสดใสสวยงามมีกลิ่นสวรรค์เบื้องหน้าสีเหลืองบานรอยยิ้ม,

מבני רעידות מקרינות ורוד זכרונות המפוארים תצורות יפות מנקדות ירקות,

blues puisi spontan puitis megah alam panas lagu grasshoppers mecenghul,

inihap nga tangbo mga hulongawan sa hangin sa emosyonal nga obserbasyon pagpamiyuos mga bahin hilom teas gibubo,

vermiculus pulchritudinous aves Traced spumans nubibus reflecting images decrescis cogitationes Bamboo noctibus,

nỗ lực năm lợi khao khát đẹp hoa thuỷ tiên vàng mơ hồ ngọn đồi phủ đầy rêu tinh tế,

isuk enchanting sapphires Sparks ngahudangkeun kahayangna gairah enthralling panon halimun,

banyak lorong lembut melodi saleh terompet perak bertiup,

izvire yester večeri ruža misteriozni toplo vrijeme je tkanje Tales promiješati,

あざみ高夢中にさせる呼吸松のブドウ畑に慈悲の祝福の装いを.

Steve.D.Hammond.

sekuntum mawar merah....

ku ukirkan sebuah puisi....

untuk gadis impian...wooooo~~

di bulan February......

Photomatix : Tone mapped HDR from 3 + 3 exposures RAW.

Location : Serangan Island - BALI

  

I just rest yourself here with a strong bond of trust.

Here I leave you to be back soon.

Here I just find you like yourself when I leaved.

Bersandarlah Biduk Cintaku.

I will remain faithful with you.

Always....

 

buat Cep Danie dan 21Win.., jadi ikutan puisi nih hehehe...

Sebuah Puisi,

untuk gadis pilihan,

oh oh ooo...

di bulan Februari...

 

i was talking about February all the time and realised that i haven't load a single rose yet this month!!

 

Here is one of my favourite picture, Hope you enjoy it too.

 

Happy Thursday

Mula nya Cinta bersemi, dan kehadiran,

ribuan mimpi mimpi,

oh oh ooooo....

harus kah ku ulangi....:)

Still love the song from Alleycats.

 

Susie this is for you too, for the special 18!!! :D

Congratulations to my beloved sister on her graduation day. The day which full of mixed emotions. Happiness, excitement, tears, hope and fear to enter the next phase of life - the “real world.”

 

Hayatilah lirik puisi ini

♪♫ AHMAD RAMLI - Harga Remaja ♪♫

www.youtube.com/watch?v=92WJlTrfPII

A. Samad Said (or Pak Samad, as he is fondly known) hardly needs an introduction. An iconic figure in Malay literature, he has traversed all the known genres of the written form – novels, short stories, plays, poetry- he’s done them all! In fact, his career has been so illustrious and his work so prodigious, that it wouldn’t be a stretch to say that he’s a tough act to follow.

 

Playing around with texture this time, I shot this picture during an interview session at one of popular fast food outlet here in Kuala Lumpur.

 

Visit My BLOG HERE

   

To the one I love...

 

Kau mencintaiku

Seperti bunga mencintai titah Tuhannya

 

Tidak pernah lelah menebar mekar aroma bahagia

Tidak pernah lelah meneduhkan gelisah

 

Kau mencintaiku

Seperti matahari mencintai titah Tuhannya

 

Tidak pernah lelah membagi cerah cahaya

Tidak pernah lelah menghangatkan jiwa..

 

(puisi dari filem Ketika Cinta Bertasbih 2)

INI BUKAN PUISI :

Tidak boleh membaca dengan serius

Dilarang mengcopy apalagi memperbanyak isi dan cerita tanpa sepengetahuan panelis :D

 

Ketika itu Kalender berada pada angka 6 di hari Jumat bulan Februari 2009.

Jam tangan ku menunjukkan pukul 11.15 WIB hampir tengah Malam.

