unoselecta
Aikido 6111 Ado-Soldout
Dengan keterbatasan space & budget yang minimal mampu memperoleh total Score urutan 7 dari 11 peserta (77,06) & mendapat nilai tertinggi dari Bos Tube Lover pada SESI-1 BT 5 Juli 2008 yg lalu(78,75) cukup menjadi standar bahwa PreAmp Aikido 6111 mini ini bersuara khas Tabung yang tidak mengecewakan mengingat 4 PreAmp dengan total score urutan berikutnya juga merupakan PreAmp2 Audiophile serius dengan budget 2x-4x nya...Hasil tersebut dimungkinkan karena secara design Aikido 6111 mini ini memiliki internal wiring yg sangat pendek bahkan dari RCA input section langsung terhubung dengan kaki R input=nowire at all, dilengkapi Coupling Capacitor Teflon & kombinasi USA/Europe Brand Audiograde Resistor serta USA Tube Rectifier 6X4 yang disupply Germany C-Core High Voltage Trafo. Tidak lupa kontribusi dari ALPS Potentiometer+Timah WBT dan High Inductance Choke Trafo ,kecuali High Capacity Power Elco, semuanya tertanam didalam Casing yg mini tersebut. Biar berukuran Mini, berkat topologi Aikido circuit PreAmp ini menghasilkan Audio Repro yg Optimal.
Read review :
--- On Mon, 7/7/08, Arif Wicaksono wrote:
From: Arif Wicaksono
Subject: [avifans] LIPUTAN BLIND TEST AIKIDO LINESTAGE
To: avifans@yahoogroups.com
Date: Monday, July 7, 2008, 11:09 AM
Dear all,
Keampuhan desain Aikido linestage dari John Broskie terbukti dalam Blind Test Sabtu 5 Juli
2008 lalu. Hampir semua peserta menunjukkan kualitas suara yang memuaskan, meski
menggunakan berbagai tabung dan racikan parts yang berbeda. Artinya desain Aikido ini
tetap konsisten menghasilkan kualitas suara yang baik meski dengan berbagai kombinasi
komponen. Tim juri dalam blind test kemarin juga merasakan beratnya melakukan
penilaian karena performa peserta relatif "hampir sama bagus", sehingga faktor selera dan
matching seluruh perangkat akhirnya lebih berbicara.
Hal unik lain adalah penggunaan dua jenis perangkat pendukung yang dikenal memiliki
karakter berbeda; tube amplification dan solid-state amplification. Maka, perangkat
preamp yang paling allround lah yang bakal muncul sebagai pemenang. Berikut jalannya
blind test sesi demi sesi:
SESI 1:
"Kebingungan juri" dalam menentukan pemenang blind test Aikido linestage ini langsung
terlihat dari hasil penilaian mereka di sesi 1, yang dimulai jam 11:00 WIB, dan diikuti oleh:
- Aikido 6111 (Ado-Bekasi)
- Aikido 226-6DJ8 (Resha-Bandung)
- Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi)
- Aikido ECC86 (Arif W-Tubelover)
Pada lagu pertama, So Nice oleh Stacey Kent, dengan menggunakan cd player AR CD3
mk2, amplifier Jadis Defy 7 (tabung, push-pull), dan speaker Tannoy Stirling HE, rata-rata
penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido 226-6DJ8 (Resha-Bandung) unggul dengan
skor 79,75 (pre referensi dianggap nilai 75). Keunggulan preamp asal Bandung ini terletak
pada kualitas vokalnya yg lebih "basah" dibanding rivalnya.
Namun di lagu kedua, The Mirrors of My Soul oleh Rim Banna, dengan menggunakan cd
player Linn Majik, amplifier Linn Majik 1 (solid-state) , dan speaker Linn Majik 140, Aikido
226-6DJ8 (Resha-Bandung) itu justru jeblok ke urutan buncit. Dengan lgu yang lebih
lengkap jangkauan frekuensinya, kelemahan preamp Bandung itu terlihat, kurang bagus di
low dan high frequency. Rata-rata penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido 6SN7
(Budiarto-Bekasi) yang lebih unggul kali ini dengan skor 78,00.
