Torul bernama asli Ir. M. Matorurrozaq M.MT, dilahirkan di Jrengik Kabupaten Sampang, putra sulung almarhum H. Moh. Ismail Muzakki mantan anggota DPR RI dari fraksi PPP. Ia dibesarkan di lingkungan keluarga berpendidikan. Ia adalah alumnus pesantren dan tercatat sebagai konsultan teknik sukses.

 

Sebagai seorang profesional di bidang Engineering, khususnya pada bidang Struktur dan Transportasi. Torul juga seorang pimpinan dari sebuah perusahaan konsultan nasional yang bergerak di bidang jasa konsultan teknik dan manajemen.

 

Kiprah di bidang konsultan dia dalami setelah lulus kuliah. Setelah diwisuda, Torul diterima bekerja di perusahaan konsultan nasional di Surabaya. Beberapa tahun kemudian, dia diminta masuk ke sebuah perusahaan konsultan BUMN.

 

Pada 2001, dia memutuskan mandiri sambil tetap bekerja di BUMN. Dia merintis perusahaan sendiri yang bergerak di bidang konsultan teknik dan menajemen yang berkantor di Surabaya. Bidang teknik dan manajemen itu fokus pada pengerjaan studi kelayakan, kajian teknis pengembangan daerah, perencanaan infrasturktur, dan pengawasan pengerjaan yang dilaksanakan kontraktor agar tepat mutu, tepat kuantitas, serta tepat waktu dan biaya.

 

Pengalamannya dalam pembangunan infrastruktur tidak diragukan. Khususnya, pengerjaan pembangunan jalan tol. Kegiatan pembangunan jalan tol sering dilakukan. Seperti pengerjaan pembangunan jalan tol sepanjang 140 kilometer di Sumatera.

 

Dia juga terlibat pembangunan jalan tol ruas Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu) di Jabodetabek. Ruas jalan tol Gempol–Pandaan di Jatim yang sudah dioperasionalkan pun tak luput dari sentuhan Torul.

 

Torul menggeluti dunia konsultan selama 25 tahun. Ia menyadari betul bahwa ada banyak hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan visi pembangunan yang ia miliki. Kerja keras diperlukan untuk mewujudkan program pembangunan yang mempunyai efek berkesinambungan, bisa membangkitkan sektor riil dan dunia usaha masyarakat.

 

Semua itu bisa dilakukan dengan meningkatkan kualitas SDM, pemerintahan yang bersih (clean governance), koordinasi yang baik dan kuat dengan pemerintah provinsi dan pusat, serta dukungan jaringan pemodal (investor) yang ikut berkontribusi dalam pembangunan dan kebangkitan dunia usaha.

 

Torul memutuskan kembali ke Sampang karena panggilan hati demi terwujudnya Sampang yg makmur dan maju. Ia mempunyai modal dengan segenap pengalamannya sebagai pengusaha dan konsultan profesional yang mengerti betul tentang teknis, sistem manajemen keuangan dan budaya birokrasi yang ada.

 

Torul adalah salah satu kandidat bakal calon Bupati Sampang pada Pilbup Sampang 2018. Prinsipnya kepemimpinannya sederhana, jika kepala tegak dan tegas, maka bawahan akan mengikuti gerakan kepala, yakni tegak dan tegas pula serta berprilaku baik dan bersih.

Read more
  • JoinedMay 2017
  • HometownSampang
  • Current citySampang
  • CountryIndonesia

Testimonials

Nothing to show.