Tapi aku lupa kalau jam tangan 21Win menunjukkan pukul 00.25 WITA, ternyata selisih 1 jam 10 menit, yang pasti sudah selisih 1 hari laa.., Nggak tau yang mana yg benar dengan selisih 10 menitnya itu tapi yang jelas jam ku masih stelan Indonesia Barat...

Anda jangan berfikir kalau kami sudah berada di Bedugul yaa...

Kami ( aku, Jessy, Didi, dan 21Win ) sedang menyiapkan karpet Merah di Bandara ngurah Rai menjemput Menteri Puisi Cep danie dan Kang Enhaka... Hahaha....

 

Aku nggak tau dengan Bahasa mereka selama ini, padahal mereka juga baru pertama kali bertemu disini tapi mereka selalu tertawa sepanjang jalan dengan melanjuti puisi-puisi flickr-nya itu... hahaha..., mantaaap...!!!

 

So.., Lalu kami berangkat malam itu menuju Bedugul yang dipandu 21Win dan Jessy sang Idol

Hujan Lebat , dan deras pula itu ( apa bedanya... ) membawa kami kesebuah Villa yang sangat menyeramkan di Bedugul sana, sampai2 mereka melihat penampakan yang masuk dan duduk di mobil ku..., lalu tak lama mereka memutuskan untuk meninggalkan villa itu, kami mencari villa yang lain...

Villa yang lain pun tak kalah seramnya malah komersil lagi, cuma numpang istirahat selama 2 jam tapi mereka tetap hitung 1 hari no discount..., sementara waktu itu sudah jam 4 pagi...

Akhirnya terjadi kata sepakat, kami pergi kesebuah perkebunan strawbery dan ngaso disana selama beberapa jam sambil bercerita, minum kopi dan teh..

 

Paginya..., sambil menunggu hujan berhenti, kami motret di perkebunan itu..

setelah sarapan kami baru meluncur ke Pura Ulun Danu di lokasi yang sama di Bedugul..., Tapi hujan masih tidak mau berhenti, tidak ada warna biru disini, tidak ada cahaya matahari disini, yang ada cuma hujan dan kabut..., terpaksa harus berpayung kesana kemari melindungi my baby D80, tapi hasil fotopun tidak bagus.... (maklum saja ya.. )

Tidak ada kesan apa-apa disini selain menatap Pura ini disini (sayangnya nggak ada Rini disini)

 

Tapi cerita sepanjang perjalanan, sepanjang menunggu hujan berhenti itu yang tak bisa dilupakan, sangat berkesan..., Ada yang bawa kacang Rahayu 1 kg (dikeroyokin ber-enam), ada yang bawa kopi Tora Bika, ada yang bawa teh Dilmah dengan berbagai aroma dan rasa, tapi untungnya malah aku bawa pemanas air instan buat di Mobil, walaupun harus menunggu 20 menit untuk mendidih, hahaha seru lah...

 

Sepertinya harus kembali lagi ke Bedugul mencari Matahari dan langit biru di Bedugul.

Tapi diriku tidak mau lagi mencari penumpang gelap di tengah kabut malam.

 

Terima kasih Jessy yang sudah menakut-nakuti melihat penampakan di jok belakang mobil ku - 21Win yang sudah memandu kami dengan hebatnya ditengah malam buta, hujan lebat, super kabut, dingiiiin tauuu, - Cep Danie , cukup-cukup-cukup lawakannya, sakit peruuuttt, ngakak melulu..., dan Kang Enhaka yang ternyata sama penakutnya.., malahan sempat melihat penampakan sungguhan di dekat toilet hahaha... terima Kasih buat semuanya yaa...

btw ehhh..., gimana yah cara membuat Link melalui nama Mereka disini???

Aaahhh..., untung sudah ada mybigbro yang sudah kasih tau cara buat linknya, hehehe

Serang, KPonline – Usai mengikuti aksi 2 Desember di Kantor Gubernur Banten, seorang buruh pemilik akun facebook Moehamad Djakier Noeh ini menulis puisi yang menyentuh hati. Selain merefleksikan aksi 212, dalam puisi yang penuh semangat ini juga sarat dengan tuntutan perjuangan. Berikut p...

