SUMEGO
Serat Cipta Waskitho 2
Apa artinya membusungkan dada, bagaikan orang menjual obrolan, pada orang yang sedang santai berkumpul, merasa dirinyalah yang paling pandai, tak mengetahui kebodohannya telah tersebar.
Adapun yang menyanjungnya, karena sudah muak menyaksikan tingkahnya, tidak dirasakan makna sanjungan itu, makna sindiran bagi orang jahil, pendapatnya bahwa itu kalah.
Lalu menyombongkan diri, duduk bersila dengan sikap sombong dan besar mulut, kata-katanya hanya menirukan tetapi merasa serba tahu, segala macam ilmu tipuan, pengetahuan sendiri ditinggalkannya.
Serat Cipta Waskitho 2
Apa artinya membusungkan dada, bagaikan orang menjual obrolan, pada orang yang sedang santai berkumpul, merasa dirinyalah yang paling pandai, tak mengetahui kebodohannya telah tersebar.
Adapun yang menyanjungnya, karena sudah muak menyaksikan tingkahnya, tidak dirasakan makna sanjungan itu, makna sindiran bagi orang jahil, pendapatnya bahwa itu kalah.
Lalu menyombongkan diri, duduk bersila dengan sikap sombong dan besar mulut, kata-katanya hanya menirukan tetapi merasa serba tahu, segala macam ilmu tipuan, pengetahuan sendiri ditinggalkannya.