Hasil akhir pun menunjukkan bahwa seluruh peserta sesi 1 ini di-vote oleh masing-
masing juri sebagai yang terbaik. Ir. Harjono S. memilih Aikido 226-6DJ8 (Resha-
Bandung) dan Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi) sebagai yang terbaik dengan skor 76,88.
Namun Jimmy Auw memilih Aikido ECC86 (Arif W-Tubelover) dengan skor 81,00.
Sementara Arif W malah memilih Aikido 6111 (Ado-Bekasi) dan Aikido 6SN7 (Budiarto-
Bekasi) dengan skor 78,75. Juri Arief Hidayat memilih dan Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi)
dengan skor 75,00.
Akhirnya rata-rata nilai juri menunjukkan nilai yang sangat BETI (beda tipis) antar peserta
sebagai berikut:
1. Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi) , skor 77,44 (BEST SOUND)
2. Aikido 226-6DJ8 (Resha-Bandung) , skor 77,16
3. Aikido 6111 (Ado-Bekasi) , skor 77,06
4. Aikido ECC86 (Arif W-Tubelover) , skor 77,00
Tetapi apa pendapat pengunjung? Penilaian pengunjung justru menunjukkan bahwa
PEOPLE CHOICE (pilhan pengunjung) jatuh ke Aikido ECC86 (Arif W-Tubelover) .
SESI 2:
Kebingungan juri tak berlanjut ke sesi kedua. Setelah sempat diselingi break sambil
menikmati sate ayam dan jus pada jam 12:00 WIB, Sesi 2 dilanjutkan pada jam 13:00 WIB
yang diikuti oleh:
- Aikido E80CC-CV4003 (Ara)
- Aikido 10Y (Arif W-Tubelover)
- Aikido EF92-E280F (Ayung-Bandung)
- Aikido 6072-6CG7 (Didik WA)
Pada lagu pertama, dengan lagu dan perangkat yang sama seperti sesi 1, rata-rata
penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) unggul dengan skor
78,50. Preamp "pendekar MOSFET" ini menunjukkan reproduksi musik yang paling detil,
dinamis namun tetap musikal. Untuk repro vokal, preamp pak Didik ini bersing ketat
dengan Aikido 10Y dan Aikido EF92 asal Bandung itu.
Hasil ini konsisten di lagu kedua, kali ini dengan lagu I've Got To See You Again oleh
Norah Jones, dengan menggunakan Linn system Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) justru
lebih perkasa dengan skor 79,35. Hasil mengecewakan pada lagu ini justru ditunjukkan
Aikido 10Y (Arif W-Tubelover) yang tampil bagus di lagu 1, ternyata tampil sebaliknya saat
dipasangkan dengan perangkat solid state. Konsistensi Aikido pak Didik ini disaingi oleh
Aikido EF92 dari tim Bandung.
Hasil akhir pun menunjukkan bahwa nyaris seluruh juri sepakat bahwa Aikido 6072-6CG7
(Didik WA) layak tampil sebagai yang terbaik di sesi 2. Ir. Harjono S. memberikan skor
78,75. Jimmy Auw memberikan skor 78,25. Sementara Arief H. memberikan skor 77,38.
Nilai yang signifikan tinggi diberikan oleh juri Najib H. dengan skor 83,13. Sedangkan juri
Arif W. menunjukkan pilihan berbeda pada Aikido EF92-E280F (Ayung-Bandung) dengan
skor 79,50.
Urutan ranking peserta pada sesi 2 ini adalah sebagai berikut:
1. Aikido 6072-6CG7 (Didik WA), skor 78,93 (BEST SOUND)
2. Aikido EF92-E280F (Ayung-Bandung) , skor 77,13
3. Aikido E80CC-CV4003 (Ara), skor 76,78
4. Aikido 10Y (Arif W-Tubelover) , skor 74,18
Bagaimana dengan pilihan pengunjung? Kali ini ternyata pengunjung sependapat dengan
tim juri dengan memilih Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) sebagai PEOPLE CHOICE.