 

mediaburuh.com/usai-aksi-212-buruh-di-kabupaten-serang-in...

Today is my wife birthday

 

Puisi untuk isteriku.

Adakah kau masih ingat bagaimana sejarah kita bermula

kenangan itu telah meramas waktu

melamar hari depan yang menjelma.

Selalu kubisikkan pada desir angin

dunia dan hidup ini

tenggelam dalam tawa dan tangis deru

berdoa moga moga hubungan kita terus berjanji dalam sebuah restu.

Telah kita kotakan janji itu

membina mahligai impian demi hari ini dan masa depan

dalam bahagia dan pengorbanan mu

bersama cinta yang kita pertahankan.

Ditemani tiga cahaya.

Takkan kulupa, takkan ku lepas.

-zul-

 

Trip to London. Went there to visit my friend. Used Nikon D200 with Nikkor 50mm 1.8 lens for the whole trip.

 

Visit my old profile here ---> www.flickr.com/photos/35470384@N02/

Your comments will be much appreciated

 

Trip to London. Went there to visit my friend. Used Nikon D200 with Nikkor 50mm 1.8 lens for the whole trip.

Looks like Jeremy Clarcson :)

 

Visit my old profile here ---> www.flickr.com/photos/35470384@N02/

Your comments will be much appreciated

 

Just remind me of this song..

 

Lirik Senyumlah Kuala Lumpur - Alleycats

 

Kuala Lumpur senyumanmu

Dipagi ini

Sungguh bererti

Kerna cinta bersemi lagi

Setelah kemarau panjang

 

Dilebuhraya

Dipapan tanda

Tergambar wajahmu

Dengan kalimat

Cinta untuk kita

Semoga kekal selamanya

 

( korus )

Bila ku bisikan puisi cinta

Dan tugu peringatan negara

Bagai tersenyum

Dalam diam bergembira

Memberi sokongan cinta

Agar bersinar sentiasa

 

Berganding tangan

Kita berdua

Menyusuri jalan

Ditengah kota

Sambil senandungkan lagu

Lagu kisah cinta lama

 

Bilaku bisikan puisi cinta

Dan tugu peringatan negara

Bagai tersenyum

Dalam diam bergembira

Memberi sokongan cinta

Agar bersinar sentiasa

 

Terimakasih kuucapkan

Oh kepadamu

Kuala Lumpur

Kerna kau telah temukan

Cinta antara kami berdua...

 

Follow me on Twitter, Facebook

 

And a lonely poem,

For the lost love,

On wet December,

Drifted apart,

we are no longer

two people we used to be,

No more jokes,

No secret smiles,

Stolen times,

gone,

washed away like a monsoon rain,

No tears to soothes away

No words to wish tender nonsense,

Left only with the empty feeling,

Holding my poor soul....

On wet December.

 

HBW All...

i'm back, but lots of things to settle before i can enjoy all your beautiful uploads!

Cheers.

     

Waranggono = Sindhen = Singer of Traditional Puppet Show

Taken at "Wayang Potehi Show" Klenteng Welahan, one day after its anniversary.

 

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kisah hari ini; Gatot!

#kisah menyebalkan di hari Kartini#

 

Kemarin saya sempat ngobrol dengan beberapa rekan guru senior, tentang peringatan hari Kartini di zaman dahulu.

Seru banget lho, dulu katanya di sekolah saya, tiap peringatan hari Kartini selalu diadakan berbagai lomba keterampilan dan kebudayaan seperti lomba berpakaian adat, lomba menari tradisional, lomba cipta dan deklamasi puisi, lomba memasak, lomba menghias tumpeng dll.

Sayang sekali, sekarang sudah tidak pernah dilaksanakan lagi karena katanya gak ada anggarannya! Hikzz...

 

Sekarang ini, hanya sekolah-sekolah di Kabupaten Jepara saja yang tetap setia melaksanakannya.

