Back to photostream

Sebening Embun

Pernahkah engkau coba menerka

apa yang tersembunyi di sudut hati?

Derita di mata, derita dalam jiwa

kenapa tak engkau pedulikan?

 

Sepasang kepodang terbang melambung

Menukik bawa seberkas pelangi

Gelora cinta, gelora dalam dada

kenapa tak pernah engkau hiraukan?

 

Selama (selama) musim belum bergulir

Masih ada waktu (ada waktu) saling membuka diri

sejauh batas pengertian

Pintu pun tersibak, cinta mengalir sebening embun

 

Kasih pun mulai deras mengalir (kasih pun deras mengalir)

cemerlang sebening embun

 

Pernahkah engkau coba membaca

sorot mata dalam menyimpan rindu?

Sejuta impian, sejuta harapan

kenapakah mesti engkau abaikan?

 

Selama (selama) musim belum bergulir

Masih ada waktu (ada waktu) saling membuka diri

sejauh batas pengertian

Pintu pun tersibak, cinta mengalir sebening embun

 

Selama musim belum bergulir

Masih ada waktu (ada waktu) saling membuka diri

sejauh batas pengertian

Pintu pun tersibak, cinta mengalir sebening embun

 

Kasih pun mulai deras mengalir (kasih pun deras mengalir)

cemerlang sebening embun.

 

(Ebit.G Ade)

 

 

594 views
0 faves
22 comments
Uploaded on November 4, 2011
Taken on October 23, 2011