SESI 3:
Sesi 3 akhirnya hanya diikuti 3 peserta setelah Arief Hidayat (Suara Audio) gagal mengatasi
masalah teknis yang timbul pada Aikido 12AT7 miliknya. Maka peserta pada sesi ini
adalah:
- Aikido 12SN7 (Paul Yahya)
- Aikido 6CG7-5687 (Arif W-Tubelover)
- Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio)
Kehebatan tabung "cabe rawit" (subminiature) kembali terlihat pada blind test Aikido di
sesi 3 ini. Pada lagu pertama, tetap dengan lagu So Nice dari Stacey Kent dan amplifikasi
tabung seperti sesi sebelumnya, rata-rata penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido
6111-6021 (Gunawan-Jess Audio) unggul dengan skor 81,13.
Hasil ini konsisten di lagu kedua, dengan I've Got To See You Again oleh Norah Jones,
dengan menggunakan Linn system Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio) tetap
menunjukkan kinerja menawan dengan skor 80,19.
Keunggulan Aikido milik Gunawan bersaing ketat dengan Aikido 6CG7 milik tuan rumah,
hanya saja Aikido 6111 bersuara lebih open di frekwensi tinggi. Sementara Aikido 12SN7
milik pak Paul Yahya sebetulnya juga cukup impresif, namun sayang masih terdengar
adanya noise power supply yang lolos hingga ke speaker. Selain itu, Aikido 12SN7 yang
dipersenjatai output transformer itu terdengar sedikit lebih dry ketimbang 2
kompetitornya. Seluruh juri akhirnya sepakat memilih Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess
Audio) sebagai yang terbaik di sesi 3. Jimmy Auw memberikan skor 79,13. Arief H.
memberikan skor 79,75. Najib H. memberikan skor 81,25. Sedangkan juri Arif W.
memberikan skor tertinggi 82,50.
Urutan ranking peserta pada sesi 3 ini adalah sebagai berikut:
1. Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio), skor 80,66 (BEST SOUND)
2. Aikido 6CG7-5687 (Arif W-Tubelover) , skor 78,31
3. Aikido 12SN7 (Paul Yahya), skor 75,38
Tuan rumah yang kali ini gagal menempatkan wakilnya ke babak final, masih mendapat
"hadiah hiburan" karena PEOPLE CHOICE (pilihan pengunjung) pada sesi 3 ini adalah Aikido
6CG7-5687 (Arif W-Tubelover) dan Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio) yang
menurut penilaian non juri sama-sama bagus.
SESI 4 (Babak Final):
Setelah break sebentar sambil menikmati suguhan martabak manis plus kopi panas, babak
final pun segera digelar dengan peserta peraih BEST SOUND pada sesi 1 hingga 3:
- Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio)
- Aikido 6072-6CG7 (Didik WA)
- Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi)
Persaingan seru terjadi di babak final dimana semua peserta memang menunjukkan
performa yang sangat baik. Pada lagu pertama, dengan amplifikasi tabung, rata-rata
penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) unggul dengan skor
82,40. Hasil ini konsisten di lagu kedua, dengan sistem pendukung yang full solid-state,
dimana Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) tetap unggul dengan skor 82,75.
Semua juri akhirnya memberikan skor tertinggi kepada Aikido 6072-6CG7 (Didik WA).
Najib H. memberikan skor 85,63. Arief H. memberikan skor 84,75. Jimmy Auw
memberikan skor 80,00. Arif W. memberikan skor 80.00. Sedangkan juri Alex Pangkarego
menganggap semua kontestan di babak final ini sama bagus dengan memberikan skor
sama rata 82,50.