Bahkan pada setiap peringatan hari Kartini, segenap kecamatan yang ada di Kabupaten Jepara selalu melaksanakan Upacara Bendera, di mana seluruh peserta upacara diwajibkan memakai baju adat daerah.

Wah, pasti bagus tuh!

Dan kebetulan hari Kartini tahun ini jatuh di hari Sabtu, yang artinya saya tidak harus ke sekolah kecuali --kalau ada rapat--, dan rumah saya terletak di perbatasan kabupaten, yang artinya kalau ingin ke Kabupaten Jepara tinggal nyebrang jembatan saja.

Ihiiirrr boleh dunk, saya ikutan lihat dan motret-motret upacara di kecamatan-kabupaten sebelah, or nongkrong di depan sekolah-sekolah di sana, lihat anak-anak yang berangkat sekolah memakai baju daerah!!

 

Tapi.... sayang sekali.... karena hari Jum'at kemarin saya kecapaian, pagi tadi saya bangun kesiangan!!

*gak perlu disebut jamnya deh, malu-maluin banget soalnya* ^^;;

Yang jelas upacara pasti sudah selesai, dan sekolah-sekolah pasti sudah masuk!!

Untuk menghibur hati, ya sudah saya tetap ke luar rumah, bersepeda ke sawah-sawah untuk menikmati mentari pagi sambil mencari-cari kembang yang ingin saya potret.

Nah pas saya mau pulang, eh di jembatan perbatasan ada banyak personel polisi, satpol PP, tim paramedis + mobil ambulan.

Mau ada karnaval lewat ya? pikir saya.

Berhubung saya bau banget karena keringetan abis sepedaan di sawah dan belum mandi, memori dan baterai kamera habis pula, sudah gitu laper benget karena semalem males makan dan pagi belum sarapan, maka saya memutuskan pulang dulu sebentar.

Minimal buat ganti baju *mandinya?? ^^;;*, ngecess batu sebentar dan mindah isi memori ke pc.

Eh gak taunya baru 10 menit saya lewat, sirine mobil polisi dan ambulan beriring-iring lewat depan rumah saya, yang artinya si Karnaval pasti sudah lewat!

Oh nooooooooo!! GATOT --gagal total-- deh judulnya!!!

 

p.s. ternyata yang ditunggu polisi dan ambulan tadi sebetulnya bukan karnaval dink, melainkan armada sepeda yang akan melakukan tour Jepara - Jakarta dalam rangka memeringati hari Kartini ini.

Duh... tambah menyesal deh saya!!

  

Anak Laut

 

"Kudengarkan lautku

Berlenggang-lenggok

Kudendangkan lautku

Tempat berpaut.

 

Kudendangkan lautku

Pintu hidup

Kudendangkan lautku

Pintu maut." J.M. Aziz

 

Tribute to Allahyarham J.M. Aziz(1937 - 2001)

J.M. Aziz is a fisherman, storyteller to the sea (sea poet) and a fighter in life suffering from the leper (Kusta), where he lost sight and a few limbs.

All his poems was inspired by the sea and fisherman.

J.M. in his name mean Jiwa Merana (Languish Soul).

 

among his great poems :

 

1-Anak Laut

2-Penyu Menangis Siapalah Tahu (was sung by the singer no1 Malaysia Allahyarham Dato' Sudirman Haji Arshad )

3-Puisi Penyu

4-Kesian Dia

5-Berkolek Bersajak

6-Sepi itu Indah ( for Seniwati Sarimah )

7-Sebutir Bintang ( for Allahyarham Dato' Sudirman Haji Arshad )

 

"Puisi adalah penawar Jiwa luka saya...ia memupuk semangat dan menenangkan jiwa lara saya..." J.M. Aziz

 

Canon AE-1 + 50mm f1.8 FD

Kodak Gold 100

Kuala Terengganu, Terengganu, Malaysia.

 

♫ Sudirman - Penyu Menangis ♫

 

VOB

    

Trip to London. Went there to visit my friend. Used Nikon D200 with Nikkor 50mm 1.8 lens for the whole trip.

