View allAll Photos Tagged dalam
dalam heningku,
kudengar suaraMu, kudengar laguMu,
damaikan gejolakku, sembuhkan hati yang tawar....
aku semata milikMu...
For Ave :-)
130) Lesser Coucal
Lesser Coucal, Centropus bengalensis, Butbut Kecil
This species is usually found is often marshy land with grass and tree cover. The lesser coucal is found singly or in pairs low in the undergrowth in marshy or grassy areas adjoining forest. They appear to be found mainly in lowlands. Like other coucals, they are not brood-parasitic cuckoos. They moves fast among the undergrowth searching for insects as their main diet.
Butbut Kecil lazimnya kelihatan di dalam kawasan semak di tepi jalan atau sungai. Ia bergerak di dalam semak dan jarang menampakkan dirinya. Selalunya hanya bunyi ‘but! but! but!’ yang kedengaran.
Exif: f8, 1/500, ISO 800, focal length 800mm, Cik Canon EOS 50D, lens Canon 400mm, TC 2.0, handheld
The Uniqueness Of Pandak (Part 66) | Panjang@Pandak Dalam Beach, Terengganu
Ray Masters GND8 Hard + GND4 Soft
Haida ND1.8
Paradise....everyone should go here once in their lifetime.
Taken at Loh Dalam Bay, Phi Phi Island, 48 kms away from the coast of Thailand
View my other Thailand pictures here
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission. © All rights reserved
For some reason, this type of treehopper can easily be found feeding on senduduk plants. And for this shot i took the low angle shot to give a different perspective of the insect.
Dalam surah Al-Tawbah, ayat 107 hingga 109, Allah berfirman yang mafhumnya;
Dan (diantara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudaratan (pada orang-orang mukmin) dan kerana kekafiran (nya), dan untuk memecah-belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka sesungguhnya bersumpah: Kami tidak menghendaki selain kebaikan. Dan Allah menjadi saksi bahawa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya). Al-Taubah (107).
Kijal
January 24, 2016
Canon EOS700D
Canon Lens 10mm-18mm
Bernafas Dalam Lumpur
Lama mana lagi
Hendak ku turutkan
Kata telunjuk yang menuding kepalaku
Sabar apa lagi
Hendak ku turutkan
Hingga aku bernafas bagai dalam lumpur
Kasihan...
Wajah kita sama
Beza pada gaya
Itu pilihan masing-masing yang empunya
Mungkin pada usia
Rasa yang berbeza
Yang penting kita saling hormat menghormati
Panduan...
Kita tak dapat bersama
Namun kita juga manusia
Kita punya rasa cinta
Masing-masing punya harga...oh..oh...
Mahu apa lagi
Akan aku korbankan
Selagi ada hayatku di kandung badan
Oh terima kasih
Kerana balasan
Semoga sejahteralah hidup semua
Oh kawan
Di dasar keinginan dan harapan
manusia yang terdalam,
Terpendam pengetahuan
tentang kehidupan di alam baqa,
dan bagai benih tumbuh-tumbuhan
yang tidur di musim dingin
di bawah selimut timbunan salji,
Hati manusia terlena dalam buaian mimpi
musim bunga,
Percayalah mimpi itu,
sebab di dalam kabus,
terkandung pintu gerbang keabadian...
- Khalil Gabran
"maka, kesukaran itu adalah suatu jalan ketetapan yang pasti melaluinya untuk mencari sesuatu yang lebih baik......"
A bird waiting for breakfast sitting on drinking culvert in a paddock at PTH Pantai Timur, Tanah Merah, Kelantan.
Aku sedang memandu melalui jalan ladang di PTH Pantai Timur bila aku nampak burung ini sedang bertenggek di suatu pagi.
Cerita ada di Fotopages aku
lama mana lagi
hendak ku turutkan
kata telunjuk yang menuding kepalaku
sabar apa lagi
hendak ku katakan
hingga aku bernafas bagai dalam lumpur
kasihan...