Urutan ranking peserta pada sesi final ini adalah sebagai berikut:
1. Aikido 6072-6CG7 (Didik WA), skor 82,58 (BEST SOUND)
2. Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi) , skor 81,23
3. Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio), skor 79,90
Persaingan seru juga terjadi dalam penilaian pengunjung non juri, meski akhirnya Aikido
6072-6CG7 (Didik WA) berhasil menyempurnakan kemenangannya dengan memperoleh
PEOPLE CHOICE pada sesi final ini.
Di akhir acara, dengan hadirnya dua pendekar audio; Kek Chung dan Tjandra Gozalli,
sempat digelar uji dengar ulang secara terbuka antara 3 finalis blind test tersebut, dan
menurut Kek Chung hasilnya konsisten dengan penilaian tim juri saat pada saat blind test,
Aikido 6072-6CG7 pak Didik lah yng terbaik pada hari itu. Bahkan sempat pula dilakukan
perbandingan dengan preamp "rame-rame" (karena menggunakan begitu banyak tabung)
dari tim RIFA Bandung, juga dengan preamp 26 milik tuan rumah. Kegiatan benchmarking
sore itupun berlangsung menarik.
Terlepas dari siapa menang dan siapa kalah, yang memang harus ada dalam setiap
"game", maka kemenangan sesungguhnya adalah milik John R. Broskie dari
www.tubecad. com, pencipta desain Aikido linestage itu, yang membuka kesempatan luas
bagi para DIYers untuk membuat sendiri preamp berkualitas tinggi dengan kombinasi
tabung apapun dan di tingkat harga berapapun.
Kemenangan lain yang juga penting untuk dicatat adalah kemenangan semangat para
DIYers yang melalui information- sharing akhirnya menunjukkan peningkatan pengetahuan
dan kemampuan yang semakin merata di antara mereka. Terbukti dengan munculnya
pemenang blind test belakangan ini yang belum pernah juara di blind test sebelumnya,
yang bahkan di beberapa kesempatan mengungguli nama-nama yang selama ini sudah
menjadi "pelanggan blind test" atau biasa memenangi blind test.
Regards,
Arif Wicaksono
Aikido 6111 Ado-Soldout
Dengan keterbatasan space & budget yang minimal mampu memperoleh total Score urutan 7 dari 11 peserta (77,06) & mendapat nilai tertinggi dari Bos Tube Lover pada SESI-1 BT 5 Juli 2008 yg lalu(78,75) cukup menjadi standar bahwa PreAmp Aikido 6111 mini ini bersuara khas Tabung yang tidak mengecewakan mengingat 4 PreAmp dengan total score urutan berikutnya juga merupakan PreAmp2 Audiophile serius dengan budget 2x-4x nya...Hasil tersebut dimungkinkan karena secara design Aikido 6111 mini ini memiliki internal wiring yg sangat pendek bahkan dari RCA input section langsung terhubung dengan kaki R input=nowire at all, dilengkapi Coupling Capacitor Teflon & kombinasi USA/Europe Brand Audiograde Resistor serta USA Tube Rectifier 6X4 yang disupply Germany C-Core High Voltage Trafo. Tidak lupa kontribusi dari ALPS Potentiometer+Timah WBT dan High Inductance Choke Trafo ,kecuali High Capacity Power Elco, semuanya tertanam didalam Casing yg mini tersebut. Biar berukuran Mini, berkat topologi Aikido circuit PreAmp ini menghasilkan Audio Repro yg Optimal.
Read review :
--- On Mon, 7/7/08, Arif Wicaksono wrote:
From: Arif Wicaksono
Subject: [avifans] LIPUTAN BLIND TEST AIKIDO LINESTAGE
To: avifans@yahoogroups.com
Date: Monday, July 7, 2008, 11:09 AM
Dear all,
Keampuhan desain Aikido linestage dari John Broskie terbukti dalam Blind Test Sabtu 5 Juli
2008 lalu. Hampir semua peserta menunjukkan kualitas suara yang memuaskan, meski
menggunakan berbagai tabung dan racikan parts yang berbeda. Artinya desain Aikido ini
tetap konsisten menghasilkan kualitas suara yang baik meski dengan berbagai kombinasi
komponen. Tim juri dalam blind test kemarin juga merasakan beratnya melakukan
penilaian karena performa peserta relatif "hampir sama bagus", sehingga faktor selera dan
matching seluruh perangkat akhirnya lebih berbicara.
