Back to photostream

Saat yang dinanti (bag.1)

(Ditulis 6 April Dini Hari...)

 

Subhanallah, gak tega rasanya melihat istri yg selalu menahan rasa sakitnya, tidak tega karena dia sama sekali tidak mau menunjukkan rasa sakitnya kecuali dengan hembusan dan dzikir.

 

Sejak kemarin malam memang istriku sudah harus menginap di rumah sakit karena rasa "mules"nya yg sudah lebih dari cukup... Setelah sebelumnya sampai minggu ke 39 tidak sedikitpun ada keluhan "mules" darinya. Sehingga dokter menjadwalkan "induksi" tgl 7 April bila sang bunda tidak mengalami kontraksi.

 

Sampai pagi ini, saat saya menulis ini, saya masih disampingnya memandanginya yg sesekali terlelap karena kelelahan yg sangat. Mengingat tidurnya semalam Sangat-sangat tidak cukup. Saat itulah saya menulis perlahan.

 

Subhanallah... Uniknya, kebetulan atau tidak akhirnya istriku merasakan kedatangan sang "mules" yang dinanti pada saat ba'da Ashar kemarin. Orang Tua saya datang ke rumah dan berpesan untuk minum segelas air putih setelah sebelumnya membaca surah yaasin.

 

Dan ini yang terjadi, saat selesai membaca surah yaasin istriku mulai merasakan mules yg belum ada sebelumnya. Dan saat surah yaasin kedua dibacakan barulah "mules" yang SANGAT-SANGAT itu datang, dan semakin bertambah terus menerus sehingga setelah shalat Isya saya membawa istri langsung menuju rumah sakit.

 

Mules yang sangat kuat dan tekanan "ke bawah" yang aktif membuat saya semakin yakin kalau Istri saya bisa melahirkan dengan normal. Karena setidaknya bisa memperbaiki posisi bayi yang dari hasil usg terakhir belum menguntungkan.

 

Kontraksi yang kuat dengan belum diikuti "bukaan" yang cukup memang belum berarti apa-apa. Sehingga istri harus menginap semalam untuk observasi dulu. Tentunya tetap dengan kontraksi yang semakin menjadi-jadi. Jadilah semalam itu kita BEGADANG! "Maafkan kami Om Rhoma, tapi ini terpaksa".

 

05.00 WIB

Santi Mules Sangat, dan harus di CTG ulang... Hasil pagi ini mengejutkan kami lagi, si kecil tidak sedikitpun bergerak dan tampak "kurang aktif" meski denyut jantungnya normal.

 

06.30 WIB

Mules tidak berkurang, kali ini dokter kandungannya sudah datang dan beliau yg melakukan cek-up sendiri. Pemeriksaan disertai USG kembali, dan hasilnya masih kurang baik, kepala si kecil masih mendongak.

 

07.30 WIB

"Bukaan" sudah 4, tetapi posisi si kecil tetap kurang baik... Menurut dokter "Mungkin ada yang mengganjal, bs seperti tersangkutnya tali pusat..."

 

Karena alasan dan kecurigaan tertentu yang beliau jelaskan dan saya mengerti akhirnya diputuskan untuk memecahkan ketuban, dengan harapan bayi bisa segera turun (toh bukaan sudah semakin besar, selain untuk menjawab kecurigaan beliau).

 

Sebuah alat kecil bertaut itu dimasukkan dan sesaat itulah keluar cairan ketuban yang ternyata memang bermasalah!

 

Kental dan yang paling signifikan adalah warnanya yang Hijau, dan ini berarti... "Maaf ya mas Indra, saya nggak sarankan untuk lanjutkan. Sebaiknya harus segera kita Sectio sekarang juga, untuk kebaikan si Ibu dan si Kecil" terang dokter sembari berusaha menenangkan kami berdua.

 

07.40an WIB

Operasipun dimulai, sayang saya tidak diperbolehkan untuk masuk, padahal kamera sudah saya tenteng untuk mengabadikan momen terindah ini. Well, doctor decision still keputusan yg lebih saya hargai.

 

08.20an WIB

Saya dipanggil! Khawatir dan cemas karena saya rasa operasi baru berjalan sebentar... Tp ternyata "Mukzizat" itu sudah ada di depan mata saya. Alhamdulillah, dia lantang dengan tangisannya, putih kemerahan disekujur tubuhnya, bersih, dan matanya tak henti bermain seraya menjawab sambutan dunia di sekelilingnya. Subhanallah, Allahu Akbar.

 

Dan si Ibu pun ternyata juga tersadar karena jeritan Tangisnya.

 

Setelahnya, saya baru sadar makna semuanya... Yg terpenting adalah Ibu dan si kecil sehat. Nanti ah sambung lagi..

 

*Saya percaya bahwa Yang Kuasa memiliki Kuasa dalam menentukan jalan setiap kaumnya dan saya yakin setiap agama mempunyai pandangan yg sama akan hal ini. (Wise Mode: ON)

 

Love

 

Supported by Berry-Berry® Addicted!

1,776 views
0 faves
1 comment
Uploaded on April 7, 2009
Taken on April 6, 2009