Back to photostream

bunga terakhir

Kasih yang kini telah pergi dan tak akan

pernah kembali lagi,selamat jalan duhai

kekasih.Banyak kisah cinta yang kita jalin,duka

dan senang kita alami bersama.Kenapa kau

begitu cepat meninggalkan aku,apakah kau tau

mau menemani hari tuaku.Disini aku sendiri

terasa hampa tanpamu.Jatuh air mataku saat

kau menutup mata untuk terakhir

kalinya.Penyakit yang kau derita sungguh

menyiksa dirimu,sedikit demi sedikit mulai

mengikis jiwamu.Tapi tidak dengan cintaku yang

bisa terkikis.Terlalu indah kenangan yang kita

dapati,Sehingga aku tak bisa kehilanganmu.

Lima tahun kita bersama,aku dan kamu

menjadi kisah nyata tentang perjuangan

cinta.Tidak sedikit air mata keluar untuk

mengenang masa yang lalu.masa yang perih

untuk aku lupakan.Kini mungkin kau bahagia

dialam sana bersama bintang-bintang

disurga.Kutitip do'a disembah sujudku tanda aku

tak bisa melupakanmu.Sayangku apakah aku

harus terus menyiksa diri,atau aku harus

melupakanmu dan menjalin kisah baru.Pernah

aku coba untuk mencari penggantimu,tapi cinta

itu kandas tidak seperti cintamu yang dulu.

Tanpamu hidupku sungguh tak

berarti,tanpamu jiwaku kosong.Aku

merindukanmu sedang apa kamu disurga

sana.Apakah kamu juga merindukan aku,ataukah

kau sudah menemukan orang lain disurga

sana.Sering aku bermimpi berjumpa

denganmu.Aku sungguh bahagia walau itu hanya

sesaat.Kau seperti ada disekitarku menemani

hari-hariku.

Aku ingat ketika pertama kali kita

bertemu,saat kau mendaftar di universitas

tempat kita menuntut ilmu,kau membalas

senyumku,senyum yang indah dari bibir

mungilmu.Aku tak menyangka pertemuan itu

adalah awal dari cinta kita,cinta yang kita rajut

selama ini.cinta yang tak akan pernah aku dapat

dari wanita lain.Kusungguh sempurna

mendapatkanmu.Asmara yang kudapat padamu

sebagai cinta suci kita berdua.

Kini kau telah pergi untuk selamanya dan

tak akan pernah bisa kembali lagi.Tapi cintaku

padamu tak akan pernah mati sampai

kapanpun.Akankah kita bertemu lagi

disurga.Menjalin kisah asmara seperti dulu

lagi.Derita penyakit yang kau rasakan sungguh

sangat berat untuk kau alami.Tapi senyum mu

itu selalu ada untukku,hingga akhir hayat

menjemputmu senyum itu selalu menghias wajah

cantikmu.Wajah paras cantik yang selalu

bersemi dalam hatiku.

Sayang, maaf ku belum bisa mewujudkan

keinginanmu yang terakhir.Aku belum bisa

melupakanmu.cintaku belum bisa kuberikan pada

yang lain.cinta ini masih utuh untukmu.Aku takut

ketika cinta ini kuberikan pada wanita lain,aku

akan melupakanmu.Sungguh aku tak sanggup

untuk melupakanmu.

389 views
0 faves
0 comments
Uploaded on March 20, 2014