Hal unik lain adalah penggunaan dua jenis perangkat pendukung yang dikenal memiliki
karakter berbeda; tube amplification dan solid-state amplification. Maka, perangkat
preamp yang paling allround lah yang bakal muncul sebagai pemenang. Berikut jalannya
blind test sesi demi sesi:
SESI 1:
"Kebingungan juri" dalam menentukan pemenang blind test Aikido linestage ini langsung
terlihat dari hasil penilaian mereka di sesi 1, yang dimulai jam 11:00 WIB, dan diikuti oleh:
- Aikido 6111 (Ado-Bekasi)
- Aikido 226-6DJ8 (Resha-Bandung)
- Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi)
- Aikido ECC86 (Arif W-Tubelover)
Pada lagu pertama, So Nice oleh Stacey Kent, dengan menggunakan cd player AR CD3
mk2, amplifier Jadis Defy 7 (tabung, push-pull), dan speaker Tannoy Stirling HE, rata-rata
penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido 226-6DJ8 (Resha-Bandung) unggul dengan
skor 79,75 (pre referensi dianggap nilai 75). Keunggulan preamp asal Bandung ini terletak
pada kualitas vokalnya yg lebih "basah" dibanding rivalnya.
Namun di lagu kedua, The Mirrors of My Soul oleh Rim Banna, dengan menggunakan cd
player Linn Majik, amplifier Linn Majik 1 (solid-state) , dan speaker Linn Majik 140, Aikido
226-6DJ8 (Resha-Bandung) itu justru jeblok ke urutan buncit. Dengan lgu yang lebih
lengkap jangkauan frekuensinya, kelemahan preamp Bandung itu terlihat, kurang bagus di
low dan high frequency. Rata-rata penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido 6SN7
(Budiarto-Bekasi) yang lebih unggul kali ini dengan skor 78,00.
Hasil akhir pun menunjukkan bahwa seluruh peserta sesi 1 ini di-vote oleh masing-
masing juri sebagai yang terbaik. Ir. Harjono S. memilih Aikido 226-6DJ8 (Resha-
Bandung) dan Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi) sebagai yang terbaik dengan skor 76,88.
Namun Jimmy Auw memilih Aikido ECC86 (Arif W-Tubelover) dengan skor 81,00.
Sementara Arif W malah memilih Aikido 6111 (Ado-Bekasi) dan Aikido 6SN7 (Budiarto-
Bekasi) dengan skor 78,75. Juri Arief Hidayat memilih dan Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi)
dengan skor 75,00.
Akhirnya rata-rata nilai juri menunjukkan nilai yang sangat BETI (beda tipis) antar peserta
sebagai berikut:
1. Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi) , skor 77,44 (BEST SOUND)
2. Aikido 226-6DJ8 (Resha-Bandung) , skor 77,16
3. Aikido 6111 (Ado-Bekasi) , skor 77,06
4. Aikido ECC86 (Arif W-Tubelover) , skor 77,00
Tetapi apa pendapat pengunjung? Penilaian pengunjung justru menunjukkan bahwa
PEOPLE CHOICE (pilhan pengunjung) jatuh ke Aikido ECC86 (Arif W-Tubelover) .
SESI 2:
Kebingungan juri tak berlanjut ke sesi kedua. Setelah sempat diselingi break sambil
menikmati sate ayam dan jus pada jam 12:00 WIB, Sesi 2 dilanjutkan pada jam 13:00 WIB
yang diikuti oleh:
- Aikido E80CC-CV4003 (Ara)
- Aikido 10Y (Arif W-Tubelover)
- Aikido EF92-E280F (Ayung-Bandung)
- Aikido 6072-6CG7 (Didik WA)
Pada lagu pertama, dengan lagu dan perangkat yang sama seperti sesi 1, rata-rata
penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) unggul dengan skor
78,50. Preamp "pendekar MOSFET" ini menunjukkan reproduksi musik yang paling detil,
dinamis namun tetap musikal. Untuk repro vokal, preamp pak Didik ini bersing ketat
dengan Aikido 10Y dan Aikido EF92 asal Bandung itu.