Dalam mendapatkan kebahagiaan janganlah cepat berputus asa, sebab ada nyawa ada rezeki. Ketahuilah, air susu ibu yang kita minum sudah tersedia sebelum kita lahir. Dan sebelum nenek moyang kita Adam a.s diciptakan Tuhan, bumi dan segala isinya telah disediakan oleh Tuhan.
The inside part of Rafflesia cantleyii. The biggest flower in the world is a parasite that thrives on tetrasigma vines under rainforest trees in Belum.
SIAPAKAH ORANG YANG KEKAL DI NERAKA SELAMANYA ?
13 May 2011 at 15:25
dalam Al-Quran, Allah SWT ada menyebut beberapa jenis kejahatan dan dosa yang mengakibatkan pelakunya mendekam selamanya di neraka.
1. Murtad
Salah satunya adalah orang yang murtad atau keluar dari agama Islam. Seperti yang kita baca di ayat berikut ini :
Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang zalim. Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya la'nat Allah ditimpakan kepada mereka, la'nat para malaikat dan manusia seluruhnya, mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak mereka diberi tangguh,(QS. Ali Imran : 86-88 )
2. Kafir dan Menghalangi Orang Dari Jalan Allah
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi dari jalan Allah, benar-benar telah sesat sejauh-jauhnya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan kezaliman, Allah sekali-kali tidak akan mengampuni mereka dan tidak akan menunjukkan jalan kepada mereka, kecuali jalan ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.(QS. An-Nisa : 167-169)
3. Menyesatkan Manusia Dari Agama Allah
Dan hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya : "Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki ". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.(QS. Al-An`am : 128)
4. Munafiq
Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela'nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal. (QS. At-Taubah : 68)
Al-Qur’an telah banyak menerangkan tentang dosa-dosa penyebab orang abadi di neraka, antara lain adalah:
* Kufur dan Syirik
Sesungguhnya orang-orang yang kafir diserukan kepada mereka (pada hari kiamat): “Sesungguhnya kebencian Allah (kepadamu) lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri karena kamu diseru untuk beriman tapi kamu kafir” Mereka menjawab: “Ya Rabb kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah suatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?” Yang demikian itu adalah karena kamu kafir apabila Allah saja disembah. Dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. Al-Mu’min : 10-12)
* Tidak Melaksanakan Perintah Agama dan Mendustakan Hari Kiamat
Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)? Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian” (QS. Al-Mudatstsir : 42-47)
* Mentaati Para Pemimpin yang Sesat Dalam Prinsip dan Kebijaksanaan yang Menyimpang Dari Agama
Dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jin dan manusia; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi. Dan orang-orang yang kafir berkata: “Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al-Qur’an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan (mereka). Maka sesungguhnya Kami akan merasakan azab yang keras kepada orang-orang kafir dan Kami akan memberi balasan kepada mereka dengan seburuk-buruk pembalasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. Demikianlah balasan (terhadap) musuh-musuh Allah, (yaitu) neraka; mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai pembalasan atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Kami. (QS. Fushshilat : 25-28)
Sesungguhnya Allah mela’nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka), mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, mereka tidak memperoleh seorang Pelindungpun dan tidak (pula) seorang penolong. Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami ta’at kepada Allah dan ta’at (pula) kepada Rasul”. Dan mereka berkata: “Ya Rabb Kami, sesungguhnya kami telah menta’ati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). (QS. Al-Ahzab : 64-67)
* Sifat Nifaq
Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah mela’nati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal. (QS. At-Taubah : 68)
Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka (QS. An-Nisaa’ : 145)
* Takabur (sombong)
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal didalamnya. (QS. Al-A’raf : 36)
Dan masih banyak lagi ayat-ayat lain yang menyebutkan kriteria orang yang akan masuk neraka selama-lamanya.
Barakallahufiikum
Salam ukhuwahfillah