 

Visit my old profile here ---> www.flickr.com/photos/35470384@N02/

Your comments will be much appreciated

 

11 Januari adalah hari lahir ISBIHA

Saya hadiakah artikel yang tersiar ini buat Ayah di dunia sana dengan iringan doa sentiasa semoga ditempatkan bersama golongan yang beriman dan bertaqwa serta kelompok kekasih ALLAH.

 

ISBIHA banyak mendidik saya dalam pelbagai bentuk. Isbiha banyak menyemak karangan Bahasa Melayu saya yang tak pernah dapat A. Isbiha sungguh istimewa di hati saya.

 

Dulu ISBIHA pasti memperbetulkan segala kesalahan bahasa dan juga kesilapan-kesilapan lain. Kini ISBIHA pergi tiada lagi. Tiada lagi sajak dan puisi yang menghiasi sanggar hati dan sanggar budi.

 

Selamat Hari Lahir Ayah.

ALFATIHAH

 

dewan masyarakat

januari 2008

zulhijah1428-muharam1429

 

suara orang muda

menjulang imej malaysia

Trip to London. Went there to visit my friend. Used Nikon D200 with Nikkor 50mm 1.8 lens for the whole trip. Vinnie Jones.

 

Visit my old profile here ---> www.flickr.com/photos/35470384@N02/

Your comments will be much appreciated

 

SENJA

Senja ini acapkali berbeza wajah

Bertandang menyanyi sambil lenggok berdendang

Bait-bait puisi hidupnya

Menyegar lagi membunuh segala duka lara jiwa..

Ahh.. rasa bahagia disapa senja lagi..

 

Nampak benar bagai dikejar dan mengejar

Singgah dan lalu beredar

Rindu ku pada kuntuman senyum mu

Tetap kan ku genggam erat

Pada jejari jiwa ini agar damainya

Memaut erat menunggu dan merindu..

 

Selagi aku ada di sini

Senja ini

Kan tetap menjadi milik alam dan aku…

 

Azam

Ipoh

10/12/08

  

Trip to London. Went there to visit my friend. Used Nikon D200 with Nikkor 50mm 1.8 lens for the whole trip.

 

Visit my old profile here ---> www.flickr.com/photos/35470384@N02/

Your comments will be much appreciated

 

2nd Place , Heart Awards Group themed contest "Street Performers" , Nov 2012

Trip to London. Went there to visit my friend. Used Nikon D200 with Nikkor 50mm 1.8 lens for the whole trip.

 

Visit my old profile here ---> www.flickr.com/photos/35470384@N02/

Your comments will be much appreciated

 

 

"Sekuntum Mawar Merah Sebuah Puisi " Alleycats

 

" Sekuntum mawar merah sebuah puisi

Untuk gadis pilihan oh.. di bulan Februari

Mulanya cinta bersemi dan kehadiran

Ribuan mimpi-mimpi oh di bulan Februari

 

Kemesraanmu dan cintaku

Berlagu dalam irama nan syahdu

Tapi mengapa hanya sementara

Cinta yang menyala padam tiba-tiba

 

Terkenang kembali lagu cinta lama

Kisah mawar merah berduri

Menusuk di hati

Haruskah ku ulangi

 

Apakah dosaku dan apakah salahku

Sering gagal dalam bercinta

Mengapa cinta hanya sementara

Api yang menyala padam tiba-tiba

 

Sekuntum mawar merah sebuah puisi

Di bulan Februari"

  

| Yashica 635 | Yashikor 80mm 3.5 | Fuji Reala 100 | KLCC Park |

 

Trip to London. Went there to visit my friend. Used Nikon D200 with Nikkor 50mm 1.8 lens for the whole trip.

 

Visit my old profile here ---> www.flickr.com/photos/35470384@N02/

Your comments will be much appreciated

Trip to London. Went there to visit my friend. Used Nikon D200 with Nikkor 50mm 1.8 lens for the whole trip.

 

Visit my old profile here ---> www.flickr.com/photos/35470384@N02/

Your comments will be much appreciated

 

1 3 4 5 6 7 ••• 79 80