Hasil ini konsisten di lagu kedua, kali ini dengan lagu I've Got To See You Again oleh
Norah Jones, dengan menggunakan Linn system Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) justru
lebih perkasa dengan skor 79,35. Hasil mengecewakan pada lagu ini justru ditunjukkan
Aikido 10Y (Arif W-Tubelover) yang tampil bagus di lagu 1, ternyata tampil sebaliknya saat
dipasangkan dengan perangkat solid state. Konsistensi Aikido pak Didik ini disaingi oleh
Aikido EF92 dari tim Bandung.
Hasil akhir pun menunjukkan bahwa nyaris seluruh juri sepakat bahwa Aikido 6072-6CG7
(Didik WA) layak tampil sebagai yang terbaik di sesi 2. Ir. Harjono S. memberikan skor
78,75. Jimmy Auw memberikan skor 78,25. Sementara Arief H. memberikan skor 77,38.
Nilai yang signifikan tinggi diberikan oleh juri Najib H. dengan skor 83,13. Sedangkan juri
Arif W. menunjukkan pilihan berbeda pada Aikido EF92-E280F (Ayung-Bandung) dengan
skor 79,50.
Urutan ranking peserta pada sesi 2 ini adalah sebagai berikut:
1. Aikido 6072-6CG7 (Didik WA), skor 78,93 (BEST SOUND)
2. Aikido EF92-E280F (Ayung-Bandung) , skor 77,13
3. Aikido E80CC-CV4003 (Ara), skor 76,78
4. Aikido 10Y (Arif W-Tubelover) , skor 74,18
Bagaimana dengan pilihan pengunjung? Kali ini ternyata pengunjung sependapat dengan
tim juri dengan memilih Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) sebagai PEOPLE CHOICE.
SESI 3:
Sesi 3 akhirnya hanya diikuti 3 peserta setelah Arief Hidayat (Suara Audio) gagal mengatasi
masalah teknis yang timbul pada Aikido 12AT7 miliknya. Maka peserta pada sesi ini
adalah:
- Aikido 12SN7 (Paul Yahya)
- Aikido 6CG7-5687 (Arif W-Tubelover)
- Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio)
Kehebatan tabung "cabe rawit" (subminiature) kembali terlihat pada blind test Aikido di
sesi 3 ini. Pada lagu pertama, tetap dengan lagu So Nice dari Stacey Kent dan amplifikasi
tabung seperti sesi sebelumnya, rata-rata penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido
6111-6021 (Gunawan-Jess Audio) unggul dengan skor 81,13.
Hasil ini konsisten di lagu kedua, dengan I've Got To See You Again oleh Norah Jones,
dengan menggunakan Linn system Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio) tetap
menunjukkan kinerja menawan dengan skor 80,19.
Keunggulan Aikido milik Gunawan bersaing ketat dengan Aikido 6CG7 milik tuan rumah,
hanya saja Aikido 6111 bersuara lebih open di frekwensi tinggi. Sementara Aikido 12SN7
milik pak Paul Yahya sebetulnya juga cukup impresif, namun sayang masih terdengar
adanya noise power supply yang lolos hingga ke speaker. Selain itu, Aikido 12SN7 yang
dipersenjatai output transformer itu terdengar sedikit lebih dry ketimbang 2
kompetitornya. Seluruh juri akhirnya sepakat memilih Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess
Audio) sebagai yang terbaik di sesi 3. Jimmy Auw memberikan skor 79,13. Arief H.
memberikan skor 79,75. Najib H. memberikan skor 81,25. Sedangkan juri Arif W.
memberikan skor tertinggi 82,50.
Urutan ranking peserta pada sesi 3 ini adalah sebagai berikut:
1. Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio), skor 80,66 (BEST SOUND)
2. Aikido 6CG7-5687 (Arif W-Tubelover) , skor 78,31
3. Aikido 12SN7 (Paul Yahya), skor 75,38
Tuan rumah yang kali ini gagal menempatkan wakilnya ke babak final, masih mendapat
"hadiah hiburan" karena PEOPLE CHOICE (pilihan pengunjung) pada sesi 3 ini adalah Aikido
6CG7-5687 (Arif W-Tubelover) dan Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio) yang
menurut penilaian non juri sama-sama bagus.
SESI 4 (Babak Final):
Setelah break sebentar sambil menikmati suguhan martabak manis plus kopi panas, babak
final pun segera digelar dengan peserta peraih BEST SOUND pada sesi 1 hingga 3:
- Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio)
- Aikido 6072-6CG7 (Didik WA)
- Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi)
Persaingan seru terjadi di babak final dimana semua peserta memang menunjukkan
performa yang sangat baik. Pada lagu pertama, dengan amplifikasi tabung, rata-rata
penilaian tim juri menunjukkan bahwa Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) unggul dengan skor
82,40. Hasil ini konsisten di lagu kedua, dengan sistem pendukung yang full solid-state,
dimana Aikido 6072-6CG7 (Didik WA) tetap unggul dengan skor 82,75.
Semua juri akhirnya memberikan skor tertinggi kepada Aikido 6072-6CG7 (Didik WA).
Najib H. memberikan skor 85,63. Arief H. memberikan skor 84,75. Jimmy Auw
memberikan skor 80,00. Arif W. memberikan skor 80.00. Sedangkan juri Alex Pangkarego
menganggap semua kontestan di babak final ini sama bagus dengan memberikan skor
sama rata 82,50.
Urutan ranking peserta pada sesi final ini adalah sebagai berikut:
1. Aikido 6072-6CG7 (Didik WA), skor 82,58 (BEST SOUND)
2. Aikido 6SN7 (Budiarto-Bekasi) , skor 81,23
3. Aikido 6111-6021 (Gunawan-Jess Audio), skor 79,90
Persaingan seru juga terjadi dalam penilaian pengunjung non juri, meski akhirnya Aikido
6072-6CG7 (Didik WA) berhasil menyempurnakan kemenangannya dengan memperoleh
PEOPLE CHOICE pada sesi final ini.
Di akhir acara, dengan hadirnya dua pendekar audio; Kek Chung dan Tjandra Gozalli,
sempat digelar uji dengar ulang secara terbuka antara 3 finalis blind test tersebut, dan
menurut Kek Chung hasilnya konsisten dengan penilaian tim juri saat pada saat blind test,
Aikido 6072-6CG7 pak Didik lah yng terbaik pada hari itu. Bahkan sempat pula dilakukan
perbandingan dengan preamp "rame-rame" (karena menggunakan begitu banyak tabung)
dari tim RIFA Bandung, juga dengan preamp 26 milik tuan rumah. Kegiatan benchmarking
sore itupun berlangsung menarik.
Terlepas dari siapa menang dan siapa kalah, yang memang harus ada dalam setiap
"game", maka kemenangan sesungguhnya adalah milik John R. Broskie dari
www.tubecad. com, pencipta desain Aikido linestage itu, yang membuka kesempatan luas
bagi para DIYers untuk membuat sendiri preamp berkualitas tinggi dengan kombinasi
tabung apapun dan di tingkat harga berapapun.
Kemenangan lain yang juga penting untuk dicatat adalah kemenangan semangat para
DIYers yang melalui information- sharing akhirnya menunjukkan peningkatan pengetahuan
dan kemampuan yang semakin merata di antara mereka. Terbukti dengan munculnya
pemenang blind test belakangan ini yang belum pernah juara di blind test sebelumnya,
yang bahkan di beberapa kesempatan mengungguli nama-nama yang selama ini sudah
menjadi "pelanggan blind test" atau biasa memenangi blind test.
Regards,
Arif Wicaksono